WTI Kembali Menuju Tertinggi 2019 Di Dekat $ 56,80, Fokus Data API
Tuesday, 19 February 2019 19:29 WIB | ENERGY |Minyak WTIMinyak WTI Berjangka

WTI (berjangka minyak di NYMEX) menghentikan koreksi minornya dari puncak tiga bulan di 56,73 di Asia dan dari sana bull kembali tenang, sekarang mendorong kurs kembali ke tertinggi YTD.

Emas hitam terlihat memperpanjang pantulan dari tepat di depan 56, meskipun aksi risk-off ringan di pasar Eropa, karena sentimen di sekitar minyak tetap didukung oleh meningkatnya harapan resolusi perdagangan AS-China menuju babak baru pembicaraan perdagangan AS-Cina pekan ini.

Sementara itu, berkolaborasi dengan nada optimis dalam laras WTI adalah harapan pasar minyak yang lebih ketat yang dipimpin oleh penurunan produksi OPEC, yang sudah berlangsung. Lebih jauh, sanksi AS terhadap eksportir minyak Iran dan Venezuela juga terus menawarkan dukungan untuk bull minyak.

Fokus terdekat sekarang tetap pada data pasokan minyak mentah mingguan AS yang akan dirilis hari ini pada pukul 21:30 GMT karena pasar menunggu hasil dari pembicaraan perdagangan AS-Sino untuk arah selanjutnya pada harga.

Sumber: Fxstreet

RELATED NEWS

Harga minyak lanjutkan kerugian ke sesi kedua seiring data China yang lemah
Tuesday, 15 October 2019 13:46 WIB

Harga minyak turun pada hari Selasa, setelah kerugian besar di sesi sebelumnya, seiring data China yang lemah selama dua hari ini menambah kekhawatiran tentang pertumbuhan permintaan energi importir minyak mentah itu. Minyak mentah Brent (LCOc1) turun 47 sen, atau 0,79%, menjadi $ 58,88 per barel p...

Minyak Lanjutkan Penurunan ditengah Tanda Kesepakatan Perdagangan Terbatas
Tuesday, 15 October 2019 09:15 WIB

Minyak lanjutkan penurunan pada tanda-tanda AS dan China masih memiliki beberapa pekerjaan yang harus dilakukan untuk menyelesaikan kesepakatan perdagangan terbatas dan karena para analis memperkirakan kenaikan mingguan kelima dalam stok minyak mentah Amerika. Minyak berjangka di New York turun seb...

Harga Minyak Jatuh Dibayangi Kembali akan Kekhawatiran Perdagangan
Tuesday, 15 October 2019 03:39 WIB

Hanya satu sesi yang diperlukan untuk optimisme atas pembicaraan perdagangan AS-Cina untuk berubah menjadi pesimisme. Harga minyak mentah ditutup turun 2% pada hari Senin setelah laporan Bloomberg bahwa Cina mempunyai lebih banyak permintaan terhadap Pemerintahan Trump atas tarif dan ingin lebih ba...

Minyak Turun Pasca Gain Terbesar Karena Meningkatnya Optimisme Perdagangan
Monday, 14 October 2019 19:31 WIB

Minyak tergelincir setelah melonjak tajam dalam hampir sebulan pada hari Jumat di tengah keraguan bahwa kemajuan baru-baru ini dalam pembicaraan perdagangan AS-China akan mengimbangi prospek permintaan global yang memburuk. Minyak berjangka di New York turun sebanyak 2,6% setelah naik 2,2% di sesi ...

Harga Minyak Turun Seiring Pedagang Ragu Terkait Kesepakatan Dagang China-AS
Monday, 14 October 2019 13:25 WIB

Harga minyak turun pada hari Senin di Asia, setelah melonjak akhir pekan lalu, karena para pedagang menjadi lebih skeptis tentang apakah kesepakatan perdagangan "fase satu" AS dan China sepakat pada hari Jumat akan mengarah pada pemulihan cepat dalam permintaan minyak. Minyak Mentah AS West Texas I...

ANOTHER NEWS
Saham Hongkong berakhir lebih rendah Selasa ini
Tuesday, 15 October 2019 15:29 WIB Saham Hong Kong ditutup dengan sedikit penurunan pada Selasa ini pasca gain selama tiga hari, sementara investor resah terkait kurangnya detailnya kesepakatan perdagangan China-AS di pekan lalu. Indeks Hang Seng turun 0,07 persen, atau 17,92 poin,...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.