Produksi OPEC Turun pada Desember; Prakiraan Permintaan 2019 Stabil
Thursday, 17 January 2019 19:15 WIB | ENERGY |Minyak jenis BrentMinyak WTI BerjangkaOpec

Produksi minyak untuk Organisasi Negara Pengekspor Minyak dan Rusia jatuh pada bulan Desember, hanya sebulan sebelum OPEC secara resmi memulai putaran baru pengurangan produksi, organisasi tersebut menyatakan dalam laporan bulanannya pada hari Kamis.

OPEC membuat kesepakatan bulan lalu dengan Rusia untuk memangkas produksi sebesar 1,2 barel per hari (bph) pada Januari, untuk mencegah kelebihan minyak lainnya.

Pasokan minyak dari negara-negara OPEC turun 751.000 barel per hari menjadi hampir 31,6 juta barel per hari, menurut angka independen yang dikutip oleh OPEC dalam laporan bulanannya. Arab Saudi merupakan kekuatan pendorong, dengan produksi turun 468.000 barel per hari menjadi lebih dari 10,5 juta barel per hari pada bulan Desember.

Pertumbuhan permintaan minyak global untuk 2019 tidak berubah pada 1,29 juta barel per hari, sementara permintaan untuk negara-negara OPEC pada 2019 diperkirakan 30,83 juta barel per hari, turun 910.000 barel per hari dari 2018.

Prospek pertumbuhan output non-OPEC sedikit lebih rendah, dengan pertumbuhan pasokan 2019 pada 2,1 juta barel per hari, melampaui peningkatan permintaan.

Setelah laporan itu, minyak mentah berjangka AS West Texas Intermediate (WTI) merosot 1,59% menjadi $ 51,53 per barel pada pukul 07:01 pagi waktu timur AS (12:01 GMT).

Minyak mentah berjangka Brent, yang merupakan acuan untuk harga minyak di luar AS, turun 1,21%, menjadi $ 60,58 per barel.(yds)

Investing.com

RELATED NEWS

Minyak Bersiap untuk Gain Mingguan Terkait Pemangkasan Pasokan dari OPEC +
Friday, 15 February 2019 18:09 WIB

Minyak menuju kenaikan mingguan terbesarnya dalam sebulan terkait pemotongan pasokan koalisi OPEC + dan mengurangi produksi dari lapangan lepas pantai terbesar dunia membayangi kekhawatiran baru atas perang dagang AS-China. Minyak berjangka di New York stabil pada hari Jumat, dan telah meningkat 3,...

Harga Minyak Naik Meskipun Data IHK Tiongkok dan Ritel AS yang Lemah
Friday, 15 February 2019 13:44 WIB

Harga minyak naik pada hari Jumat di Asia setelah sempat jatuh karena laporan data penjualan ritel AS yang lemah. Penjualan ritel AS jatuh 1,2% pada bulan Desember, pertama kalinya dalam 10 bulan, Departemen Perdagangan melaporkan pada hari Kamis. Ekonom telah memperkirakan kenaikan sebesar 0,1% un...

Minyak Bersiap untuk Gain Mingguan Terbesar dalam Satu Bulan
Friday, 15 February 2019 07:54 WIB

Minyak menuju kenaikan mingguan terbesar dalam sebulan seiring pemangkasan pasokan koalisi OPEC + menekan kekhawatiran baru tentang apakah dua ekonomi terbesar dunia akan mampu mencapai kesepakatan perdagangan. Futures di New York menguat untuk hari keempat, dan naik 4 persen untuk minggu ini. Rusi...

Minyak naik hari ketiga karena perdagangan AS-China
Thursday, 14 February 2019 19:58 WIB

Minyak naik untuk hari ketiga pada hari Kamis untuk menyentuh level tertinggi tahun ini karena pasar finansial mendapat dukungan dari optimisme investor bahwa Amerika Serikat dan China dapat menyelesaikan gejolak perdagangannya. Harga minyak mentah telah naik 20% tahun ini, terutama didorong oleh p...

Minyak Perpanjang Gain pada Harapan Perdagangan AS-Sino, Data Ekonomi Tiongkok
Thursday, 14 February 2019 13:20 WIB

Harga minyak memperpanjang kenaikan mereka pada hari Kamis di Asia seiring harapan perdagangan AS-Sino. Data Tiongkok yang positif juga disebut mendukung. Minyak Mentah AS WTI berjangka berada di level $ 54,31 per barel pada pukul 1:00 dini hari Timur AS (06:00 pagi GMT), naik 0,8%, dari level peny...

ANOTHER NEWS
Saham HK Jatuh pada Ketidakpastian Pembicaraan Perdagangan (Review)
Saturday, 16 February 2019 04:19 WIB Saham Hong Kong jatuh pada Jumat di tengah ketidakpastian hasil pembicaraan perdagangan AS-China di Beijing, menyusul hasil negatif Wall Street pada penjualan ritel AS yang lemah. Indeks Hang Seng kehilangan 1,87%, atau 531,21 poin, menjadi...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.