Minyak menguat seiring fokus investor beralih ke pembicaraan perdagangan, pertemuan Fed
Wednesday, 31 July 2019 02:40 WIB | ENERGY |MinyakWTIBrentOil,

Minyak berjangka AS mencatatkan kenaikan keempat berturut-turut pada hari Selasa, dengan para pedagang menawar minyak mentah sehari menjelang kesimpulan dari pertemuan kebijakan Federal Reserve yang diperkirakan akan memberikan penurunan suku bunga seperempat poin persentase.

Dimulainya kembali pembicaraan perdagangan AS-China juga dipandang sebagai positif, meskipun komentar suram dari Presiden Donald Trump.

Minyak mentah "adalah tawaran pada awal pembicaraan perdagangan, yang dapat berfungsi sebagai indikator permintaan positif, dan penurunan suku bunga Fed yang diharapkan pada hari Rabu, yang akan melemahkan dolar, dengan minyak yang mendukung korelasi terbalik", kata Robert Yawger, direktur energi di Mizuho Securities USA, dalam sebuah catatan.

Minyak mentah West Texas Intermediate untuk pengiriman September di New York Mercantile Exchange naik $ 1,18, atau 2,1%, berakhir pada $ 58,05 per barel. Patokan AS naik 1,2% pada hari Senin. Jika kenaikan pada hari Selasa bertahan, itu akan menandai kenaikan keempat beruntun untuk WTI futures.

Sementara itu, minyak mentah Brent Oktober, patokan global, naik $ 1,01 menjadi $ 64,63 per barel di ICE Europe exchange, naik 1,6%.(Arl)

Sumber : Marketwatch

RELATED NEWS

Minyak Turun Seiring Ketegangan AS-China Menambah Ketegangan Ekonomi Global
Monday, 25 May 2020 08:31 WIB

Minyak sedikit lebih rendah karena perang kata-kata yang meningkat antara AS dan China menambah kehati-hatian terhadap prospek pemulihan global dalam permintaan. Minyak berjangka di New York kehilangan 0,4% di perdagangan Asia setelah pada hari Jumat merosot 2%. China memperingatkan bahwa beberapa ...

Harga Minyak Berakhir Turun, Tapi Mencatatkan Kenaikan Mingguan
Saturday, 23 May 2020 02:38 WIB

Harga minyak ditutup lebih rendah pada Jumat, dengan harga AS mengakhiri kenaikan beruntun terpanjang dalam lebih dari setahun karena kekhawatiran tentang pertumbuhan China dan gesekan baru antara Washington dan Beijing. Minyak West Texas Intermediate Juli turun 67 sen, atau 2%, menjadi $ 33,25 per...

Minyak turun pasca China meninggalkan target untuk PDB 2020 di tengah wabah corona
Friday, 22 May 2020 18:31 WIB

Harga minyak merosot pada Jumat ini pasca keputusan China untuk menghilangkan target pertumbuhan ekonomi untuk 2020 memperbaharui kekhawatiran bahwa dampak dari pandemi virus corona akan terus menekan permintaan bahan bakar di negara pengguna minyak terbesar kedua di dunia tersebut. Minyak mentah B...

Minyak Turun seiring China Menghilangkan Target Pertumbuhan 2020 di tengah Pandemi
Friday, 22 May 2020 12:56 WIB

Harga minyak jatuh pada hari Jumat setelah China gagal menetapkan target pertumbuhan ekonomi untuk tahun 2020, memicu kekhawatiran bahwa dampak dari pandemi coronavirus akan membatasi permintaan bahan bakar di pengguna minyak terbesar kedua di dunia. Minyak mentah Brent diperdagangkan turun $ 1,38,...

Harga Minyak, Permintaan Bensin Naik pasca Beberapa Negara telah Mencabut Pembatasan
Friday, 22 May 2020 09:18 WIB

Harga minyak naik pada hari Jumat, menuju kenaikan minggu keempat berturut-turut, di tengah banyaknya permintaan untuk bahan bakar  karena negara-negara mengurangi pembatasan bisnis dan sosial yang diberlakukan untuk melawan pandemi coronavirus. Minyak mentah Brent naik 14 sen, atau 0,4%, pada...

ANOTHER NEWS
Harga Minyak Naik Karena Harapan Pengurangan Pasokan, Pelonggaran Lockdown Coronavirus
Tuesday, 26 May 2020 12:28 WIB Harga minyak naik pada hari Selasa, didorong oleh meningkatnya kepercayaan di pasar bahwa produsen akan tetap berpegang teguh pada komitmen untuk mengurangi pasokan minyak mentah sementara permintaan meningkat dengan semakin banyaknya mobil yang...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.