Minyak anjlok ke terendah 2 Bulan ditengah meningkatnya pasokan AS
Thursday, 1 November 2018 18:56 WIB | ENERGY |Minyak WTIMinyak jenis BrentCadangan Minyak Mentah ASMinyak WTI Berjangka

Harga minyak jatuh ke level terendah dalam lebih dari dua bulan pada Kamis, karena terbebani melimpahnya pasokan minyak mentah AS.

Persediaan minyak AS naik lebih dari perkiraan 3,2 juta barel pekan lalu, Administrasi Informasi Energi AS mengatakan pada hari Rabu.

Itu merupakan kenaikan mingguan keenam beruntun, pasokan domestik membengkak dengan total 31,9 juta barel selama periode tersebut.

Minyak mentah West Texas Intermediate Desember, kontrak acuan minyak AS, turun 48 sen, atau sekitar 0,7%, menjadi $ 64,83 per barel pada 7:30 pagi waktu timur AS, setelah sebelumnya menyentuh terendah sejak 17 Agustus di level $ 64,66.

Minyak mentah berjangka Brent merosot $ 1,13, atau sekitar 1,5%, menjadi $ 74,34 per barel, setelah menyentuh sesi rendah di $ 74,08, level yang terakhir terlihat pada 22 Agustus.

Dalam perdagangan energi lainnya, bensin berjangka turun 1% menjadi $ 1,751 per galon, sementara minyak pemanas turun 1,2% menjadi $ 2,234 per galon.

Gas alam berjangka berada pada 1% menjadi $ 3,293 per juta british thermal unit, karena para pedagang menunggu untuk data penyimpanan mingguan yang akan dirilis.(yds)

Investing.com

RELATED NEWS

Pompeo Mengatakan Iran Siap Bernegosiasi, Minyak AS di Level Terendahnya Dalam Sepekan
Wednesday, 17 July 2019 03:02 WIB

Harga minyak ditutup turun tajam pada Selasa, menyusul laporan bahwa Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengatakan Iran siap memasuki negosiasi atas program misilnya, meredakan kekhawatiran tentang ketegangan antara Washington dan Teheran yang telah membahayakan aliran minyak di Timur Tengah. Minya...

Harga Minyak Tergelincir saat Produksi Teluk Meksiko Memulai Kembali, Terbebani Output AS
Tuesday, 16 July 2019 19:25 WIB

Harga minyak merosot pada hari Selasa seiring pengeboran minyak di Teluk Meksiko menjalani proses untuk memulai kembali produksi setelah Badai Barry, sementara meningkatnya output AS membebani data inventaris mingguan. Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate yang diperdagangkan di New York ...

Harga minyak berakhir lebih rendah pasca gain pekan lalu
Tuesday, 16 July 2019 03:16 WIB

Minyak berjangka menetap lebih rendah pada Senin ini, mebalikan kembali sebagian dari gain di pekan lalu yang cukup besar, karena produksi di Teluk Meksiko memulai pemulihan pasca-badai. Minyak mentah West Texas Intermediate Agustus turun 63 sen, atau 1,1%, menjadi $ 59,58 per barel di New York Mer...

Harga Minyak Mempertahankan Kenaikan Pasca Data Ekonomi China
Monday, 15 July 2019 19:08 WIB

Harga minyak diperdagangkan lebih tinggi pada hari Senin seirng data positif dari China melebihi perlambatan ekonomi negara itu, memberikan harapan bahwa permintaan minyak akan tetap utuh. Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate yang diperdagangkan di New York menguat 16 sen, atau 0,3%, men...

Minyak AS Naik 5% untuk Pekan ini, Tetapi Badai Teluk Meksiko Hanya Memberikan Sedikit Dukungan
Saturday, 13 July 2019 02:20 WIB

Minyak berjangka AS mengakhiri minggu ini dengan kenaikan hampir 5% pada hari Jumat, karena ketegangan yang sedang berlangsung antara AS dan Iran terus meningkatkan risiko terhadap aliran minyak di Timur Tengah. Namun, harga untuk sesi itu hampir tidak bergerak meskipun terjadi penurunan terkait mi...

ANOTHER NEWS
Emas melemah pasca dolar pertahankan kenaikan setelah data AS yang kuat
Wednesday, 17 July 2019 19:16 WIB Emas tergelincir pada hari Rabu karena dolar bertahan di dekat level tertinggi satu minggu di belakang data penjualan ritel yang lebih baik dari yang diperkirakan dari Amerika Serikat, sementara investor menunggu arah suku bunga dari Federal...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.