Minyak naik dari terendah 2-minggu pasca Iran menyita tanker yang menyelundupkan minyak mentah
Thursday, 18 July 2019 19:17 WIB | ENERGY |MinyakWTIBrentMinyak MentahOil,

Minyak mentah berjangka diperdagangkan sedikit lebih tinggi pada Kamis, rebound sedikit dari penyelesaian terendah dalam sekitar dua minggu di sesi sebelumnya karena ketegangan Timur Tengah memberikan sentakan pada harga.

Menurut Wall Street Journal, Pengawal Revolusi Iran mengatakan pada hari Kamis bahwa pihaknya menangkap sebuah kapal tanker minyak asing, yang ia klaim menyelundupkan 1 juta liter bahan bakar di dekat pulau Larak di Teluk Persia pada hari Minggu, mengutip kantor berita Iran, IRNA.

Minyak mentah West Texas Intermediate Agustus naik 33 sen, atau 0,6%, menjadi $ 57,11 per barel, setelah jatuh 1,5% pada hari Rabu di New York Mercantile Exchange, menandai penyelesaian terendah sejak 3 Juli.

Minyak Brent internasional September naik 49 sen, atau 0,8%, pada $ 64,15 per barel di ICE Futures Europe, setelah jatuh 1,1% pada hari Rabu, merupakan yang terendah sejak 4 Juli.

Perebutan kapal tanker Iran terjadi setelah serangkaian serangan dan kerusakan pada kapal-kapal di Selat Hormuz, titik temu transportasi minyak paling sensitif di dunia, yang tetap menjadi pusat ketegangan antara Republik Islam dan AS yang keluar dari pakta perjanjian nuklir dan diratakan. sanksi baru terhadap Teheran.(Arl)

Sumber : Marketwatch

RELATED NEWS

Harga Minyak Naik ditengah Harapan Brexit, Kekhawatiran Atas Cina Membatasi Gain
Wednesday, 16 October 2019 13:36 WIB

Harga minyak pulih pada hari Rabu di Asia ditengah harapan baru dari kesepakatan Brexit potensial antara Inggris dan Uni Eropa. Minyak Mentah AS West Texas Intermediate berjangka naik 0,3% menjadi $ 52,97 pada pukul 1:13 pagi waktu timur AS (05:13 GMT). Minyak mentah International Brent berjangka j...

Minyak Tahan Dua Hari Kerugian seiring Permintaan Outlook Memburuk
Wednesday, 16 October 2019 09:17 WIB

Minyak menahan kerugian selama dua hari seiring prospek permintaan yang memburuk diperparah dengan tanda-tanda akan sulit bagi AS dan China untuk mencapai bahkan kesepakatan perdagangan terbatas. Minyak Berjangka di New York sedikit lebih tinggi setelah turun 3,5% selama dua sesi sebelumnya. Beijin...

Harga Minyak Jatuh Terkait Data China, Kekhawatiran Perang Perdagangan
Tuesday, 15 October 2019 18:52 WIB

Harga minyak turun pada hari Selasa, pasca kerugian besar di sesi sebelumnya setelah dua hari laporan data China yang lemah dan karena investor terus resah atas prospek untuk kesepakatan perdagangan AS-China meskipun adanya tanda-tanda penyelesaian konflik pekan lalu. Minyak mentah Brent turun $ 0,...

Harga minyak lanjutkan kerugian ke sesi kedua seiring data China yang lemah
Tuesday, 15 October 2019 13:46 WIB

Harga minyak turun pada hari Selasa, setelah kerugian besar di sesi sebelumnya, seiring data China yang lemah selama dua hari ini menambah kekhawatiran tentang pertumbuhan permintaan energi importir minyak mentah itu. Minyak mentah Brent (LCOc1) turun 47 sen, atau 0,79%, menjadi $ 58,88 per barel p...

Minyak Lanjutkan Penurunan ditengah Tanda Kesepakatan Perdagangan Terbatas
Tuesday, 15 October 2019 09:15 WIB

Minyak lanjutkan penurunan pada tanda-tanda AS dan China masih memiliki beberapa pekerjaan yang harus dilakukan untuk menyelesaikan kesepakatan perdagangan terbatas dan karena para analis memperkirakan kenaikan mingguan kelima dalam stok minyak mentah Amerika. Minyak berjangka di New York turun seb...

ANOTHER NEWS
Inflasi Inggris Bertahan di Bawah Target BOE Seiring Turunnya Harga Bahan Bakar
Wednesday, 16 October 2019 15:58 WIB Biaya untuk perjalanan dengan kendaraan turun bulan lalu dan harga permainan komputer melonjak, meninggalkan inflasi nyaman di bawah target Bank of England sebesar 2%. Pertumbuhan harga konsumen bertahan di level terendahnya tiga tahun dekat 1,7%...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.