Minyak Melonjak Seiring Sinyal Berlanjutnya Pemangkasan Oleh OPEC
Monday, 20 May 2019 08:51 WIB | ENERGY |Minyak WTIMinyak WTI Berjangka

Minyak mengawali pekan dengan kuat setelah Arab Saudi dan anggota OPEC + lainnya mengisyaratkan berniat untuk menjaga pasokan tetap terbatas selama sisa tahun ini, sementara ketegangan anatar AS dengan Iran bergejolak ketika Presiden Donald Trump mengancam negara tersebut dalam sebuah cuitan di twiter.

Meinyak berjangka New York naik sebanyak 1,3%, mengikuti kenaikan 1,8% di pekan lalu. Menteri energi Saudi Khalid Al-Falih mendesak anggota pertemuan aliansi di Jeddah untuk "tetap berada di jalur" pada pemangkasan produksi. Sementara itu, hanya beberapa pekan setelah Amerika meningkatkan tekanan sanksinya terhadap ekspor minyak mentah Iran, Cuitan Trump " Bila Iran Menyerang, Ia Ancam Habisi Iran."

Minyak mentah West Texas Intermediate untuk pengiriman Juni naik sebanyak $1,05 sen menjadi $63,81 per barel di New York Mercantile Exchange pada pukul 9:19 pagi di Singapura. Kontrak bertambah 1,8% di pekan lalu, kenaikan mingguan tertajam sejak awal April. Kontrak berakhir setelah perdagangan berakhir Selasa. Kontrak Juli yang lebih aktif diperdagangkan naik hingga $63,96.

Jenis Brent untuk penyelesaian Juli naik $1,07 sen menjadi $73,28 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London. Kontrak bertambah 2,3% pekan lalu. Acuan minyak mentah global diperdagangkan lebih tinggi sebesar $9,50 dibanding WTI untuk bulan yang sama.(yds)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS

Harga Minyak Naik Seiring Penurunan Persediaan AS, Disetujuinya Tanggal Pertemuan OPEC
Thursday, 20 June 2019 08:29 WIB

Harga minyak naik lebih dari 1 persen pada hari Kamis karena data resmi menunjukkan stok minyak mentah AS turun lebih dari yang diharapkan dan OPEC serta produsen lainnya akhirnya menyetujui tanggal untuk pertemuan untuk membahas pengurangan produksi. Minyak mentah berjangka Brent telah naik 82 sen...

Minyak AS ditutup turun 0,3% pada $ 53,76 seiring The Fed mempertahankan suku bunga tidak berubah
Thursday, 20 June 2019 01:58 WIB

Harga minyak sedikit berubah pada hari Rabu pasca Federal Reserve mengatakan bahwa bank sentral akan mempertahankan suku bunga stabil. Minyak mentah berjangka Brent melemah 29 sen, atau 0,47 persen, menjadi $ 61,85 per barel. Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) ditutup turun 14 sen, atau 0,...

Harga minyak turun pasca pengurangan pasokan AS yang lebih lemah dari perkiraan
Wednesday, 19 June 2019 19:18 WIB

Harga minyak berjangka tergelincir pada hari Rabu setelah ditutup pada level tertinggi dalam lebih dari seminggu, karena laporan dari data pasokan AS menunjukkan penarikan stok yang lebih kecil dari yang diharapkan oleh investor bullish. Dalam perdagangan baru-baru ini, minyak mentah West Texas Int...

OPEC + Mendekati Kesepakatan untuk Tanggal Pertemuan Berikut, Minyak Pertahankan Gain
Wednesday, 19 June 2019 10:49 WIB

Minyak mempertahankan kenaikan terbesar dalam lebih dari lima bulan karena OPEC dan sekutunya bergerak mendekati penetapan tanggal untuk pertemuan berikutnya dan karena AS dan China mengisyaratkan pembicaraan perdagangan akan dilanjutkan setelah sebelumnya menemui jalan buntu. Minyak berjangka sedi...

Minyak Lanjutkan Gain Di Tengah Ketegangan Timur Tengah, Kesepakatan Perdagangan AS-China
Wednesday, 19 June 2019 08:21 WIB

Harga minyak naik pada hari Rabu, memperpanjang kenaikan tajam dari sesi sebelumnya karena hidupnya kembali harapan untuk kesepakatan perdagangan AS-China dan pada ketegangan lanjutan di Timur Tengah setelah serangan kapal tanker di sana minggu lalu. Minyak mentah berjangka Brent naik 34 sen, atau ...

ANOTHER NEWS
Pompeo Batalkan Lawatan ke Sri Lanka
Thursday, 20 June 2019 10:29 WIB Menteri Luar Negeri Mike Pompeo membatalkan lawatannya ke Sri Lanka, dalam kunjungan ke kawasan Indo-Pasifik yang sebagian di antaranya bertujuan untuk mendampingi Presiden Donald Trump ke KTT G20 di Jepang. Kedutaan Besar Amerika di Sri Lanka...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.