Minyak Stabil di Tengah Komentar Trump Tentang Kesepakatan Perdagangan China, Iran
Monday, 27 May 2019 18:13 WIB | ENERGY |Minyak WTIbrent oilOil,Crude Oil

Minyak AS mempertahankan kenaikan di atas $ 58 per barel setelah American explorers mengurangi aktivitas pengeboran ke level terendah dalam lebih dari satu tahun, bahkan ketika Presiden Donald Trump mengatakan Washington tidak siap untuk membuat kesepakatan perdagangan dengan China.

Minyak berjangka di New York naik tipis setelah ditutup 1,2% lebih tinggi pada hari Jumat, di tengah meningkatnya perselisihan perdagangan antara dua ekonomi terbesar dunia. Trump mengatakan dia tidak mengejar perubahan rezim di Iran, terlepas dari sanksi AS terhadap ekspor minyak anggota OPEC. Rig AS yang bekerja turun ke level terendah sejak Maret 2018, menurut data Baker Hughes yang dirilis Jumat.

Minyak mentah West Texas Intermediate untuk pengiriman Juli turun 32 sen, atau 0,6%, menjadi $ 58,31 per barel di New York Mercantile Exchange pada 1:49 siang di Dubai. Kontrak ditutup 72 sen lebih tinggi pada hari Jumat, memangkas kerugian untuk minggu ini menjadi 6,6%.

Brent untuk penyelesaian Juli hampir tidak berubah pada $ 68,72 per barel di London™s ICE Europe Futures setelah berakhir 1,4% lebih tinggi pada hari Jumat. Minyak mentah acuan global diperdagangkan pada premi $ 10,39 untuk WTI.(mrv)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS

Minyak naik pada optimisme pembicaraan perdagangan, pertemuan OPEC
Monday, 18 November 2019 18:39 WIB

Harga minyak naik tipis pada Senin ini, yang melanjutkan gain stabil dari pekan sebelumnya, dengan investor menunggu petunjuk baru atas prospek untuk kesepakatan perdagangan antara Amerika Serikat dan China dan mengabaikan kekhawatiran mengenai meningkatnya pasokan minyak. Minyak mentah berjangka B...

Harga Minyak Sedikit Turun Meskipun Berita Perdagangan Positif
Monday, 18 November 2019 13:47 WIB

Harga minyak melemah pada hari Senin di Asia meskipun ada berita perdagangan yang positif. Media pemerintah China Xinhua melaporkan bahwa Wakil Perdana Menteri China Liu He membahas kesepakatan parsial dengan Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin dan Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer melalui tele...

Minyak Bertahan Dekat Tertinggi 8-Minggu pada Optimisme Perdagangan AS-China
Monday, 18 November 2019 09:46 WIB

Minyak mempertahankan kenaikan di dekat penutupan tertinggi dalam 8-minggu ditengah tanda-tanda kemajuan dalam perang perdagangan AS-China yang berkepanjangan, sementara Arab Saudi menetapkan nilai untuk penawaran umum perdana Aramco. Minyak berjangka sedikit berubah di New York setelah naik 1,7% p...

Minyak naik 1,7%, mengabaikan kekhawatiran meningkatnya pasokan
Saturday, 16 November 2019 03:09 WIB

Minyak berjangka naik hampir 2% pada hari Jumat seiring komentar dari pejabat tinggi AS terkait meningkatnya optimisme untuk kesepakatan perdagangan AS-China, tetapi kekhawatiran tentang peningkatan pasokan minyak mentah membatasi harga. Minyak mentah Brent naik $ 1,03, atau 1,7%, berakhir pada $ 6...

Pasar kaji Kesepakatan Perdagangan Terhadap Pasokan, Minyak Pangkas Penurunan Mingguan
Friday, 15 November 2019 09:23 WIB

Minyak memangkas penurunan mingguan karena investor mengkaji tanda-tanda kemajuan dalam kesepakatan perdagangan AS-China terhadap pembengkakan persediaan minyak mentah Amerika. Minyak berjangka naik 0,4% di New York setelah turun 0,6% pada hari Kamis. Kesepakatan fase satu dengan China sudah dekat,...

ANOTHER NEWS
Pasar Eropa Ditutup Lebih Rendah Setelah Laporan Bahwa Pesimisme Perdagangan di Beijing
Monday, 18 November 2019 23:44 WIB Saham Eropa berubah negatif pada hari Senin setelah sumber pemerintah China mengatakan kepada CNBC bahwa suasana di Beijing atas kesepakatan perdagangan pesimistis. Indeks Pan-Eropa Stoxx 600 tergelincir 0,3% pada level 405,31 lebih rendah selama...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.