Minyak menguat seiring penurunan persediaan minyak mentah mingguan AS hampir 13 juta barel
Thursday, 27 June 2019 02:50 WIB | ENERGY |MinyakWTIBrentOil,

Harga minyak naik tajam pada hari Rabu, karena pemerintah AS melaporkan penurunan mingguan hampir 13 juta barel dalam stok minyak mentah domestik, dilaporkan yang terbesar sejak 2016.

Mengingat penarikan besar dalam bensin dan penurunan pasokan di pusat perdagangan minyak AS di Cushing, Okla., "Kami tidak akan terkejut melihat level $ 60 di WTI," katanya. "Namun, dengan pertemuan OPEC mendatang dan juga [KTT pemimpin Kelompok 20], kita akan melihat langkah arah berikutnya pada hasil dari dua acara ini."

Minyak mentah West Texas Intermediate Agustus naik $ 1,83, atau 3,2%, menjadi $ 59,66 per barel di New York Mercantile Exchange setelah mencapai tertinggi di $ 59,93. Itu diperdagangkan pada $ 59,24 sebelum data pasokan dirilis. Kontrak mengakhiri perdagangan Senin di $ 57,90, kontrak akhir bulan tertinggi sejak 29 Mei, menurut Dow Jones Market Data.

Patokan internasional, minyak mentah Brent Agustus naik $ 1,63, atau 2,5%, menjadi $ 66,68 per barel di ICE Futures Europe. Brent naik 0,3% menjadi $ 65,05 pada hari Selasa. Jumat lalu, kontrak mengalami penutupan tertinggi di $ 65,20 sejak 30 Mei.

Administrasi Informasi Energi pada hari Rabu melaporkan bahwa pasokan minyak mentah AS turun 12,8 juta barel untuk pekan yang berakhir 21 Juni. Analis yang disurvei oleh S&P Global Platts memperkirakan penurunan rata-rata 2,8 juta barel dalam stok minyak mentah. American Petroleum Institute pada hari Selasa melaporkan penurunan 7,5 juta barel.(Arl)

Sumber : Marketwatch

RELATED NEWS

Minyak stabil, tapi terbebani kekhawatiran penyebaran virus China
Friday, 24 January 2020 09:58 WIB

Harga minyak stabil pada hari Jumat, tetapi berada di jalur untuk penurunan hingga 5% untuk pekan ini di tengah meningkatnya kekhawatiran bahwa permintaan bahan bakar akan melemah karena penyebaran virus pernapasan dari China yang telah menewaskan 25 orang sejauh ini. Minyak mentah berjangka Brent ...

Minyak berjangka AS menandai penyelesaian terendah sejak akhir November
Friday, 24 January 2020 03:11 WIB

Minyak berjangka turun tajam pada hari Kamis, mengirimkan harga AS ke penyelesaian terendah sejak akhir November, seiring penyebaran virus corona meningkatkan kekhawatiran tentang ekonomi global dan permintaan energi. "Semua pasar mengawasi situasi di China" dan coronavirus, kata Tariq Zahir, anggo...

Minyak Pangkas Kerugian pasca EIA Melaporkan Penurunan Mingguan terhadap Pasokan AS
Thursday, 23 January 2020 23:16 WIB

Harga minyak memangkas beberapa kerugian sebelumnya pada hari Kamis setelah data mingguan dari Energy Information Administration mengungkapkan bahwa pasokan minyak mentah AS turun 400.000 barel untuk pekan yang berakhir 17 Januari. Analis yang disurvei oleh S&P Global Platts memperkirakan kenai...

Minyak Turun ke Terendahnya 7-Minggu Terkait Masalah Virus di Asia
Thursday, 23 January 2020 18:28 WIB

Minyak turun lebih lanjut setelah mencapai level terendah tujuh minggu di tengah spekulasi bahwa wabah virus corona di China mungkin mengurangi permintaan, seperti halnya pasar yang sudah bersaing dengan pasokan yang berlimpah. Minyak berjangka kehilangan 1,6% di New York untuk diperdagangkan di ba...

Minyak turun hari ketiga ditengah meningkatnya kekhawatiran terhadap virus China
Thursday, 23 January 2020 10:56 WIB

Harga minyak turun ke level terendah dalam tujuh pekan pada Kamis ini ditengah kekhawatiran bahwa penyebaran virus pernapasan yang baru diidentifikasi dari China dapat menurunkan permintaan bahan bakar pada saat yang sama sebuah laporan menunjukkan persediaan minyak di Amerika Serikat naik pekan lal...

ANOTHER NEWS
AS Rilis Aturan yang Membatasi 'Wisata Kelahiran
Friday, 24 January 2020 11:43 WIB Sementara pemerintahan Trump menambah hambatan lainnya bagi pengunjung yang datang ke Amerika Serikat (AS) dari luar negeri, aturan hukum bisa membatasi pejabat untuk menghentikan perempuan hamil memperoleh visa. Aturan visa baru yang diterbitkan...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.