Minyak Pertahankan Gain di Atas $ 71 Terkait Pedagang yang Mengkaji Konflik AS-Saudi
Tuesday, 16 October 2018 09:39 WIB | ENERGY |Minyak WTIbrent oilOil,Crude Oil

Minyak bertahan di atas $ 71 per barel karena para pedagang yang mengkaji ketegangan antara AS dan Arab Saudi pasca menghilangnya kritik dari rezim yang mengancam akan merusak hubungan antara kedua negara tersebut.

Minyak mentah berjangka di New York sedikit berubah setelah naik 0,6 persen pada Senin. Arab Saudi memulai penyelidikan internal terhadap hilangnya jurnalis Jamal Khashoggi, dengan kasus yang mengancam akan memicu krisis geopolitik. Kehadiran Amerika dalam konferensi investasi Saudi tetap tidak pasti setelah terjadi eksodus dari sponsor dan peserta. Sementara itu, persediaan minyak mentah AS mungkin meningkat untuk minggu keempat, menurut survei Bloomberg terhadap para analis menjelang data pemerintah pada hari Rabu.

West Texas Intermediate untuk pengiriman November naik sebanyak 22 sen menjadi $ 72 per barel di New York Mercantile Exchange, dan berada di $ 71,93 pada jam 9:57 pagi di Singapura. Kontrak naik 44 sen menjadi $ 71,78 pada hari Senin. Total volume yang diperdagangkan adalah sekitar 42 persen di bawah rata-rata 100-harinya.

Brent untuk penyelesaian Desember naik 0,4 persen diperdagangkan pada $ 81,12 per barel di London-based ICE Futures Europe exchange. Harga meningkat 0,4 persen menjadi $ 80,78 pada hari Senin. Minyak mentah acuan global diperdagangkan pada premi sebesar $ 9,26 untuk WTI bulan yang sama.(mrv)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS

Minyak berjangka naik tipis pada kekhawatiran atas perlambatan ekonomi dunia
Monday, 25 March 2019 18:34 WIB

Minyak berjangka berjuang untuk menentukan arah pada Senin ini di tengah kekhawatiran yang terus-menerus mengenai resesi yang menguasai ekonomi global serta dampak kontraksi yang mungkin terjadi pada permintaan energi. Upaya OPEC untuk mengurangi output dan sanksi AS terhadap Venezuela serta Iran te...

Minyak Perpanjang Penurunan seiring Kekhawatiran Ekonomi Meredam Sentimen
Monday, 25 March 2019 14:56 WIB

Minyak memperpanjang kerugian terhadap tanda-tanda baru bahwa pertumbuhan global dapat melemah lebih lanjut, menaungi penurunan jumlah rig Amerika yang mengeksplorasi minyak mentah ke level terendah dalam hampir satu tahun. Futures di New York turun sebanyak 1,2 persen, setelah kehilangan 1,6 perse...

Harga Minyak Turun terhadap Kekhawatiran Perlambatan Ekonomi Yang Meluas
Monday, 25 March 2019 08:01 WIB

Harga minyak memulai perdagangan di minggu ini dengan kerugian karena kekhawatiran perlambatan ekonomi yang tajam melebihi gangguan pasokan dari pengurangan produksi OPEC dan sanksi A.S. terhadap Iran dan Venezuela. Minyak mentah berjangka Brent berada di $ 66,79 per barel pada pukul 00:22 GMT, tur...

Minyak Pangkas Gain Mingguan ke-3 Terkait Kekhawatiran Ekonomi
Friday, 22 March 2019 18:29 WIB

Minyak turun di tengah meningkatnya kekhawatiran perlambatan ekonomi, namun tetap di jalur untuk kenaikan mingguan ketiga seiring OPEC yang terus menekan dengan pengurangan pasokan. Minyak berjangka turun sebanyak 1,1 persen di New York karena obligasi 10-tahun Jerman turun di bawah nol untuk perta...

Minyak tergelincir dari tertinggi 2019 karena dibebani kekhawatiran ekonomi
Friday, 22 March 2019 13:46 WIB

Harga minyak mereda dari puncak 2019 pada hari Jumat karena kekhawatiran pertumbuhan ekonomi membebani sentimen, menghentikan reli tiga bulan didorong oleh pemangkasan pasokan yang dipimpin OPEC dan sanksi A.S. terhadap Iran dan Venezuela. Minyak mentah berjangka Brent berada di $ 67,72 per barel p...

ANOTHER NEWS
Saham AS sedikit lebih rendah karena kekhawatiran pertumbuhan
Monday, 25 March 2019 20:43 WIB Saham AS memulai pekan lebih rendah, menambah kerugian mereka dari hari Jumat ketika ketiga tolok ukur utama mencatat penurunan satu hari terburuk sejak 3 Januari. Kerugian datang pada coattail dari inversi dari Treasury tiga bulan dan 10 tahun....

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.