OPEC Terlihat Mengurangi Pasokan, Minyak Menguat
Tuesday, 11 December 2018 18:57 WIB | ENERGY |Minyak WTIMinyak jenis BrentCadangan Minyak Mentah AS

Minyak naik karena optimisme baru bahwa pengurangan produksi yang diumumkan oleh OPEC + koalisi akan menyeimbangkan pasar, sementara ladang minyak raksasa Libya tetap ditutup dan persediaan AS diperkirakan telah menyusut.

Minyak berjangka di New York naik 0,8% setelah merosot 3,1% pada Senin di tengah ketidakpastian atas bagaimana pemangkasan OPEC + akan dilaksanakan. Arab Saudi mengatakan pihaknya berencana untuk memangkas produksi menjadi sekitar 10,2 juta barel per hari pada Januari, turun 900.000 sehari dari November - pemangkasan setara dengan seluruh produksi negara seperti Libya. Sementara Libya sendiri mempertahankan ladang minyak terbesarnya secara offline.

Minyak West Texas Intermediate untuk pengiriman Januari naik 40 sen menjadi $ 51,40 per barel di New York Mercantile Exchange pada pukul 11:20 pagi waktu London, setelah jatuh $ 1,61 pada hari Senin. Total volume yang diperdagangkan adalah 34% di atas rata-rata 100-hari.

Jenis Brent untuk pengiriman Februari naik 45 sen menjadi $ 60,42 per barel di bursa ICE Futures Europe London, setelah turun $ 1,70 pada hari Senin. Acuan minyak mentah global diperdagangkan lebih tinggi sebesar $ 8,80 dibandingkan WTI untuk bulan yang sama.(yds)

Bloomberg

RELATED NEWS

Ketegangan AS-Iran meningkat, Harga minyak naik
Tuesday, 21 May 2019 08:48 WIB

Harga minyak naik tipis pada hari Selasa di tengah meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran dan pada tanda-tanda bahwa kelompok produsen OPEC akan terus menahan pasokan tahun ini. Namun, gain terpaut oleh kekhawatiran bahwa perang perdagangan Sino-AS yang berkepanjangan dapat menyeba...

Harga minyak naik seiring tanda-tanda OPEC dapat memperpanjang pemangkasan output
Tuesday, 21 May 2019 02:34 WIB

Harga minyak bergerak lebih tinggi pada Senin pasca anggota Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak, bertemu dengan beberapa sekutu non anggota selama akhir pekan, mengisyaratkan bahwa kartel ingin memperpanjang pemangkasan produksi hingga akhir 2019. Anggota OPEC dan non-OPEC, seperti Rusia, be...

Minyak Melonjak Seiring Sinyal Berlanjutnya Pemangkasan Oleh OPEC
Monday, 20 May 2019 08:51 WIB

Minyak mengawali pekan dengan kuat setelah Arab Saudi dan anggota OPEC + lainnya mengisyaratkan berniat untuk menjaga pasokan tetap terbatas selama sisa tahun ini, sementara ketegangan anatar AS dengan Iran bergejolak ketika Presiden Donald Trump mengancam negara tersebut dalam sebuah cuitan di twit...

Minyak melemah pada sesi ini, tetapi naik untuk pekan ini terhadap pertemuan komite OPEC
Saturday, 18 May 2019 03:04 WIB

Minyak berjangka berakhir lebih rendah pada Jumat, dengan harga A.S. turun untuk pertama kalinya dalam empat sesi, tetapi naik untuk pekan ini, seiring setiap kekhawatiran permintaan potensial terkait dengan volatilitas pasar saham diimbangi oleh kekhawatiran pasokan terkait dengan ketegangan Timur ...

Minyak Bersiap untuk Gain Mingguan Terbesar Sejak Awal April
Friday, 17 May 2019 13:02 WIB

Minyak menuju kenaikan mingguan terbesar sejak awal April terkait ketegangan di Timur Tengah didahului dengan meningkatnya perang dagang antara dua ekonomi terbesar dunia. Minyak berjangka di New York naik sebanyak 0,8% pada hari Jumat dan naik 2,3% sejauh minggu ini. Arab Saudi pada hari Kamis men...

ANOTHER NEWS
Perang Dagang Topang Dolar, Emas Bertahan Di Terendah Dua Pekan
Tuesday, 21 May 2019 10:16 WIB Emas berada di dekat level terendah dua pekan terkait gejolak perang perdagangan AS-China menopang mata uang dolar, dengan duta besar Beijing untuk Uni Eropa memperingatkan potensi pembalasan setelah Presiden Donald Trump memasukkan Huawei...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.