Minyak Naik Terkait Penyitaan Tanker Oleh Iran yang Menjaga Ketegangan Tetap Tinggi
Monday, 22 July 2019 14:27 WIB | ENERGY |Minyak WTIbrent oilOil,Crude Oil

Minyak memperpanjang kenaikan karena ketegangan di Teluk Persia tetap tinggi setelah Iran menyita sebuah kapal tanker Inggris, dan produksi Libya turun setelah sebuah kelompok yang tidak dikenal dilaporkan menutup ladang terbesar di negara itu.

Minyak berjangka di New York naik 1% setelah ditutup naik 0,6% pada hari Jumat. Inggris menuntut pembebasan segera Stena Impero, yang direbut oleh Republik Islam di Selat Hormuz pada hari Jumat, tetapi Menteri Pertahanan Tobias Ellwood mengatakan dalam Wawancara Sky News bahwa ia ingin mengurangi eskalasi situasi. Produksi di ladang minyak Sharara Libya dikatakan secara bertahap dilanjutkan setelah force majeure diumumkan menyusul penutupan yang terjadi.

Minyak West Texas Intermediate untuk pengiriman Agustus naik 58 sen, atau 1%, menjadi $ 56,21 per barel di New York Mercantile Exchange pada 7:41 pagi di London. Kontrak turun 7,6% minggu lalu.

Brent untuk penyelesaian September naik 95 sen, atau 1,5%, menjadi $ 63,42 per barel di ICE Futures Europe Exchange. Ini ditutup 0,9% lebih tinggi pada hari Jumat, memangkas kerugian mingguan menjadi 6,4%. Minyak mentah acuan global diperdagangkan dengan premi sebesar $ 7,05 untuk WTI  bulan yang sama.(mrv)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS

Minyak berjangka AS catat kenaikan mingguan terbesar sejak Juni
Saturday, 7 December 2019 03:13 WIB

Minyak berjangka menetap lebih tinggi pada Jumat ini, dengan harga minyak AS naik lebih dari 7% selama sepekan untuk menandai kenaikan persentase mingguan tertinggi sejak Juni. Harga naik setelah Organisasi Negara Pengekspor Minyak dan sekutunya mengumumkan kesepakatan untuk memangkas produksi deng...

Minyak di jalur kenaikan mingguan seiring OPEC + bersiap untuk pemangkasan pasokan
Friday, 6 December 2019 19:31 WIB

Harga minyak jatuh pada hari Jumat, tetapi bersiap untuk kenaikan mingguan menjelang pertemuan OPEC + yang dimulai hari Jumat di Wina. Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutu-sekutu termasuk Rusia - sebuah kelompok yang dikenal sebagai OPEC + - sepakat pada hari Kamis untuk leb...

Minyak berjangka berakhir bervariasi, menunggu konfirmasi pengurangan produksi
Friday, 6 December 2019 03:12 WIB

Minyak berjangka berakhir pada catatan beragam Kamis, dengan harga AS menetap tidak berubah untuk sesi ini dan harga global lebih tinggi, karena para pedagang menunggu keputusan tentang output dari produsen minyak utama, menyusul laporan bahwa OPEC dan sekutunya telah merekomendasikan pemangkasan pr...

Minyak naik seiring OPEC menekan penurunan produksi yang lebih dalam
Thursday, 5 December 2019 19:00 WIB

Harga minyak naik pada hari Kamis menjelang pertemuan OPEC di mana anggota diharapkan untuk menyepakati pengurangan produksi yang lebih dalam dalam upaya untuk menopang harga dan mencegah penumpukan stok tahun depan. Sumber mengatakan kepada Reuters bahwa OPEC berusaha untuk meningkatkan penguranga...

Minyak menguat, pasokan minyak mentah AS turun, jelang keputusan OPEC
Thursday, 5 December 2019 03:17 WIB

Minyak berjangka ditutup naik tajam pada Rabu ini, dengan harga AS pada penutupan tertinggi dalam hampir dua pekan karena data pemerintah AS menunjukkan penurunan pertama dalam pasokan minyak mentah domestik dalam enam pekan. Pedagang juga mempertimbangkan kemungkinan bahwa Organisasi Negara-negara...

ANOTHER NEWS
Saham Hong Kong akhiri pekan dengan catatan positif (Review)
Saturday, 7 December 2019 04:32 WIB Saham Hong Kong ditutup menguat lebih dari satu persen pada hari Jumat, didorong oleh harapan baru bahwa China dan Amerika Serikat pada akhirnya akan mencapai kesepakatan perdagangan parsial. Indeks Hang Seng menambahkan 1,07 persen, atau 281,33...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.