Minyak naik setelah AL A.S. menjatuhkan drone Iran; bersiap penurunan mingguan
Friday, 19 July 2019 18:33 WIB | ENERGY |MinyakWTIBrentMinyak MentahOil,

Harga minyak naik pada hari Jumat seiring ketegangan melonjak lagi di Timur Tengah setelah Amerika Serikat mengatakan telah menghancurkan pesawat tanpa awak Iran di Selat Hormuz, sebuah jalur utama untuk aliran minyak mentah global.

Harga minyak mentah masih berada di jalur untuk penurunan mingguan terbesar mereka dalam tujuh minggu, namun, semakin turun tajam awal pekan ini di tengah kekhawatiran atas permintaan minyak global di tengah perlambatan pertumbuhan ekonomi.

Minyak mentah berjangka Brent naik 1,11 sen, atau 1,78%, pada $ 63,04 per barel pada 10:37 GMT, setelah naik setinggi $ 63,32. Brent turun 2,7% pada hari Kamis, sesi kerugian keempat beruntun, dan ditetapkan untuk penurunan mingguan sekitar 5%.

Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate naik 81 sen, atau 1,44%, lebih tinggi di $ 56,11 per barel setelah menyentuh $ 56,36. Mereka berakhir 2,6% lebih rendah di sesi sebelumnya dan menuju penurunan mingguan sekitar 6%.

Indikasi bahwa Federal Reserve AS akan memangkas suku bunga secara agresif untuk mendukung ekonomi juga mendorong kenaikan pada Jumat ini, kata Stephen Innes, managing partner di Vanguard Markets.(Arl)

Sumber : Reuters

RELATED NEWS

Harga Minyak Jatuh seiring Stok Minyak Mentah AS Naik Tajam
Thursday, 17 October 2019 13:35 WIB

Harga minyak turun pada Kamis di Asia setelah American Petroleum Institute (API) mengatakan stok minyak mentah naik tajam pekan lalu. Minyak Mentah AS West Texas Intermediate Berjangka kehilangan 0,8% menjadi $ 52,92. Minyak mentah International Brent berjangka turun 0,7% menjadi $ 59,02. API meng...

Minyak Turun Seiring Laporan Industri Menunjukkan Lonjakan Besar di Stok AS
Thursday, 17 October 2019 09:11 WIB

Minyak melemah setelah laporan industri menunjukkan lonjakan tajam dalam persediaan minyak AS, menambah kekhawatiran bahwa pasokan terus tumbuh karena permintaan turun. Minyak berjangka di New York turun sebanyak 1,1% setelah ditutup naik 1% pada hari Rabu. American Petroleum Institute melaporkan p...

Minyak bervariasi karena masih adanya kekhawatiran atas prospek permintaan
Wednesday, 16 October 2019 19:13 WIB

Harga minyak berjangka berada dalam kinerja yang beragam pada Rabu ini, dengan minyak mentah Brent merayap lebih rendah dan West Texas Intermediate di wilayah positif, karena kekhawatiran atas permintaan global masih ada. Minyak mentah West Texas Intermediate untuk pengiriman November naik 25 sen, ...

Harga Minyak Naik ditengah Harapan Brexit, Kekhawatiran Atas Cina Membatasi Gain
Wednesday, 16 October 2019 13:36 WIB

Harga minyak pulih pada hari Rabu di Asia ditengah harapan baru dari kesepakatan Brexit potensial antara Inggris dan Uni Eropa. Minyak Mentah AS West Texas Intermediate berjangka naik 0,3% menjadi $ 52,97 pada pukul 1:13 pagi waktu timur AS (05:13 GMT). Minyak mentah International Brent berjangka j...

Minyak Tahan Dua Hari Kerugian seiring Permintaan Outlook Memburuk
Wednesday, 16 October 2019 09:17 WIB

Minyak menahan kerugian selama dua hari seiring prospek permintaan yang memburuk diperparah dengan tanda-tanda akan sulit bagi AS dan China untuk mencapai bahkan kesepakatan perdagangan terbatas. Minyak Berjangka di New York sedikit lebih tinggi setelah turun 3,5% selama dua sesi sebelumnya. Beijin...

ANOTHER NEWS
Saham AS Dibuka Sedikit Lebih Tinggi Pasca Kesepakatan Brexit yang Tentatif, Data Ekonomi
Thursday, 17 October 2019 20:49 WIB Saham AS dibuka dengan kenaikan kecil pada Kamis setelah pemimpin Inggris dan Uni Eropa mengumumkan rancangan perjanjian tentang Brexit dan mengikuti putaran data ekonomi AS dan pendapatan perusahaan. Dow Jones Industrial Average naik 64 poin,...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.