Minyak Membukukan Gain Back-To-Back seiring Tanda-tanda Krisis Persediaan
Wednesday, 13 March 2019 03:19 WIB | ENERGY |WTIBrentMinyak WTIOil,

Minyak mentah berjangka menetap lebih tinggi untuk sesi kedua berturut-turut pada hari Selasa, melanjutkan langkah sebelumnya yang menuju tertinggi 2019.

Tanda-tanda krisis pasokan masih berlanjut dan para pedagang menilai perkiraan harga dan output pemerintah AS terbaru setiap bulan dan mengizinkan komentar baru-baru ini dari para pejabat energi untuk ditahan.

Harga bersiap untuk menetap di level tertingginya sejak November, didukung pengetatan pasokan Venezuela dan tanda-tanda bahwa OPEC akan terus memangkas produksi hingga paruh kedua tahun ini.

Berita bahwa Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak œmelihat lebih banyak pemotongan [output] dalam waktu dekat membawa kami lebih tinggi pada Jumat malam lalu dan memasuki Selasa pagi, kata John Caruso, ahli strategi pasar senior di RJO Futures.

Minyak mentah West Texas Intermediate April naik 8 sen, atau 0,1%, menjadi $ 56,87 per barel di New York Mercantile Exchange pada hari Selasa setelah diperdagangkan setinggi $ 57,55.

Ada penundaan singkat untuk beberapa penyelesaian harga energi berjangka pada Nymex pada hari Selasa, dengan Matt Stroud, juru bicara CME Group, mengutip "masalah teknis."

Patokan global, minyak mentah Brent Mei naik 9 sen, atau 0,1%, menjadi $ 66,67 per barel di ICE Futures Europe, mengikuti tertinggi di $ 67,39.(Arl)

Sumber : Marketwatch

RELATED NEWS

Minyak stabil, tapi terbebani kekhawatiran penyebaran virus China
Friday, 24 January 2020 09:58 WIB

Harga minyak stabil pada hari Jumat, tetapi berada di jalur untuk penurunan hingga 5% untuk pekan ini di tengah meningkatnya kekhawatiran bahwa permintaan bahan bakar akan melemah karena penyebaran virus pernapasan dari China yang telah menewaskan 25 orang sejauh ini. Minyak mentah berjangka Brent ...

Minyak berjangka AS menandai penyelesaian terendah sejak akhir November
Friday, 24 January 2020 03:11 WIB

Minyak berjangka turun tajam pada hari Kamis, mengirimkan harga AS ke penyelesaian terendah sejak akhir November, seiring penyebaran virus corona meningkatkan kekhawatiran tentang ekonomi global dan permintaan energi. "Semua pasar mengawasi situasi di China" dan coronavirus, kata Tariq Zahir, anggo...

Minyak Pangkas Kerugian pasca EIA Melaporkan Penurunan Mingguan terhadap Pasokan AS
Thursday, 23 January 2020 23:16 WIB

Harga minyak memangkas beberapa kerugian sebelumnya pada hari Kamis setelah data mingguan dari Energy Information Administration mengungkapkan bahwa pasokan minyak mentah AS turun 400.000 barel untuk pekan yang berakhir 17 Januari. Analis yang disurvei oleh S&P Global Platts memperkirakan kenai...

Minyak Turun ke Terendahnya 7-Minggu Terkait Masalah Virus di Asia
Thursday, 23 January 2020 18:28 WIB

Minyak turun lebih lanjut setelah mencapai level terendah tujuh minggu di tengah spekulasi bahwa wabah virus corona di China mungkin mengurangi permintaan, seperti halnya pasar yang sudah bersaing dengan pasokan yang berlimpah. Minyak berjangka kehilangan 1,6% di New York untuk diperdagangkan di ba...

Minyak turun hari ketiga ditengah meningkatnya kekhawatiran terhadap virus China
Thursday, 23 January 2020 10:56 WIB

Harga minyak turun ke level terendah dalam tujuh pekan pada Kamis ini ditengah kekhawatiran bahwa penyebaran virus pernapasan yang baru diidentifikasi dari China dapat menurunkan permintaan bahan bakar pada saat yang sama sebuah laporan menunjukkan persediaan minyak di Amerika Serikat naik pekan lal...

ANOTHER NEWS
AS Rilis Aturan yang Membatasi 'Wisata Kelahiran
Friday, 24 January 2020 11:43 WIB Sementara pemerintahan Trump menambah hambatan lainnya bagi pengunjung yang datang ke Amerika Serikat (AS) dari luar negeri, aturan hukum bisa membatasi pejabat untuk menghentikan perempuan hamil memperoleh visa. Aturan visa baru yang diterbitkan...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.