OPEC + Mendekati Kesepakatan untuk Tanggal Pertemuan Berikut, Minyak Pertahankan Gain
Wednesday, 19 June 2019 10:49 WIB | ENERGY |Minyak WTIbrent oilOil,Crude Oil

Minyak mempertahankan kenaikan terbesar dalam lebih dari lima bulan karena OPEC dan sekutunya bergerak mendekati penetapan tanggal untuk pertemuan berikutnya dan karena AS dan China mengisyaratkan pembicaraan perdagangan akan dilanjutkan setelah sebelumnya menemui jalan buntu.

Minyak berjangka sedikit berubah di New York setelah naik 3,8% pada hari Selasa, terbesar sejak awal Januari. Kelompok OPEC + yang hampir menyetujui pertemuan mereka berikutnya yang seharunya diadakan di Wina pada 1-2 Juli, yang akan mengakhiri perselisihan satu bulan tentang kapan mereka harus duduk untuk membahas kebijakan produksi untuk paruh kedua tahun ini. AS dan China mengatakan para pemimpin mereka akan bertemu di Jepang minggu depan untuk melaksanakan kembali perundingan perdagangan, yang memicu rapat umum di pasar keuangan.

West Texas Intermediate untuk pengiriman Juli menambahkan 5 sen menjadi $ 53,95 per barel di New York Mercantile Exchange pada 10:46 pagi waktu Singapura. Minyak berjangka WTI naik $ 1,97 menjadi $ 53,90 pada hari Selasa, kenaikan terbesar sejak 9 Januari.

Brent untuk penyelesaian Agustus turun 5 sen menjadi $ 62,09 per barel di London™s ICE Futures Europe Exchange. Minyak berjangka Brent ditutup 2% lebih tinggi di $ 62,14 pada hari Selasa. Minyak mentah acuan global diperdagangkan pada premi sebesar $ 7,93 untuk WTI bulan yang sama.(mrv)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS

Minyak Lanjutkan Penurunan seiring Kekhawatiran Terhadap Ekonomi Global
Monday, 21 October 2019 20:11 WIB

Minyak kembali melemah pasca penurunan mingguan di tengah kekhawatiran yang sedang berlangsung bahwa prospek ekonomi yang rapuh akan terus membebani permintaan bahan bakar. Minyak berjangka turun 0,6% di New York setelah turun 1,7% pekan lalu. Para pembuat kebijakan di China, konsumen minyak terbes...

Minyak Jatuh seiring Kekhawatiran terhadap PDB China; Output Rusia Melonjak
Monday, 21 October 2019 12:39 WIB

Harga minyak turun pada hari Senin di Asia di tengah berlanjutnya kekhawatiran tentang lemahnya pertumbuhan PDB China dan laporan bahwa Rusia kehilangan target untuk memangkas produksi minyak pada bulan September. Minyak Mentah AS WTI berjangka tergelincir 0,1% menjadi $ 53,80 pada 1:05 ET (05:05 G...

Harga Minyak Turun Terhadap Prospek Permintaan yang Lemah, Kekhawatiran Pasokan
Monday, 21 October 2019 08:32 WIB

Harga minyak merosot pada hari Senin di tengah kekhawatiran yang terus-menerus tentang prospek ekonomi global dan berdampak terhadap permintaan minyak, sementara Rusia kembali kehilangan target untuk memangkas produksi minyak bulan lalu. Patokan global, berjangka minyak mentah Brent turun 10 sen, a...

Minyak Turun, Berkontribusi Terhadap Kerugian Mingguan pasca Data China yang Lemah
Saturday, 19 October 2019 03:44 WIB

Minyak berjangka berakhir lebih rendah pada hari Jumat, menghapus kenaikan sebelumnya untuk membangun kerugian di minggu ini, karena data menunjukkan pertumbuhan ekonomi Tiongkok yang lebih lambat memicu kekhawatiran tentang permintaan minyak yang lebih lemah dan sebuah laporan baru-baru ini mengung...

Minyak Naik untuk Hari Ketiga Di Tengah Volume Perdagangan yang Rendah
Friday, 18 October 2019 19:07 WIB

Minyak naik untuk hari ketiga di New York di tengah volume perdagangan yang rendah, memulihkan sebagian besar kerugian awal pekan ini, namun prospek tetap dibayangi oleh kekhawatiran terhadap ekonomi dan pasokan yang melimpah. Minyak berjangka West Texas Intermediate naik sebanyak 1,2% dengan sedik...

ANOTHER NEWS
Saham AS dibuka naik seiring optimisme perdagangan baru
Monday, 21 October 2019 21:02 WIB Saham AS menguat pada awal perdagangan Senin pasca perunding perdagangan utama China, Wakil Perdana Menteri Liu He mengatakan pada akhir pekan bahwa AS dan China telah membuat "kemajuan substansial" menuju apa yang disebut kesepakatan perdagangan...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.