Minyak melemah pada sesi ini, tetapi naik untuk pekan ini terhadap pertemuan komite OPEC
Saturday, 18 May 2019 03:04 WIB | ENERGY |Minyak WTIMinyak MentahMinyak Brent

Minyak berjangka berakhir lebih rendah pada Jumat, dengan harga A.S. turun untuk pertama kalinya dalam empat sesi, tetapi naik untuk pekan ini, seiring setiap kekhawatiran permintaan potensial terkait dengan volatilitas pasar saham diimbangi oleh kekhawatiran pasokan terkait dengan ketegangan Timur Tengah.

Pergerakan harga terjadi menjelang pertemuan paa Minggu Komite Gabungan Menteri Pemantauan anggota dan bukan anggota Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak di Jeddah, Arab Saudi. Komite memantau kepatuhan dengan perjanjian pemotongan produksi yang dipimpin OPEC.

Minyak mentah West Texas Intermediate untuk pengiriman Juni turun 11 sen, atau 0,2%, menjadi $ 62,76 per barel. Setelah membukukan kenaikan dalam tiga sesi terakhir dan penutupan Kamis pada $ 62,87, penyelesaian tertinggi untuk kontrak bulan depan sejak 1 Mei, harga naik 1,8% untuk pekan ini, menurut Dow Jones Market Data.

Namun, Minya Brent Juli kehilangan 41 sen, atau 0,6%, menjadi $ 72,21 per barel di ICE Futures Europe, dengan harga kontrak bulan depan naik 2,3% dari penyelesaian pekan lalu. Penutupan Kamis pada $ 72,62 tertinggi di bulan Mei. (Tgh)

Sumber: MarketWatch

RELATED NEWS

Harga Minyak Menguat di Tengah Ketegangan Timur Tengah
Monday, 17 June 2019 13:15 WIB

Harga minyak naik pada Senin di Asia di tengah ketegangan Timur Tengah. Minyak Mentah AS WTI Futures naik tipis 0,1% menjadi $ 52,83 pada pukul 1:05 ET (05:05 GMT). International Brent Oil Futures naik 0,2% menjadi $ 62,13. Serangan terhadap dua kapal tanker minyak di Teluk Oman disebut-sebut seba...

Minyak Menguat Terkait Ketegangan Pasca Serangan Tanker di Timur Tengah
Monday, 17 June 2019 08:30 WIB

Harga minyak naik pada hari Senin setelah Sekretaris Negara AS Mike Pompeo mengatakan Washington akan mengambil semua tindakan yang diperlukan untuk menjamin pelayaran yang aman di Timur Tengah, karena ketegangan meningkat setelah serangan terhadap tanker minggu lalu. Brent berjangka naik 27 sen, 0...

Minyak AS menetap lebih tinggi sesi, turun untuk pekan ini
Saturday, 15 June 2019 03:09 WIB

Minyak berjangka AS mencatat gain back-to-back sesi pada Jumat ini, karena serangan terhadap tanker minyak di dekat Selat Hormuz sehari sebelumnya meningkatkan risiko terhadap aliran minyak mentah global. Harga mengakhiri pekan lebih rendah di tengah kekhawatiran yang terus-menerus bahwa ketegangan ...

Minyak AS menetap lebih tinggi untuk sesi ini, turun untuk pekan ini
Saturday, 15 June 2019 03:09 WIB

Minyak berjangka AS mencatat gain back-to-back sesi pada Jumat ini, karena serangan terhadap tanker minyak di dekat Selat Hormuz sehari sebelumnya meningkatkan risiko terhadap aliran minyak mentah global. Harga mengakhiri pekan lebih rendah di tengah kekhawatiran yang terus-menerus bahwa ketegangan ...

Harga Minyak Bersiap untuk Penurunan Mingguan seiring Lemahnya Permintaan Pasar
Friday, 14 June 2019 20:06 WIB

Harga minyak berjuang untuk menentukan arah pada hari Jumat, tetapi menuju penurunan mingguan karena tanda-tanda baru harapan untuk permintaan yang lemah dan perkiraan untuk pertumbuhan pasokan yang kuat tahun depan lebih dari mengimbangi ketegangan yang disebabkan oleh dugaan serangan terhadap tank...

ANOTHER NEWS
Kapal China Tabrak Kapal Nelayan Filipina, Duterte Serukan Ketenangan
Tuesday, 18 June 2019 00:00 WIB Presiden Filipina menyerukan ketenangan di tengah protes keras karena sebuah kapal China menabrak kapal nelayan Filipina sampai tenggelam dan membahayakan 22 nelayannya di Laut China Selatan yang disengketakan. Presiden Rodrigo Duterte...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.