Harga Minyak kembali melemah seiring kekhawatiran Resesi
Thursday, 15 August 2019 19:12 WIB | ENERGY |Minyak WTIMinyak MentahMinyak Brent

Harga minyak mentah melemah pada awal perdagangan di AS pada hari Kamis, pasca stabilisasi singkat semalam hancur di bawah gelombang baru kekhawatiran resesi.

Pada pukul 8:45 pagi waktu timur AS (12:45 GMT), Minyak mentah AS West Texas Intermediate (WTI), melemah 67c, atau 1,2%, menjadi $ 54,55 per barel, mendekati posisi terendahnya selama seminggu. Namun itu masih rebound dari intraday low di $ 54,10.

Minyak mentah Internasional Brent turun $ 1,09 atau 1,8% menjadi $ 58,39 per barel.

Kekhawatiran akan resesi global, dengan semua efek yang menyertainya pada permintaan minyak, melonjak lagi semalam karena Beijing mengisyaratkan akan membalas terhadap inisiatif terbaru Presiden AS Donald Trump untuk mengenakan tarif pada semua impor AS dari China secara efektif.

Dengan melemahnya permintaan, kekhawatiran bahwa pasar akan kembali turun ditengah melimpahnya stok miyak. Data yang dirilis Rabu oleh Administrasi Informasi Energi menunjukkan minggu kedua beruntun kenaikan persediaan minyak mentah di AS, meskipun analis menyarankan bahwa berita utama menutupi gambaran mendasar dari permintaan masih kuat. (Tgh)

Sumber: Investing.com

RELATED NEWS

Minyak Naik untuk Hari Ketiga Di Tengah Volume Perdagangan yang Rendah
Friday, 18 October 2019 19:07 WIB

Minyak naik untuk hari ketiga di New York di tengah volume perdagangan yang rendah, memulihkan sebagian besar kerugian awal pekan ini, namun prospek tetap dibayangi oleh kekhawatiran terhadap ekonomi dan pasokan yang melimpah. Minyak berjangka West Texas Intermediate naik sebanyak 1,2% dengan sedik...

Harga Minyak turun seiring Cina catat pertumbuhan PDB paling lambat hampir 3 dekade
Friday, 18 October 2019 13:25 WIB

Harga minyak jatuh pada hari Jumat setelah China, importir minyak terbesar di dunia, mencatat kuartal pertumbuhan ekonomi terlemah dalam hampir tiga dekade, terseret oleh perselisihan perdagangan dengan Amerika Serikat. Minyak mentah Brent berjangka Acuan global turun 34 sen, 0,6%, menjadi $ 59,57 ...

Minyak Menuju Penurunan Mingguan seiring Optimisme Perdagangan Mereda
Friday, 18 October 2019 09:54 WIB

Minyak menuju penurunan mingguan seiring optimisme atas pengenduran perdagangan AS-China dilunakkan oleh tanda-tanda itu masih akan sulit untuk mencapai bahkan kesepakatan terbatas, sementara data persediaan minyak mentah Amerika menunjukan gambaran yang beragam. Minyak berjangka di New York naik t...

EIA: Stok minyak mentah AS naik 9,3 juta barel
Thursday, 17 October 2019 22:12 WIB

Laporan mingguan yang dirilis oleh Administrasi Informasi Energi AS (EIA) mengungkapkan bahwa persediaan minyak mentah komersial di AS meningkat 9,3 juta barel dalam pekan yang berakhir 11 Oktober, dibandingkan dengan perkiraan analis untuk membangun 2,9 juta barel. Dengan reaksi pasar awal, barel ...

Harga Minyak Jatuh seiring Stok Minyak Mentah AS Naik Tajam
Thursday, 17 October 2019 13:35 WIB

Harga minyak turun pada Kamis di Asia setelah American Petroleum Institute (API) mengatakan stok minyak mentah naik tajam pekan lalu. Minyak Mentah AS West Texas Intermediate Berjangka kehilangan 0,8% menjadi $ 52,92. Minyak mentah International Brent berjangka turun 0,7% menjadi $ 59,02. API meng...

ANOTHER NEWS
Pertempuran di Suriah Berlanjut
Friday, 18 October 2019 23:31 WIB Pertempuran di Suriah Timur Laut, Jumat (18/10) terus berlanjut, terlepas adanya perjanjian gencatan senjata yang diperantarai AS. Dentuman keras dan suara tembakan dapat terdengar. Asap tampak membubung di atas kota Ceylanpinar, sehari setelah...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.