Harga minyak merosot pada persediaan AS, reli ekuitas membatasi kerugian
Wednesday, 5 June 2019 20:24 WIB | ENERGY |WTIBrent

Harga minyak melanjutkan penurunannya pada hari Rabu, terseret ke bawah setelah kenaikan tak terduga dalam inventaris A.S. tetapi dengan kerugian yang dibatasi oleh pemulihan dalam ekuitas global terhadap harapan penurunan suku bunga A.S.

Minyak Brent futures turun 41 sen ke $ 61,56 per barel sekitar 8:30 ET (12:30 GMT). Minyak mentah West Texas Intermediate AS turun 81 sen, atau 1,5%, menjadi $ 52,67 per barel.

Merujuk data dari American Petroleum Institute (API) pada hari Selasa, persediaan minyak mentah AS naik secara tak terduga pada minggu lalu, sementara bensin dan stok sulingan meningkat lebih dari yang diharapkan.

Stok minyak mentah naik 3,5 juta barel dalam sepekan hingga 31 Mei menjadi 478 juta barel, dibandingkan dengan ekspektasi analis untuk penurunan 849.000 barel.

Angka resmi dari Administrasi Informasi Energi (EIA) A.S. akan dirilis pada hari ini.

Harga minyak telah turun tajam di tengah kekhawatiran tentang melambatnya permintaan, tetapi memenangkan beberapa jeda pada hari Selasa setelah reli pasar saham global terhadap harapan Federal Reserve dapat memangkas suku bunga. Ekuitas memperpanjang kenaikannya pada hari Rabu.

Pasar minyak telah terbebani oleh kekhawatiran tentang melambatnya pertumbuhan ekonomi global akibat perang dagang AS-China serta ancaman Presiden Donald Trump pekan lalu untuk mengenakan tarif terhadap impor dari Meksiko.

Untuk mencegah kelebihan pasokan dan menopang pasar, OPEC, bersama dengan sekutu termasuk Rusia, telah menahan produksi sejak awal tahun.

Grup tersebut akan menetapkan kebijakannya ketika bertemu akhir bulan ini atau di awal Juli.

Menggarisbawahi kekhawatiran tentang kelebihan pasokan, Ketua raksasa minyak Rosneft, Igor Sechin, mengatakan pada hari Selasa bahwa Rusia harus memompa sesuka hati dan dia akan mencari kompensasi dari pemerintah jika pemotongan diperpanjang.

Produksi rata-rata minyak Rusia adalah 10,87 juta barel per hari pada 1-3 Juni, turun dari rata-rata 11,11 juta barel per hari pada Mei, dua sumber yang mengetahui data resmi mengatakan.

Penurunan tersebut menyusul penemuan pada pertengahan bulan April minyak mentah Ural yang terkontaminasi dalam pipa Druzhba ke Eropa.

Lebih lanjut menekan harga minyak dan merongrong upaya OPEC untuk mengencangkan pasar yang setelah lonjakan dalam produksi minyak AS ke rekor tertinggi, yang menyebabkan lebih banyak minyak mentah Amerika yang diekspor. (frk)

Sumber: Reuters

RELATED NEWS

Minyak Turun Terkait Optimisme Kesepakatan Dagang Menjadi Kekhawatiran
Monday, 16 December 2019 08:51 WIB

Minyak turun dari level tertinggi tiga bulan karena optimisme serta kesepakatan perdagangan China akan memicu kekhawatiran sebab sifat perjanjian yang terbatas serta detail yang kurang. Minyak berjangka turun sebanyak 0,6% di New York setelah ditutup naik 1,5% pada Jumat. Kesepakatan tersebut melib...

Minyak berjangka AS ditutup di atas $ 60 ,pertama kalinya sejak pertengahan September
Saturday, 14 December 2019 02:47 WIB

Minyak berjangka berakhir lebih tinggi pada hari Jumat, dengan harga AS di atas $ 60 per barel untuk pertama kalinya sejak pertengahan September. Para pedagang mengkaji berita tentang kesepakatan perdagangan fase satu AS-China awal yang membantu meredakan kekhawatiran tentang prospek permintaan ener...

Minyak Naik Dekat Tertingginya Tiga Bulan Terkait Perjanjian Awal Perdagangan AS-China
Friday, 13 December 2019 18:35 WIB

Minyak naik mendekati level tertinggi dalam hampir tiga bulan setelah Presiden AS Donald Trump menandatangani perjanjian perdagangan parsial dengan China, memberikan dorongan pada prospek lemah untuk permintaan minyak global. Minyak berjangka naik 1,1% menjadi hampir $ 60 per barel di New York, dan...

Harga Minyak Naik seiring Trump Dilaporkan Setuju dengan Perjanjian Perdagangan
Friday, 13 December 2019 12:49 WIB

Harga minyak naik pada hari Jumat waktu Asia karena Presiden AS dilaporkan menyetujui kesepakatan parsial dengan China untuk menghentikan perang perdagangan. Minyak Mentah AS WTI berjangka naik 0,5% menjadi $ 59,48 pada pukul 12:01 ET (04:01 GMT), sementara Brent International berjangka naik 0,6% m...

Minyak Naik ke Level 3-Bulan Tertinggi Setelah Trump Menyetujui Kesepakatan Perdagangan
Friday, 13 December 2019 08:39 WIB

Minyak naik ke level tertinggi dalam hampir tiga bulan setelah Presiden AS Donald Trump menandatangani perjanjian perdagangan terbatas dengan China, meningkatkan prospek permintaan global. West Texas Intermediate untuk pengiriman Januari naik 32 sen, atau 0,5%, menjadi $ 59,50 per barel di New York...

ANOTHER NEWS
Fase Pertama Kesepakatan Perdagangan AS-China Diumumkan
Monday, 16 December 2019 09:09 WIB Kesepakatan perdagangan antara Amerika Serikat dan China akan memberi keuntungan para petani Amerika sehingga mereka "harus membeli traktor yang jauh lebih besar," kata Presiden Donald Trump. Kedua negara itu mengumumkan kesepakatan dagang baru itu...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.