WTI Lanjutkan Penurunan pada Kenaikan Stok AS
Thursday, 15 November 2018 18:36 WIB | ENERGY |MinyakWTIBrentOil,

Minyak merosot mendekati level $ 56 per barel, setelah menghentikan rekor penurunan, dengan pedagang menilai tanda-tanda kenaiakan persediaan minyak mentah AS dan dolar yang lebih kuat.

Futures di New York turun 1,2 persen setelah sedikit pulih pada hari Rabu dari penurunan 18 persen selama 12 sesi sebelumnya. Sebuah laporan industri menunjukkan stok AS naik 8,8 juta barel pekan lalu, lebih dari dua kali lipat perkiraan kenaikan dalam survei Bloomberg sebelum rilis data pemerintah pada Kamis. Sementara itu, Bloomberg Dollar Spot Index menghapus penurunan sebelumnya untuk diperdagangkan lebih tinggi pada hari ini.

West Texas Intermediate untuk pengiriman Desember diperdagangkan di level $ 56,05 per barel di New York Mercantile Exchange, turun 20 sen, pada pukul 11:03 pagi di London. Harga naik 56 sen ke level $ 56,25 Rabu, menyusul penurunan satu hari terbesar dalam lebih dari tiga tahun di sesi sebelumnya. Total volume yang diperdagangkan Kamis adalah sekitar 36 persen lebih tinggi dari rata-rata 100-hari.

Brent untuk pengiriman Januari naik 31 sen ke level $ 66,43 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London, setelah naik 65 sen pada hari Rabu. Minyak mentah acuan global ini berada pada premi $ 10,09 untuk WTI bulan yang sama. (Sdm)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS

Minyak merosot 2,1% seiring meningkatnya perang dagang AS-China
Saturday, 24 August 2019 03:44 WIB

Harga minyak turun pada hari Jumat setelah China merilis tarif pembalasan sekitar $75 miliar terhadap barang AS, ini menandai eskalasi lain dari sengketa perdagangan yang berlarut-larut antara dua ekonomi terbesar dunia tersebut. Minyak mentah berjangka Brent turun 50 sen, atau 0,8%, menjadi $59,40...

Harga Minyak Turun Menjelang Pidato Jerome Powell
Friday, 23 August 2019 19:18 WIB

Harga minyak diperdagangkan sedikit lebih rendah pada hari Jumat seiring pasar bersiap untuk pidato dari Ketua Federal Reserve Jerome Powell di Simposium Ekonomi Jackson Hole. Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) yang diperdagangkan di New York tergelincir 2 sen, hampir tidak berub...

Minyak Berakhir Lebih Rendah Terkait Kekhawatiran Permintaan yang Menekan Harga
Friday, 23 August 2019 02:17 WIB

Harga minyak berjangka berakhir lebih rendah pada hari Kamis, terbebani oleh ekspektasi untuk surplus pasokan, dengan ekonomi dan permintaan energi bergerak kembali dalam fokus pada hari pertama the Jackson Hole economic policy symposium di Wyoming. Minyak mentah West Texas Intermediate untuk pengi...

Minyak Naik Ditengah Dari Masalah Ekonomi, Harapan Untuk Pemotongan Pasokan
Thursday, 22 August 2019 19:12 WIB

Harga minyak naik pada hari Kamis karena kenaikan tak terduga dalam aktivitas bisnis di zona euro memberi para pedagang jeda dari kekhawatiran ekonomi karena mereka menunggu stimulus lebih lanjut dari bank sentral, sementara harapan bahwa OPEC memiliki ruang untuk pengurangan pasokan lebih lanjut di...

Pasokan AS catat penurunan mingguan pertama, Minyak menetap lebih rendah
Thursday, 22 August 2019 02:51 WIB

Minyak berjangka AS berakhir lebih rendah Rabu setelah pemerintah melaporkan penurunan mingguan pasokan minyak mentah dalam negeri, yang pertama dalam tiga pekan terakhir, tetapi lebih kecil dari yang diperkirakan pasar. Kekhawatiran atas permintaan energi juga terus menekan harga. Minyak mentah W...

ANOTHER NEWS
Saham HK mengakhiri minggu ini dengan catatan positif (Review)
Saturday, 24 August 2019 04:05 WIB Saham Hong Kong mengakhiri minggu dengan kenaikan pada hari Jumat karena investor melihat ke depan untuk pidato kunci di kemudian hari oleh bos Federal Reserve Jerome Powell berharap petunjuk tentang penurunan suku bunga lebih lanjut. Indeks Hang...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.