OPEC Melanjutkan Pembicaraan untuk Kesepakatan Produksi, Minyak Melemah
Friday, 7 December 2018 18:20 WIB | ENERGY |Minyak WTIbrent oilOil,Crude Oil

Minyak memperpanjang kerugian mendekati $ 51 per barel setelah OPEC memasuki hari kedua pembicaraan dalam upaya untuk membuat kesepakatan untuk memangkas produksi.

Minyak berjangka New York turun sebanyak 1,7 persen, jatuh untuk sesi ketiga. Menteri Energi Saudi Khalid Al-Falih mengatakan di Wina Kamis ini bahwa dia tidak yakin tentang kesepakatan ketika Organisasi Negara Pengekspor Minyak bertemu lagi dengan sekutunya pada hari Jumat. OPEC sedang mendiskusikan sebuah proposal yang akan melihat kelompok itu mengurangi produksi sebesar 650.000 barel per hari, dengan kontribusi 350.000 barel per hari dari sekutunya, termasuk Rusia, menurut para delegasi.

West Texas Intermediate untuk pengiriman Januari turun sebanyak 89 sen menjadi $ 50,60 per barel di New York Mercantile Exchange, dan berada di $ 51,30 pada pukul 10:37 pagi di London. Harga turun 2,7 persen menjadi $ 51,49 pada hari Kamis. Total volume yang diperdagangkan adalah sekitar 60 persen di atas rata-rata 100-harinya.

Brent untuk pengiriman Februari turun 80 sen menjadi $ 58,71 per barel di bursa ICE Futures Europe London setelah jatuh 2,4% pada Kamis. Minyak mentah acuan global diperdagangkan pada premi sebesar $ 8,58 untuk WTI yang sama.(mrv)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS

Minyak Tahan Kenaikan Setelah Laporan Industri Menunjukkan Persediaan AS Menipis
Thursday, 21 February 2019 09:45 WIB

Minyak menahan kenaikan di dekat level tertinggi dalam tiga bulan setelah sebuah laporan industri menunjukkan stok minyak mentah di AS naik kurang dari yang diharapkan sementara pasokan bahan bakar menurun. Minyak West Texas Intermediate untuk pengiriman April turun 7 sen menjadi 57,09 dolar AS per...

Minyak Catatkan Penutupan Tertinggi Sejak November, Dengan Harga Minyak AS Naik 6 Sesi Beruntun
Thursday, 21 February 2019 03:54 WIB

Minyak berjangka menandai penutupan tertinggi dalam tiga bulan pada hari Rabu, dengan harga minyak acuan AS memperpanjang kenaikan beruntun mereka untuk sesi keenam berturut-turut, karena tanda-tanda pasokan minyak mentah yang lebih ketat lebih besar daripada tekanan dari berlanjutnya kenaikan dalam...

Minyak Tergelincir dari Level Tertinggi 2019, Fokus Pada Output AS
Wednesday, 20 February 2019 20:28 WIB

Harga minyak turun dari level tertinggi tiga bulan pada Rabu karena fokus bergeser pada melonjaknya produksi minyak AS serta pasar menunggu data terbaru mengenai persediaan mingguan AS. Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate yang diperdagangkan di New York turun 26 sen, atau 0,46%, menjadi...

Harga Minyak Bervariasi; Brent turun dari Tiga Bulan Tertinggi
Wednesday, 20 February 2019 14:04 WIB

Harga minyak bervariasi pada hari Rabu waktu Asia, dengan minyak Brent berjangka internasional turun dari tiga bulan tertinggi karena para pedagang menunggu lebih banyak berita tentang perdagangan Sino-AS. Minyak Mentah AS WTI Futures naik 0,1% di $ 56,51 pukul 01:00 ET (06:00 GMT). Minyak Brent I...

Minyak Turun Dari Tertinggi 2019 seiring Meningkatnya Pasokan AS Mengikis Pemotongan OPEC
Wednesday, 20 February 2019 09:18 WIB

Harga minyak merosot dari level tertinggi 2019 pada hari Rabu karena melonjaknya produksi AS dan ekspektasi perlambatan ekonomi merusak upaya yang dipimpin oleh OPEC untuk memangkas pasokan untuk memperketat pasar global. Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS berada di $ 55,84 pe...

ANOTHER NEWS
Saham Tokyo Berakhir Naik Ditengah Harapan Perdagangan AS-Cina
Thursday, 21 February 2019 13:38 WIB Saham Tokyo manghapus kerugian sebelumnya untuk mengakhiri sesi Kamis ini dengan sedikit lebih tinggi, berkat harapan yang kembali terhadap pembicaraan perdagangan AS-Cina. Indeks acuan Nikkei 225 bertambah 0,15 persen atau 32,74 poin ke level...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.