Minyak Tahan Penurunan seiring Pembicaraan OPEC Berakhir Tanpa Kesepakatan Output
Friday, 7 December 2018 07:47 WIB | ENERGY |MinyakWTIBrentOil,

Minyak mempertahankan penurunan ke bawah $ 52 per barel setelah pembicaraan OPEC berakhir tanpa kesepakatan untuk mengekang produksi.

Kontrak di New York sedikit berubah setelah merosot 2,7 persen pada Kamis. Menteri Energi Arab Saudi, Khalid Al-Falih mengatakan di Wina dia tidak yakin tentang kesepakatan disaat Organisasi Negara Pengekspor Minyak bertemu lagi dengan sekutunya pada hari Jumat.

Proposal untuk kombinasi OPEC dan non-OPEC sebesar 1 juta barel per hari dibiarkan menggantung dalam ketidakpastian.

Para Menteri OPEC membahas apakah akan membebaskan Libya, Venezuela dan Iran dari membuat pemotongan produksi minyak, kata seorang delegasi.

WTI untuk pengiriman Januari perdagangan di $ 51.63 / bbl di Nymex, rose 14 sen, pada pukul 8:37 di Tokyo. Kontrak turun $ 1,40 ke level $ 51,49 pada hari Kamis.

Brent Februari turun $ 1,50 ke level $ 60,06 / bbl di ICE Futures Europe exchange pada hari Kamis. Brent mengakhiri sesi dengan premium $ 8,36 untuk WTI untuk bulan yang sama. (sdm)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS

Harga minyak naik seiring tanda-tanda OPEC dapat memperpanjang pemangkasan output
Tuesday, 21 May 2019 02:34 WIB

Harga minyak bergerak lebih tinggi pada Senin pasca anggota Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak, bertemu dengan beberapa sekutu non anggota selama akhir pekan, mengisyaratkan bahwa kartel ingin memperpanjang pemangkasan produksi hingga akhir 2019. Anggota OPEC dan non-OPEC, seperti Rusia, be...

Minyak Melonjak Seiring Sinyal Berlanjutnya Pemangkasan Oleh OPEC
Monday, 20 May 2019 08:51 WIB

Minyak mengawali pekan dengan kuat setelah Arab Saudi dan anggota OPEC + lainnya mengisyaratkan berniat untuk menjaga pasokan tetap terbatas selama sisa tahun ini, sementara ketegangan anatar AS dengan Iran bergejolak ketika Presiden Donald Trump mengancam negara tersebut dalam sebuah cuitan di twit...

Minyak melemah pada sesi ini, tetapi naik untuk pekan ini terhadap pertemuan komite OPEC
Saturday, 18 May 2019 03:04 WIB

Minyak berjangka berakhir lebih rendah pada Jumat, dengan harga A.S. turun untuk pertama kalinya dalam empat sesi, tetapi naik untuk pekan ini, seiring setiap kekhawatiran permintaan potensial terkait dengan volatilitas pasar saham diimbangi oleh kekhawatiran pasokan terkait dengan ketegangan Timur ...

Minyak Bersiap untuk Gain Mingguan Terbesar Sejak Awal April
Friday, 17 May 2019 13:02 WIB

Minyak menuju kenaikan mingguan terbesar sejak awal April terkait ketegangan di Timur Tengah didahului dengan meningkatnya perang dagang antara dua ekonomi terbesar dunia. Minyak berjangka di New York naik sebanyak 0,8% pada hari Jumat dan naik 2,3% sejauh minggu ini. Arab Saudi pada hari Kamis men...

Minyak Lanjutkan Gain Beruntun ke Hari ke-4 Terkait Ketegangan di Timur Tengah
Friday, 17 May 2019 08:55 WIB

Harga minyak naik tipis pada hari Jumat, memperpanjang kenaikan ke sesi keempat karena meningkatnya ketegangan di Timur Tengah memicu kekhawatiran gangguan pasokan potensial. Minyak mentah berjangka Brent berada di $ 72,82 per barel pada 0024 GMT, naik 20 sen, atau 0,3%, dari penutupan terakhir mer...

ANOTHER NEWS
Dolar bertahan di dekat level dua setengah pekan tertingginya
Tuesday, 21 May 2019 08:33 WIB Dolar bertahan di dekat tertinggi 2-1/2-pekan pada Selasa, didukung oleh imbal hasil AS yang lebih tinggi serta gejolak perang perdagangan antara Amerika Serikat dan China sehingga mendorong selera untuk safe-haven greenback. Indeks dolar berada...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.