Harga minyak naik seiring ekspektasi lebih pada pengurangan produksi OPEC
Friday, 9 August 2019 08:16 WIB | ENERGY |Minyak WTIMinyak MentahMinyak Brent

Harga minyak menguat pada hari Jumat, didukung oleh ekspektasi pengurangan produksi oleh OPEC di tengah kekhawatiran perang dagang AS-China dapat menyebabkan perlambatan global, membatasi permintaan untuk minyak mentah.

Minyak mentah Internasional Brent berjangka, berada di $ 57,61 per barel pada pukul 00:09 GMT, naik 23 sen, atau 0,4%, dari penyelesaian sebelumnya.

Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) berjangka AS berada di $ 52,79 per barel, naik 25 sen, atau 0,5%, dari penutupan terakhir mereka.

Kedua kontrak melonjak lebih dari 2% pada hari Kamis untuk pulih dari posisi terendah Januari, didukung oleh laporan bahwa Arab Saudi, pengekspor minyak terbesar di dunia, telah memanggil produsen lain untuk membahas penurunan harga minyak mentah baru-baru ini.

Harga minyak masih kehilangan lebih dari 20% dari puncaknya yang dicapai pada bulan April, menempatkan mereka di wilayah bearis.

Arab Saudi, pemimpin de facto Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC), berencana untuk mempertahankan ekspor minyak mentahnya di bawah 7 juta barel per hari pada Agustus dan September untuk membawa pasar kembali seimbang dan membantu menyerap persediaan minyak global, kata pejabat minyak Saudi pada hari Rabu. (Tgh)

Sumber: Reuters

RELATED NEWS

Minyak Turun Pasca Gain Terbesar Karena Meningkatnya Optimisme Perdagangan
Monday, 14 October 2019 19:31 WIB

Minyak tergelincir setelah melonjak tajam dalam hampir sebulan pada hari Jumat di tengah keraguan bahwa kemajuan baru-baru ini dalam pembicaraan perdagangan AS-China akan mengimbangi prospek permintaan global yang memburuk. Minyak berjangka di New York turun sebanyak 2,6% setelah naik 2,2% di sesi ...

Harga Minyak Turun Seiring Pedagang Ragu Terkait Kesepakatan Dagang China-AS
Monday, 14 October 2019 13:25 WIB

Harga minyak turun pada hari Senin di Asia, setelah melonjak akhir pekan lalu, karena para pedagang menjadi lebih skeptis tentang apakah kesepakatan perdagangan "fase satu" AS dan China sepakat pada hari Jumat akan mengarah pada pemulihan cepat dalam permintaan minyak. Minyak Mentah AS West Texas I...

Minyak Melemah Seiring Optimisme Perdagangan Meningkat
Monday, 14 October 2019 09:16 WIB

Minyak turun setelah keuntungan terbesar dalam hampir sebulan pada hari Jumat di tengah tanda-tanda investor ragu-ragu bahwa kemajuan dalam pembicaraan perdagangan AS-China akan mengarah pada pemulihan permintaan yang cepat. Futures di New York turun sebanyak 0,7% setelah ditutup naik 2,2% di sesi ...

Minyak berjangka AS berakhir menguat, naik hampir 4% untuk pekan ini
Saturday, 12 October 2019 01:49 WIB

Minyak berjangka berakhir lebih tinggi pada hari Jumat, dengan harga AS menghitung kenaikan 3,6% untuk minggu ini seiring ekspektasi untuk kemajuan dalam negosiasi perdagangan AS - China meredakan kekhawatiran tentang permintaan energi. AS dan China telah mencapai kesepakatan parsial pada Jumat yan...

Harga Minyak Melonjak 1,6% Pasca Laporan Adanya Ledakan Pada Tanker Iran
Friday, 11 October 2019 18:21 WIB

Harga minyak melonjak Jumat pagi setelah laporan tentang ledakan kapal tanker Iran di Laut Merah meningkatkan kemungkinan ketegangan di Timur Tengah yang sudah memanas. Kapal tanker itu mengalami kerusakan setelah terkena rudal yang diluncurkan dari pelabuhan Arab Saudi di Jeddah, menurut kantor be...

ANOTHER NEWS
Trump: AS Akan Terapkan 'Sanksi Besar' Terhadap Turki
Monday, 14 October 2019 23:42 WIB Presiden Amerika Donald Trump pada hari Senin (14/10) menjanjikan "sanksi besar" terhadap Turki. Ancaman sanksi itu diberikan karena invasi Turki ke Suriah utara untuk menyerang pejuang Kurdi. Namun Trump, sekali lagi, membela penarikan pasukan...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.