Harga minyak turun lebih dari 2% seiring laporan meningkatnya stok minyak mentah AS
Wednesday, 12 June 2019 20:13 WIB | ENERGY |Minyak WTICadangan Minyak Mentah ASMinyak MentahMinyak Brent

Harga minyak merosot pada Rabu menyusul laporan kenaikan stok minyak mentah AS dan pasar terus bejuang dengan kekhawatiran tentang permintaan bahan bakar.

Persediaan minyak mentah komersial AS naik 4,9 juta barel dalam sepekan hingga 7 Juni, menurut American Petroleum Institute, sebuah kelompok industri. Analis dalam jajak pendapat Reuters memperkirakan stok turun 481.000 barel.

Pedagang sekarang menunggu konfirmasi ketika Administrasi Informasi Energi A.S. mengeluarkan angka resmi pemerintah pada pukul 10:30 pagi waktu timur AS. Pekan lalu, minyak mentah berjangka jatuh ke level terendah hampir 5 bulan pasca angka EIA menunjukkan stok minyak mentah melonjak ke level tertinggi sejak Juli 2017.

Minyak mentah Brent, acuan internasional turun $ 1,54, atau 2,5%, pada $ 60,75 sekitar pukul 8:35 pagi waktu timur AS (12:35 GMT). Brent mencapai level terendah sesi di $ 60,30 dalam perdagangan dini hari. Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS turun $ 1,44, atau 2,7%, menjadi $ 51,83 per barel. WTI turun ke $ 51,46 di awal sesi. (Tgh)

Sumber: CNBC

RELATED NEWS

Minyak stabil, OPEC + mempertimbangkan perpanjangan untuk pembatasan minyak
Monday, 1 June 2020 18:35 WIB

Harga minyak stabil pada hari Senin didorong oleh laporan bahwa OPEC dan Rusia lebih dekat dengan kesepakatan tentang perpanjangan pemangkasan minyak tetapi ditahan oleh ketegangan baru antara Amerika Serikat dan Cina. Minyak mentah Brent turun 16 sen, atau 0,45%, diperdagangkan pada $ 35,32 per ba...

Pedagang Waspada Mengamati Pertemuan OPEC + Mendatang, Harga Minyak Turun
Monday, 1 June 2020 10:25 WIB

Harga minyak turun hampir 1% pada hari Senin karena para pedagang lindung nilai berspekulasi dengan Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) mengingat adanya pertemuan pada minggu ini untuk membahas apakah akan memperpanjang rekor pengurangan produksi di luar akhir Juni. Minyak mentah Bren...

Minyak berjangka AS berbalik untuk berakhir lebih tinggi, naik 88% bulan ini
Saturday, 30 May 2020 02:12 WIB

Minyak berjangka AS berbalik arah untuk berakhir lebih tinggi pada hari Jumat ini, mendapatkan dorongan karena para pedagang melihat perkembangan terkait dengan Hong Kong terkait ketegangan antara AS dan China, dan ketika penurunan rig minyak AS lainnya menyarankan penurunan produksi domestik lebih ...

Minyak Merosot ditengah Kekhawatiran Permintaan, Ketegangan AS-Cina, Tapi di Jalur Kenaikan Bulanan Terbesar
Friday, 29 May 2020 19:24 WIB

Minyak berjangka turun pada hari Jumat, dengan para pedagang mengutip ketidakpastian tentang permintaan untuk bahan bakar dan meningkatnya ketegangan AS-Cina di Hong Kong, tetapi patokan minyak mentah AS tetap berada di jalur untuk kenaikan bulanan terbesarnya dalam lebih dari satu dekade. Minyak m...

Minyak melonjak lebih dari 2% terkait permintaan bensin AS yang lebih tinggi, kilang berjalan
Friday, 29 May 2020 01:52 WIB

Minyak berjangka naik pada hari Kamis, sehingga menghapus kerugian sebelumnya, di tengah tanda-tanda permintaan bensin AS meningkat meskipun ada kejutan besar dalam persediaan minyak mentah serta kekhawatiran bahwa undang-undang keamanan baru Hong Kong di Tiongkok dapat mengakibatkan sanksi perdagan...

ANOTHER NEWS
ISM Manufaktur PMI meningkat menjadi 43,1 pada Mei vs 43,6 yang diharapkan
Monday, 1 June 2020 21:32 WIB Aktivitas ekonomi di sektor manufaktur AS mengalami kontraksi pada tingkat yang lebih lunak di bulan Mei daripada di bulan April dengan Indeks Manajer Pembelian Manufaktur (PMI) ISM meningkat menjadi 43,1 dari 41,5. Pembacaan ini datang sedikit...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.