Minyak Naik pada Optimisme Perdagangan; Pemotongan Produksi, dan Sanksi AS
Tuesday, 12 February 2019 13:44 WIB | ENERGY |MinyakWTIBrentOil,

Harga minyak naik pada hari Selasa di Asia setelah komentar positif pada perdagangan oleh pemerintahan Trump dan Presiden sendiri.

Minyak Mentah AS WTI Futures diperdagangkan di level $ 51,66 per barel pada 1:19 dini hari EST (06:19 pagi GMT), naik 0,5%.

Minya berjangka International Brent juga naik 0,5%, ke level $ 61,84 per barel.

Pada hari Senin, penasihat Gedung Putih Kellyanne Conway mengatakan kepada Fox News bahwa Presiden AS Donald Trump ingin bertemu dengan mitranya dari Tiongkok Xi Jinping œsegera.

Komentarnya meningkatkan harapan bahwa kedua negara mungkin masih dapat mencapai kesepakatan perdagangan sebelum batas waktu 1 Maret untuk tarif yang lebih tinggi. Trump telah mengatakan sebelumnya bahwa jika tidak ada kesepakatan yang disepakati saat itu, ia mungkin akan menggandakan tarif impor Cina.

Sentimen investor semakin terangkat setelah Trump mengatakan kepada para pendukungnya di Texas pada hari Senin bahwa pemerintahannya sedang mengerjakan "kesepakatan hebat dalam perdagangan" dan bahwa ia tidak ingin Cina mengalami kesulitan.

Di sisi lain, pemotongan produksi sukarela yang dipimpin oleh Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sanksi AS terhadap Venezuela dan Iran juga mendukung harga minyak, beberapa analis mengatakan. (sdm)

Sumber: Investing

RELATED NEWS

Harga Minyak Dekati Flat Ditengah Turunnya Persediaan AS
Thursday, 18 April 2019 13:11 WIB

Harga minyak diperdagangkan mendekati flat setelah Energy Information Administration (EIA) melaporkan penurunan pertama dalam stok minyak mentah dalam empat pekan terakhir. Minyak Mentah berjangka WTI terakhir diperdagangkan pada level $63,80 pada 1:35 pagi waktu timur AS (05:35 GMT), sementara min...

Minyak lanjutkan koreksinya meskipun penurunan mengejutkan pada stok AS
Thursday, 18 April 2019 08:43 WIB

Harga minyak turun tipis pada Kamis ini meskipun ada penurunan mengejutkan pada persediaan AS, dengan acuan minyak internasional Brent turun dari level tertinggi lima bulan yang dicapai pada sesi sebelumnya. Minyak mentah berjangka Brent berada di $71,51 per barel pada 00.56 GMT, turun 11 sen, atau...

Minyak kembali naik seiring data awal menunjukkan penurunan pasokan AS
Wednesday, 17 April 2019 19:22 WIB

Minyak berjangka terdorong lebih tinggi untuk sesi back-to-back Rabu seiring data awal menunjukkan penurunan pasokan AS, dengan harga pulih dari terendah satu minggu yang diperkirakan untuk memulai minggu. gambaran data perminyakan domestik mingguan - dengan data resmi Rabu malam nanti - menunjukka...

Minyak Lanjutkan Gain Atas Laporan Kejutan Penurunan Stok AS
Wednesday, 17 April 2019 10:33 WIB

Minyak naik ke level tertinggi lima bulan setelah industri melaporkan penurunan tak terduga dalam persediaan minyak mentah AS pekan lalu, yang menambah gambaran pasar global yang mengetat. Minyak berjangka New York naik sebanyak 0,8% setelah naik 1% pada hari Selasa. Stok AS turun 3,1 juta barel pe...

Minyak berakhir lebih tinggi seiring investor menunggu data inventaris
Wednesday, 17 April 2019 02:29 WIB

Minyak berjangka berakhir lebih tinggi pada hari Selasa, dengan patokan AS rebound setelah turun ke level terendah lebih dari satu minggu sehari sebelumnya, seiring investor menunggu data minyak mingguan, yang mungkin mengalami kenaikan mingguan berturut-turut dalam persediaan minyak mentah domestik...

ANOTHER NEWS
GBP/USD Rebound, Temukan Beberapa Dorongan Di Depan 1,30 Pasca Penjualan Ritel Inggris
Thursday, 18 April 2019 16:29 WIB Pasangan GBP/USD dengan cepat pulih sekitar 20-pips dan membalikkan sebagian besar penurunan sebelumnya ke dekat rekor dua minggu di tengah data makro Inggris yang optimis. Pasangan ini gagal memanfaatkan kenaikan sebelumnya ke 1,3050an dan...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.