Minyak Turun Terkait Laporan Stok AS yang Menimbulkan Ketakutan akan Kelebihan Pasokan
Wednesday, 5 June 2019 08:50 WIB | ENERGY |Minyak WTIbrent oilOil,Crude Oil

Minyak kembali menurun karena laporan industri mensinyalir adanya lonjakan kejutan dalam persediaan minyak mentah AS dimana hal tersebut memicu kekhawatiran pasokan berlebih pada saat perang perdagangan membahayakan prospek permintaan global.

Minyak berjangka di New York turun sebanyak 1,2% setelah ditutup naik 0,4% pada hari Selasa setelah penurunan empat hari. American Petroleum Institute melaporkan stok minyak mentah AS naik 3,55 juta barel pekan lalu, menurut orang yang mengetahui data tersebut. Itu dibandingkan dengan estimasi rata-rata dalam survei Bloomberg untuk penurunan 2 juta barel.

WTI untuk pengiriman Juli turun 18 sen, atau 0,3%, menjadi $ 53,30 per barel di New York Mercantile Exchange pukul 9:28 pagi di Singapura setelah turun sebanyak 62 sen sebelumnya. WTI kehilangan 19,3% dari level tertingginya pada 23 April hingga penutupan Selasa.

Brent untuk penyelesaian Agustus turun 8 sen, atau 0,1%, menjadi $ 61,89 per barel di London™s ICE Futures Europe exchange. Kontrak naik 69 sen menjadi $ 61,97 pada hari Selasa. Minyak mentah acuan global diperdagangkan dengan premi sebesar $ 8,42 untuk WTI bulan yang sama.(mrv)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS

Minyak berjangka catat gain karena pasokan AS menunjukkan penurunan mingguan terbesar
Thursday, 2 July 2020 02:15 WIB

Minyak berjangka menetap lebih tinggi pada Rabu ini pasca data pemerintah AS menunjukkan bahwa pasokan minyak mentah domestik turun 7,2 juta barel pekan lalu, penurunan mingguan terbesar sepanjang tahun ini. Penurunan stok juga mengikuti kenaikan tiga pekan beruntun. Minyak West Texas Intermediate ...

Minyak naik setelah penurunan tajam pada persediaan minyak mentah AS
Wednesday, 1 July 2020 18:47 WIB

Harga minyak naik pada hari Rabu setelah laporan industri menunjukkan persediaan minyak mentah di Amerika Serikat turun jauh lebih dari yang diperkirakan, menunjukkan permintaan meningkat bahkan ketika wabah virus corona menyebar di seluruh dunia. Minyak mentah Brent naik $ 1,09, atau 2,7%, diperda...

Minyak berjangka berakhir turun di sesi ini, tetapi catat kenaikan lebih dari 90% untuk kuartal ini
Wednesday, 1 July 2020 02:49 WIB

Minyak berjangka ditutup dengan kerugian pada Selasa ini, turun hampir 36% pada semester pertama tahun ini, menurut data FactSet, karena penyebaran COVID-19 terus memenuhi harapan untuk permintaan energi yang lebih lemah. Namun harga acuan minyak AS mengakhiri kuartal kedua naik hampir 92%, rebound...

Minyak Turun ditengah Kekhawatiran Permintaan, Prospek Pengembalian Pasokan Libya
Tuesday, 30 June 2020 18:32 WIB

Harga minyak turun pada hari Selasa karena optimisme untuk pemulihan terhadap permintaan bahan bakar memudar dan peningkatan pasokan yang membebani pasar, dengan perusahaan minyak negara Libya menunda pembicaraan untuk melanjutkan ekspor. Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS tur...

Minyak berjangka naik, dengan harga AS naik lebih dari 3%
Tuesday, 30 June 2020 03:13 WIB

Minyak berjangka naik pada Jumat ini, dengan harga AS naik lebih dari 3%, menemukan dukungan dari beberapa pemulihan permintaan energi, bahkan ketika pemulihan terancam oleh kemungkinan putaran shutdowns lain seperti melonjaknya kasus COVID-19 di beberapa bagian dunia. Minyak West Texas Intermediat...

ANOTHER NEWS
Hang Seng Kembali Menggeliat
Thursday, 2 July 2020 15:37 WIB Sehari sebelum libur, Indeks Hang Seng ditutup di level 24.427,19 menguat 0,52% setelah sebelumnya sempat bullish di atas 1%. Menyusul laporan Indeks Manajer Pembelian (PMI) manufaktur Tiongkok yang resmi naik ke level tertinggi tiga bulan di angka...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.