Minyak Didekat Tertingginya Satu Bulan Di Tengah Pemangkasan OPEC, Ketidakpastian Ekonomi
Thursday, 10 January 2019 18:22 WIB | ENERGY |Minyak WTIbrent oilOil,Crude Oil

Minyak diperdagangkan mendekati level tertingginya satu bulan setelah memasuki pasar bullish, sementara ketegangan antara prospek ekonomi yang tidak pasti dan upaya OPEC untuk membatasi pasokan terus menyebabkan perdagangan yang tidak stabil.

West Texas Intermediate turun 0,5 persen setelah reli pada hari Rabu membawa rebound minyak mentah dari level terendahnya 18 bulan pada Desember menjadi 23 persen. Harga telah naik karena Menteri Energi Saudi Khalid Al-Falih menyatakan keyakinannya bahwa pembatasan produksi oleh koalisi OPEC + akan menyeimbangkan pasar. Namun investor tetap waspada karena mereka menunggu detail konkret dari negosiasi perdagangan AS-China, yang mengaburkan prospek ekonomi.

WTI untuk pengiriman Februari diperdagangkan pada $ 52,12 per barel, turun 24 sen, di New York Mercantile Exchange pada 10:35 waktu London. Harga melonjak 5,2 persen pada hari Rabu ke level tertingginya sejak 13 Desember.

Brent untuk penyelesaian Maret turun 16 sen menjadi $ 61,28 per barel di ICE Futures Europe Exchange in London, dan diperdagangkan pada premi sebesar $ 8,81 untuk WTI bulan yang sama. Minyak mentah acuan global juga telah melonjak lebih dari 20 persen sejak 24 Desember, memenuhi definisi pasar bullish.(mrv)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS

Minyak turun seiring pelambatan ekonomi Tiongkok tekan pasar
Monday, 21 January 2019 20:00 WIB

Harga minyak turun tipis pada hari Senin, menggemakan nada yang lebih lemah di pasar saham global setelah bukti bahwa pertumbuhan ekonomi di China, konsumen minyak mentah terbesar kedua di dunia, melambat pada tahun 2018. Minyak mentah berjangka Brent, turun 13 sen ke level $ 62,57 per barel pada p...

Harga Minyak AS Berakhir Lebih Tinggi, Mengangkat Gain Mingguan Menjadi Lebih dari 4%
Saturday, 19 January 2019 03:04 WIB

Harga minyak berjangka naik pada hari Jumat, dengan harga minyak AS menghitung kenaikan mingguan lebih dari 4% karena optimisme seputar kemajuan menuju penyelesaian perselisihan perdagangan A.S. - China meredakan kekhawatiran tentang permintaan energi. Data dari Baker Hughes Friday juga mengungkapk...

Minyak Bersiap untuk Kenaikan Mingguan Ketiga
Friday, 18 January 2019 20:08 WIB

Minyak menuju kenaikan mingguan ketiga seiring ekspektasi bahwa pengurangan produksi oleh OPEC dan permintaan bahan bakar yang kuat akan menjaga keseimbangan pasar global. Futures naik 1,7 persen di New York, dengan kenaikan selama tiga minggu terakhir berjumlah sekitar 16 persen. Produksi OPEC tur...

Harga Minyak Naik Lebih dari 1% terhadap Laporan Pemotongan OPEC
Friday, 18 January 2019 13:59 WIB

Harga minyak naik lebih dari 1% pada hari Jumat di Asia setelah Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) mengatakan dalam laporan bulanan bahwa produksinya turun tajam pada bulan Desember. OPEC melaporkan bahwa pasokan minyaknya anjlok sebesar 751.000 barel per hari (bph) pada Desember menjadi 31...

Minyak Menetapkan Gain Mingguan Ketiga seiring Pengurangan Produksi oleh OPEC ke A.S.
Friday, 18 January 2019 08:02 WIB

Minyak siap untuk kenaikan mingguan ketiga seiring optimisme bahwa pengurangan produksi oleh OPEC dan sekutunya akan mengimbangi kenaikan output AS. WTI untuk pengiriman Februari diperdagangkan di $ 52,29 / bbl di Nymex, naik 22c, pada pukul 9:21 pagi waktu Tokyo. Kontrak turun 24c ke $$ 52,07 pada...

ANOTHER NEWS
Bursa Saham Hong Kong Datar Saat Sesi Pembukaan Hari Selasa
Tuesday, 22 January 2019 09:21 WIB Saham-saham Hong Kong hampir tidak bergerak dalam beberapa menit pertama perdagangan hari Selasa karena pedagang memberikan jeda setelah mengalami kenaikan yang solid selama dua minggu terakhir. Indeks Hang Seng bergerak menurun 7,14 poin ke level...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.