Minyak naik pasca turunnya stok AS, diperkirakan akan terjadi badai
Wednesday, 10 July 2019 13:24 WIB | ENERGY |MinyakWTIBrentMinyak MentahOil,

Harga minyak naik pada hari Rabu setelah data industri menunjukkan stok AS turun jauh lebih dari yang diharapkan, mengurangi kekhawatiran tentang kelebihan pasokan, sementara produsen utama AS mengevakuasi rig di Teluk Meksiko sebelum badai menerjang.

Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) naik 85 sen, atau 1,5%, menjadi $ 58,68 pada 05:41 GMT. Brent naik 64 sen, atau 1%, pada $ 64,80, setelah sebelumnya mencapai $ 64,95.

AS dan tolok ukur global telah naik tahun ini karena Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan produsen besar seperti Rusia telah membatasi produksi untuk meningkatkan harga.

Namun, ketegangan perdagangan yang sedang berlangsung telah menimbulkan kekhawatiran tentang melemahnya permintaan, dan investor telah mencari tanda-tanda bahwa peningkatan cepat produksi AS sedang dikonsumsi.

Stok minyak mentah AS turun lebih dari perkiraan minggu lalu, sementara persediaan bensin menurun dan stok distilasi sedikit naik, data dari kelompok industri American Petroleum Institute (API) menunjukkan pada hari Selasa.

Persediaan minyak mentah turun 8,1 juta barel dalam seminggu hingga 5 Juli menjadi 461,4 juta, dibandingkan dengan ekspektasi analis untuk penurunan 3,1 juta barel, menurut data.

Angka resmi dari Administrasi Informasi Energi (EIA) pemerintah akan dirilis pada hari Rabu.(Arl)

Sumber : Reuters

RELATED NEWS

Minyak stabil, tapi terbebani kekhawatiran penyebaran virus China
Friday, 24 January 2020 09:58 WIB

Harga minyak stabil pada hari Jumat, tetapi berada di jalur untuk penurunan hingga 5% untuk pekan ini di tengah meningkatnya kekhawatiran bahwa permintaan bahan bakar akan melemah karena penyebaran virus pernapasan dari China yang telah menewaskan 25 orang sejauh ini. Minyak mentah berjangka Brent ...

Minyak berjangka AS menandai penyelesaian terendah sejak akhir November
Friday, 24 January 2020 03:11 WIB

Minyak berjangka turun tajam pada hari Kamis, mengirimkan harga AS ke penyelesaian terendah sejak akhir November, seiring penyebaran virus corona meningkatkan kekhawatiran tentang ekonomi global dan permintaan energi. "Semua pasar mengawasi situasi di China" dan coronavirus, kata Tariq Zahir, anggo...

Minyak Pangkas Kerugian pasca EIA Melaporkan Penurunan Mingguan terhadap Pasokan AS
Thursday, 23 January 2020 23:16 WIB

Harga minyak memangkas beberapa kerugian sebelumnya pada hari Kamis setelah data mingguan dari Energy Information Administration mengungkapkan bahwa pasokan minyak mentah AS turun 400.000 barel untuk pekan yang berakhir 17 Januari. Analis yang disurvei oleh S&P Global Platts memperkirakan kenai...

Minyak Turun ke Terendahnya 7-Minggu Terkait Masalah Virus di Asia
Thursday, 23 January 2020 18:28 WIB

Minyak turun lebih lanjut setelah mencapai level terendah tujuh minggu di tengah spekulasi bahwa wabah virus corona di China mungkin mengurangi permintaan, seperti halnya pasar yang sudah bersaing dengan pasokan yang berlimpah. Minyak berjangka kehilangan 1,6% di New York untuk diperdagangkan di ba...

Minyak turun hari ketiga ditengah meningkatnya kekhawatiran terhadap virus China
Thursday, 23 January 2020 10:56 WIB

Harga minyak turun ke level terendah dalam tujuh pekan pada Kamis ini ditengah kekhawatiran bahwa penyebaran virus pernapasan yang baru diidentifikasi dari China dapat menurunkan permintaan bahan bakar pada saat yang sama sebuah laporan menunjukkan persediaan minyak di Amerika Serikat naik pekan lal...

ANOTHER NEWS
AS Rilis Aturan yang Membatasi 'Wisata Kelahiran
Friday, 24 January 2020 11:43 WIB Sementara pemerintahan Trump menambah hambatan lainnya bagi pengunjung yang datang ke Amerika Serikat (AS) dari luar negeri, aturan hukum bisa membatasi pejabat untuk menghentikan perempuan hamil memperoleh visa. Aturan visa baru yang diterbitkan...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.