Minyak Turun Di Tengah Kekhawatiran Tarif Baru AS-China yang Dapat Menekan Permintaan
Tuesday, 30 October 2018 18:36 WIB | ENERGY |Minyak WTIbrent oilOil,Crude Oil

Minyak melemah terkait kekhawatiran bahwa perselisihan perdagangan yang meningkat antara AS dan China akan mengurangi pertumbuhan global pada saat inventaris minyak mentah AS sedang tumbuh.

Minyak berjangka turun 0,5 persen diperdagangkan di bawah $ 67 per barel di New York, setelah penurunan 0,8 persen pada hari Senin. AS dikatakan menyiapkan putaran tarif lain untuk semua impor China yang tersisa jika pembicaraan antara presiden kedua negara gagal mengurangi permasalahan perdagangan. Sementara itu, stok minyak mentah Amerika diperkirakan akan naik untuk enam minggu berturut-turut.

West Texas Intermediate untuk pengiriman Desember turun 37 sen menjadi $ 66,67 di New York Mercantile Exchange pada 10:01 pagi di London. Kontrak turun 55 sen menjadi $ 67,04 pada hari Senin. Total volume yang diperdagangkan adalah 16 persen di bawah rata-rata 100 harinya.

Brent untuk penyelesaian Desember, yang berakhir Rabu, diperdagangkan pada $ 76,85 per barel di the London-based ICE Futures Europe exchange, turun 49 sen. Kontrak kehilangan 0,4 persen menjadi $ 77,34 pada hari Senin. Minyak mentah acuan global diperdagangkan pada premi sebesar $ 10.21 untuk WTI.(mrv)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS

Harga minyak turun dari tertinggi multi-bulan
Wednesday, 20 March 2019 19:50 WIB

Minyak berjangka turun pada Rabu ini, tetapi bertahan di dekat level tertinggi multi-bulan yang dicapai pekan ini ditengah ekspektasi bahwa produsen global utama di luar AS diperkirakan akan terus menjaga outputnya. Minyak mentah Brent untuk Mei, turun 21 sen, atau 0,3%, menjadi $ 67,40 per barel d...

Harga Minyak Jatuh seiring kekhawairan negoisasi Perdagangan China-A.S.
Wednesday, 20 March 2019 14:13 WIB

Harga minyak turun pada hari Rabu waktu Asia karena ketidakpastian pada front perdagangan China-AS semakin meningkat. Mengutip orang-orang yang akrab dengan masalah ini, Bloomberg melaporkan pada hari Selasa bahwa para pejabat AS khawatir bahwa China mungkin menolak untuk menerima tuntutan A.S. dal...

Minyak melemah dari level 4-bulan tertinggi di tengah kekhawatiran perkembangan perdagangan AS-Cina
Wednesday, 20 March 2019 09:37 WIB

Harga minyak turun pada hari Rabu, melemah dari level 4-bulan tertinggi, karena kekhawatiran bahwa negoisasi perdagangan antara Amerika Serikat dan China terhenti, memicu kekhawatiran atas prospek pertumbuhan ekonomi global. Minyak mentah berjangka internasional Brent berada di $ 67,49 per barel pa...

Harga Minyak Lanjutkan Kenaikan ke Tertingginya Multi Bulan
Tuesday, 19 March 2019 19:34 WIB

Harga minyak memperpanjang kenaikannya ke posisi tertinggi multimonth pada aksi Selasa, didukung lebih lanjut oleh ekspektasi produsen global utama di luar AS akan menjaga pengurangan pada produksi. Harga yang diperdagangkan di AS pada hari Senin catatkan angka tertinggi sejak November, karena OPEC...

Minyak Menahan kenaikan Setelah OPEC + Menegaskan Kembali Komitmen terhadap Pemotongan Output
Tuesday, 19 March 2019 10:01 WIB

Minyak menahan kenaikan di dekat level tertinggi tahun ini setelah OPEC dan para mitranya berkomitmen untuk melanjutkan pengurangan produksi hingga setidaknya Juni, ketika mereka akan bertemu untuk membahas perpanjangan. Futures di New York sedikit berubah setelah naik 1 persen pada hari Senin. Seb...

ANOTHER NEWS
Jelang pembaruan kebijakan utama Fed, Saham Dow melemah
Wednesday, 20 March 2019 20:46 WIB Indeks saham AS pada hari Rabu sedikit turun pada sesi pembukaan menjelang pertemuan Federal Reserve serta konferensi pers yang diharapkan untuk menegaskan kembali sikap kebijakan dovish bank sentral. Saham Dow Jones Industrial Average turun...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.