Minyak Mentah Naik Seiring As-Cina Menyelesaikan kesepakatan Perdagangan
Tuesday, 5 March 2019 03:48 WIB | ENERGY |Minyak WTIMinyak WTI BerjangkaMinyak BrentOpec

Minyak naik seiring AS dan China dikatakan akan menyelesaikan perselisihan perdagangan yang mengancam akan mengikis permintaan energi di ekonomi terbesar dunia.

Futures di New York naik 1,4 persen pada hari Senin. Negosiator Amerika dan Cina hampir menandatangani perjanjian yang akan menaikkan tarif dan mengantar perlindungan kekayaan intelektual baru, menurut orang yang akrab dengan pembicaraan tersebut. Sementara itu, ekspor minyak mentah OPEC turun hampir 700.000 barel per hari bulan lalu, seperti yang dikatakan konsultan pelacakan kapal Kpler dalam sebuah laporan.

Minyak telah menguat sekitar 25 persen tahun ini karena Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak dan sekutu seperti Rusia menahan produksi. Menambah momentum selama akhir pekan, penutupan pipa mengancam aliran minyak mentah dari Nigeria sementara eksplorasi minyak Amerika dilaporkan telah jatuh ke level terendah sejak Mei.

Minyak WTI untuk pengiriman April menguat 79 sen menjadi $ 56,59 per barel pada penutupan perdagangan di New York Mercantile Exchange.

Minyak Brent untuk penutupan bulan Mei naik 60 sen menjadi $ 65,67 di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London. Minyak global mentah Premium terhadap WTI untuk bulan yang sama adalah $ 8,70. (Tgh)

Sumber : Bloomberg

RELATED NEWS

Minyak Berjangka Menandai Penyelesaian Terendah Bulan Ini
Wednesday, 20 November 2019 03:52 WIB

Minyak berjangka turun pada hari Selasa untuk sesi kedua berturut-turut, menandai penyelesaian terendah bulan ini dan mengirimkan harga A.S. di bawah rata-rata pergerakan 50 hari mereka. Ekspektasi untuk kenaikan mingguan keempat berturut-turut dalam pasokan minyak mentah AS dan laporan dari Reuter...

Minyak Melemah, Di Bawah Tekanan Pembicaraan Perdagangan
Tuesday, 19 November 2019 19:30 WIB

Minyak memperpanjang penurunan, menembus di bawah $ 62 per barel pada hari Selasa, tertekan oleh kemajuan yang terbatas dalam upaya untuk menyelesaikan konflik perdagangan antara Amerika Serikat dan China serta perkiraan kenaikan persediaan minyak mentah AS. Sumber pemerintah Cina dikutip oleh CNBC...

Minyak turun di tengah kekhawatiran atas pembicaraan perdagangan AS-China
Tuesday, 19 November 2019 13:40 WIB

Harga minyak AS turun untuk hari kedua beruntun pada hari Selasa di tengah kegelisahan pasar atas kemajuan yang terbatas antara Cina dan Amerika Serikat dalam menurunkan tarif perdagangan, sementara kenaikan persediaan AS juga mempererat kegelisahan. Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) (CLc...

Minyak Lanjutkan Penurunan seiring Pasokan Minyak AS Terlihat Meningkat
Tuesday, 19 November 2019 08:18 WIB

Minyak turun untuk hari kedua seiring indikasi stok minyak mentah AS dan produksi serpih akan terus berkembang, sementara investor menunggu berita tentang terobosan perang perdagangan yang berkepanjangan. Minyak berjangka turun sebanyak 0,4% di New York setelah jatuh 1,2% pada hari Senin, terbesar ...

Minyak Berakhir Lebih Rendah Di Tengah Ketidakpastian Negoisasi Perdagangan AS-Cina
Tuesday, 19 November 2019 03:54 WIB

Minyak berjangka berakhir dengan lebih rendah pada hari Senin, setelah membukukan keuntungan mingguan berturut-turut di tengah meningkatnya harapan terkait kesepakatan perdagangan fase-satu AS-China. Minyak mentah West Texas Intermediate untuk pengiriman Desember turun 67 sen, atau 1,2%, berakhir d...

ANOTHER NEWS
Saham Asia turun seiring Trump mengancam menaikan tarif kepada China
Wednesday, 20 November 2019 07:47 WIB Saham Asia diperdagangkan lebih rendah pada Rabu pagi seiring Presiden AS Donald Trump mengancam akan menaikkan tarif barang-barang China jika kedua kekuatan ekonomi itu tidak mencapai kesepakatan. Indeks Nikkei 225 dan Topix Jepang sedikit lebih...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.