Minyak Bersiap untuk Kenaikan Mingguan Ketiga
Friday, 18 January 2019 20:08 WIB | ENERGY |MinyakWTIBrentOil,

Minyak menuju kenaikan mingguan ketiga seiring ekspektasi bahwa pengurangan produksi oleh OPEC dan permintaan bahan bakar yang kuat akan menjaga keseimbangan pasar global.

Futures naik 1,7 persen di New York, dengan kenaikan selama tiga minggu terakhir berjumlah sekitar 16 persen. Produksi OPEC turun paling banyak dalam hampir dua tahun pada Desember sebelum putaran baru pemangkasan dimulai bulan ini, dan Rusia berniat untuk mempercepat laju pembatasannya. Badan Energi Internasional mempertahankan prospek untuk percepatan pertumbuhan permintaan global tahun ini karena harga yang lebih rendah mengimbangi perlambatan ekonomi.

Minyak mentah West Texas Intermediate untuk pengiriman Februari naik 86 sen ke level $ 52,93 per barel di New York Mercantile Exchange, dan berada di level $ 52,57 pada pukul 12:28 siang waktu London. Kontrak kehilangan 24 sen pada hari Kamis. Futures naik 1,9 persen minggu ini.

Brent untuk penyelesaian Maret menguat 46 sen ke level $ 61,64 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London. Harga naik 2 persen minggu ini, dan 15 persen lebih tinggi bulan ini. Minyak mentah acuan global ini berada pada premi $ 8,79 untuk WTI bulan Maret. (sdm)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS

Harga minyak turun terkait melonjaknya pasokan AS
Thursday, 23 May 2019 07:57 WIB

Harga minyak turun pada Kamis, yang melanjutkan penurunan yang lebih besar dari sesi sebelumnya, karena melonjaknya persediaan minyak mentah AS dan lemahnya permintaan dari kilang sehingga membebani pasar. Namun, pasar minyak masih tetap relatif baik didukung oleh pengurangan pasokan yang dipimpin ...

Harga minyak turun seiring pasokan minyak mentah AS catat kenaikan mingguan kedua berturut-turut
Thursday, 23 May 2019 02:48 WIB

Harga minyak turun pada Rabu, dengan harga A.S. membukukan kerugian satu sesi terbesar dalam hampir 3 minggu, pasca data pemerintah mengungkapkan peningkatan stok mingguan minyak mentah domestik yang besar, menentang ekspektasi untuk penurunan. Produksi minyak mentah domestik juga "bergerak lebih t...

Harga Minyak Turun Seiring Meningkatnya Stok AS, Kekhawatiran Permintaan
Wednesday, 22 May 2019 19:33 WIB

Harga minyak turun pada hari Rabu setelah data industri menunjukkan peningkatan persediaan minyak mentah AS dan kekhawatiran permintaan terkait dengan perang dagang yang berkepanjangan antara China dan Amerika Serikat. Namun, para analis mengatakan pasar minyak tetap ketat di tengah pengurangan pas...

Minyak jatuh pasca Saudi jamin jaga keseimbangan pasar, ketegangan Timur Tengah
Wednesday, 22 May 2019 08:36 WIB

Harga minyak turun pada hari Selasa setelah Arab Saudi menegaskan akan bertujuan untuk menjaga keseimbangan pasar dan mencoba untuk mengurangi ketegangan di Timur Tengah, sementara data industri menunjukkan peningkatan mengejutkan dalam persediaan minyak mentah AS. Minyak mentah berjangka Brent tur...

Minyak AS tergelincir pada kekhawatiran permintaan; minyak mentah global dipengaruhi oleh ketegangan Timur Tengah
Wednesday, 22 May 2019 02:33 WIB

Harga AS ditutup lebih rendah pada Selasa seiring kesulitan perdagangan AS dan Cina membebani prospek permintaan energi. Namun, ketegangan Timur Tengah memberikan dukungan untuk tolok ukur global. Minyak mentah West Texas Intermediate untuk pengiriman Juni kehilangan 11 sen, atau 0,2%, menjadi $ 62...

ANOTHER NEWS
Badan PBB Urusan Pengungsi Palestina Terancam Kekurangan Dana
Thursday, 23 May 2019 17:25 WIB Badan PBB yang membantu pengungsi Palestina (UNRWA), Rabu (22/5), memperingatkan pihaknya hanya memiliki dana untuk beberapa minggu kecuali para donor bertindak cepat. œSaat ini, UNRWA hanya punya dana operasi hingga pertengahan Juni,...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.