Minyak Menguat karena Investor Fokus pada Fed Seraya Menunggu Pembicaraan Perdagangan
Tuesday, 30 July 2019 09:59 WIB | ENERGY |WTIBrent

Minyak memperpanjang kenaikan terhadapa spekulasi bahwa permintaan akan mendapatkan dorongan potensial dari penurunan suku bunga oleh Federal Reserve, sementara investor menunggu berita dari dimulainya kembali perundingan perdagangan AS-China.

Minyak berjangka naik sebanyak 0,7% di New York setelah naik ke level tertinggi dalam hampir tiga minggu pada hari Senin. Akhir pekan ini, The Fed diperkirakan akan menurunkan biaya pinjaman untuk pertama kalinya dalam lebih dari satu dekade. Para perunding China dan Amerika berkumpul untuk perundingan selama dua hari pada hari Selasa, sementara data pemerintah AS pada hari Rabu diperkirakan menunjukkan stok minyak mentah turun untuk minggu ketujuh.

Minyak masih berada di jalur penurunan bulanan kedua dalam tahun ini karena kekhawatiran tentang prospek permintaan ekonomi global, melawan kekhawatiran aliran minyak mentah dari Timur Tengah dapat terganggu di tengah ketegangan dengan Iran. Konferensi pers pasca pertemuan Ketua Fed Jerome Powell pada hari Rabu akan memberikan petunjuk tentang apa yang ada di toko untuk sisa tahun ini, seraya menentukan nasib banyak negara berkembang untuk beberapa bulan mendatang.

Minyak West Texas Intermediate untuk pengiriman September naik 34 sen menjadi $ 57,21 per barel di New York Mercantile Exchange pada pukul 10:41 waktu Singapura. Kontrak WTI naik 67 sen menjadi ditutup di level $ 56,87 pada hari Senin, naik 1,8% selama tiga sesi terakhir.

Minyak Brent untuk settlement bulan September naik 32 sen, atau 0,5%, menjadi $ 64,03 per barel di ICE Futures Europe Exchange. Brent berjangka naik untuk hari ketiga berturut-turut pada hari Senin. Minyak mentah acuan global diperdagangkan lebih besar $ 6,81 dari WTI. (frk)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS

Minyak stabil, tapi terbebani kekhawatiran penyebaran virus China
Friday, 24 January 2020 09:58 WIB

Harga minyak stabil pada hari Jumat, tetapi berada di jalur untuk penurunan hingga 5% untuk pekan ini di tengah meningkatnya kekhawatiran bahwa permintaan bahan bakar akan melemah karena penyebaran virus pernapasan dari China yang telah menewaskan 25 orang sejauh ini. Minyak mentah berjangka Brent ...

Minyak berjangka AS menandai penyelesaian terendah sejak akhir November
Friday, 24 January 2020 03:11 WIB

Minyak berjangka turun tajam pada hari Kamis, mengirimkan harga AS ke penyelesaian terendah sejak akhir November, seiring penyebaran virus corona meningkatkan kekhawatiran tentang ekonomi global dan permintaan energi. "Semua pasar mengawasi situasi di China" dan coronavirus, kata Tariq Zahir, anggo...

Minyak Pangkas Kerugian pasca EIA Melaporkan Penurunan Mingguan terhadap Pasokan AS
Thursday, 23 January 2020 23:16 WIB

Harga minyak memangkas beberapa kerugian sebelumnya pada hari Kamis setelah data mingguan dari Energy Information Administration mengungkapkan bahwa pasokan minyak mentah AS turun 400.000 barel untuk pekan yang berakhir 17 Januari. Analis yang disurvei oleh S&P Global Platts memperkirakan kenai...

Minyak Turun ke Terendahnya 7-Minggu Terkait Masalah Virus di Asia
Thursday, 23 January 2020 18:28 WIB

Minyak turun lebih lanjut setelah mencapai level terendah tujuh minggu di tengah spekulasi bahwa wabah virus corona di China mungkin mengurangi permintaan, seperti halnya pasar yang sudah bersaing dengan pasokan yang berlimpah. Minyak berjangka kehilangan 1,6% di New York untuk diperdagangkan di ba...

Minyak turun hari ketiga ditengah meningkatnya kekhawatiran terhadap virus China
Thursday, 23 January 2020 10:56 WIB

Harga minyak turun ke level terendah dalam tujuh pekan pada Kamis ini ditengah kekhawatiran bahwa penyebaran virus pernapasan yang baru diidentifikasi dari China dapat menurunkan permintaan bahan bakar pada saat yang sama sebuah laporan menunjukkan persediaan minyak di Amerika Serikat naik pekan lal...

ANOTHER NEWS
AS Rilis Aturan yang Membatasi 'Wisata Kelahiran
Friday, 24 January 2020 11:43 WIB Sementara pemerintahan Trump menambah hambatan lainnya bagi pengunjung yang datang ke Amerika Serikat (AS) dari luar negeri, aturan hukum bisa membatasi pejabat untuk menghentikan perempuan hamil memperoleh visa. Aturan visa baru yang diterbitkan...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.