Minyak Naik Terkait Arab Saudi yang Siap untuk Kembali Melawan Sanksi
Monday, 15 October 2018 14:01 WIB | ENERGY |Minyak WTIbrent oilOil,Crude Oil

Minyak naik di atas $ 72 per barel karena salah satu produsen top dari OPEC Arab Saudi mengancam akan membalas tindakan hukuman atas hilangnya jurnalis dan kritikus pemerintah Jamal Khashoggi.

Minyak berjangka di New York naik sebanyak 1,9 persen setelah membukukan kerugian mingguan terbesar sejak Mei. Kementerian luar negeri Saudi mengatakan kerajaan itu "akan menanggapi tindakan apapun yang menentangnya dengan ukuran yang lebih kuat," yang dapat dibaca sebagai ancaman terselubung untuk menggunakan kekayaan energinya sebagai alat politik. Peringatan itu muncul setelah Presiden Donald Trump berjanji untuk memberikan "hukuman berat" jika Arab Saudi dikaitkan dengan hilangnya Khashoggi.

West Texas Intermediate untuk pengiriman November naik sebanyak $ 1,36 ke $ 72,70 per barel di New York Mercantile Exchange, dan berada di $ 71,93 pada pukul 7:30 pagi di London. Kontrak tersebut turun 4 persen menjadi $ 71,34 minggu lalu. Total volume yang diperdagangkan sekitar 27 persen di atas rata-rata 100-harinya.

Brent untuk penyelesaian Desember naik sebanyak $ 1,49, atau 1,9 persen, ke $ 81,92 per barel di London-based ICE Futures Europe exchange. Harga turun 4,4 persen menjadi $ 80,43 minggu lalu, penurunan mingguan terbesar sejak awal April. Minyak mentah acuan global diperdagangkan dengan premi sebesar $ 9,57 untuk WTI bulan yang sama.(mrv)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS

Harga Minyak Merosot Setelah Laporan Inventaris A.S. Melonjak
Wednesday, 27 March 2019 08:41 WIB

Harga minyak menurun pada hari Rabu setelah laporan industri menunjukkan kenaikan tak terduga dalam persediaan minyak mentah A.S., tetapi kerugian dibatasi oleh pembatasan pasokan yang sedang berlangsung dan masalah yang mempengaruhi output dari negara-negara termasuk Venezuela. Minyak mentah Brent...

Harga Minyak Berakhir Lebih Tinggi Jelang Update Mingguan untuk Pasokan Minyak Bumi AS
Wednesday, 27 March 2019 02:25 WIB

Minyak berjangka berakhir lebih tinggi pada hari Selasa, dengan harga minyak AS naik untuk pertama kalinya dalam tiga sesi, menjelang laporan mingguan terbaru tentang minyak mentah AS dan pasokan produk. American Petroleum Institute akan melaporkan data inventaris Selasa malam, sementara laporan re...

Harga minyak naik ditengah pemangkasan pasokan, sentimen resesi
Tuesday, 26 March 2019 19:14 WIB

Harga minyak naik pada hari Selasa, didorong oleh pemangkasan pasokan yang dipimpin oleh produsen OPEC serta sanksi AS terhadap Iran dan Venezuela, meskipun kekhawatiran mengenai potensi resesi membuat pasar dari kenaikan lebih lanjut. Minyak mentah berjangka Brent berada di level $67,48 per barel ...

Harga Minyak Naik Di Tengah Pemotongan Pasokan, Tapi Perlambatan Ekonomi Membayangi
Tuesday, 26 March 2019 08:44 WIB

Harga minyak menguat pada Selasa, didorong oleh upaya pemangkasan pasokan yang sedang berlangsung yang dipimpin oleh produsen OPEC dan oleh sanksi AS terhadap Iran dan Venezuela, tetapi para analis memperingatkan bahwa tanda-tanda perlambatan ekonomi yang tajam segera dapat menyeret kembali pasar mi...

Minyak AS Jatuh ke Terendahnya 1 Minggu Terkait Potensi Perlambatan dalam Permintaan Energi
Tuesday, 26 March 2019 03:08 WIB

Minyak berjangka berakhir dengan bervariasi pada Senin, dengan harga minyak AS menandai penyelesaian terendah mereka hanya dalam waktu satu minggu didukung oleh kekhawatiran terus-menerus tentang perlambatan ekonomi yang mengganggu permintaan energi. Harga global, bagaimanapun, mendapat dukungan da...

ANOTHER NEWS
Indeks Nikkei Turun terkait Pasar Terbebani Ex-Dividend Perusahaan
Wednesday, 27 March 2019 10:11 WIB Indeks Nikkei Jepang turun pada hari Rabu pagi karena ex-dividen perusahaan membuat pasar perdagangan tertekan, sementara stabilitas dalam imbal hasil A.S. mendukung penurunan. Perusahaan-perusahaan yang tahun-tahun bisnisnya berakhir pada Maret...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.