Minyak berjangka menguat untuk sesi kedua setelah masuk ke pasar bearish pekan ini
Friday, 7 June 2019 19:30 WIB | ENERGY |Minyak WTIMinyak MentahMinyak Brent

Harga minyak naik tajam untuk sesi kedua beruntun pada Jumat, dengan kenaikan didukung oleh perkembangan perdagangan bahkan ketika faktor-faktor permintaan yang mengkhawatirkan bercampur dengan berita bahwa pasokan domestik mencapai tertinggi hampir 2 tahun, sebuah kombo yang mengirim minyak mentah acuan A.S. ke wilayah bearish pekan ini.

Jumat pagi, minyak mentah West Texas Intermediate untuk pengiriman Juli naik 70 sen, atau 1,3%, menjadi $ 53,29 per barel di New York Mercantile Exchange, menjauh dari posisi 5-bulan terendah yang dicapai awal pekan ini. WTI menuju penyelesaian yang sedikit lebih rendah untuk pekan ini.

Harga WTI tetap sekitar 20% di bawah tertinggi terbaru dari $ 66,30 pada 23 April, menurut Dow Jones Market Data. Pasar bearish secara tradisional ditandai oleh penurunan 20% atau lebih dari tertinggi baru-baru ini.

Benchmark internasional, Minyak Brent Agustus naik $ 1,03, atau 1,7%, pada $ 62,70 per barel di ICE Futures Europe. Sebelum rebound akhir pekan, harga kontrak bulan depan mencatatkan penutupan terendah sejak 28 Januari di pertengahan minggu, hampir turun kembali di bawah $ 60. Harga Brent diperdagangkan sekitar 17% di bawah penyelesaiannya tertinginya yang terlihat pada bulan April. Hasil akhir di bawah $ 59,656 akan menandai masuknya Brent ke pasar bearish. Futures Front-month turun sekitar 6,8% untuk pekan ini. (Tgh)

Sumber: MarketWatch

RELATED NEWS

Minyak merosot 2,1% seiring meningkatnya perang dagang AS-China
Saturday, 24 August 2019 03:44 WIB

Harga minyak turun pada hari Jumat setelah China merilis tarif pembalasan sekitar $75 miliar terhadap barang AS, ini menandai eskalasi lain dari sengketa perdagangan yang berlarut-larut antara dua ekonomi terbesar dunia tersebut. Minyak mentah berjangka Brent turun 50 sen, atau 0,8%, menjadi $59,40...

Harga Minyak Turun Menjelang Pidato Jerome Powell
Friday, 23 August 2019 19:18 WIB

Harga minyak diperdagangkan sedikit lebih rendah pada hari Jumat seiring pasar bersiap untuk pidato dari Ketua Federal Reserve Jerome Powell di Simposium Ekonomi Jackson Hole. Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) yang diperdagangkan di New York tergelincir 2 sen, hampir tidak berub...

Minyak Berakhir Lebih Rendah Terkait Kekhawatiran Permintaan yang Menekan Harga
Friday, 23 August 2019 02:17 WIB

Harga minyak berjangka berakhir lebih rendah pada hari Kamis, terbebani oleh ekspektasi untuk surplus pasokan, dengan ekonomi dan permintaan energi bergerak kembali dalam fokus pada hari pertama the Jackson Hole economic policy symposium di Wyoming. Minyak mentah West Texas Intermediate untuk pengi...

Minyak Naik Ditengah Dari Masalah Ekonomi, Harapan Untuk Pemotongan Pasokan
Thursday, 22 August 2019 19:12 WIB

Harga minyak naik pada hari Kamis karena kenaikan tak terduga dalam aktivitas bisnis di zona euro memberi para pedagang jeda dari kekhawatiran ekonomi karena mereka menunggu stimulus lebih lanjut dari bank sentral, sementara harapan bahwa OPEC memiliki ruang untuk pengurangan pasokan lebih lanjut di...

Pasokan AS catat penurunan mingguan pertama, Minyak menetap lebih rendah
Thursday, 22 August 2019 02:51 WIB

Minyak berjangka AS berakhir lebih rendah Rabu setelah pemerintah melaporkan penurunan mingguan pasokan minyak mentah dalam negeri, yang pertama dalam tiga pekan terakhir, tetapi lebih kecil dari yang diperkirakan pasar. Kekhawatiran atas permintaan energi juga terus menekan harga. Minyak mentah W...

ANOTHER NEWS
Saham HK mengakhiri minggu ini dengan catatan positif (Review)
Saturday, 24 August 2019 04:05 WIB Saham Hong Kong mengakhiri minggu dengan kenaikan pada hari Jumat karena investor melihat ke depan untuk pidato kunci di kemudian hari oleh bos Federal Reserve Jerome Powell berharap petunjuk tentang penurunan suku bunga lebih lanjut. Indeks Hang...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.