Oil Menuju Reli Mingguan Terpanjang Sejak Mei Dengan Mata Tertuju ke $ 100
Friday, 28 September 2018 13:54 WIB | ENERGY |MinyakWTIBrentOil,

Minyak berada di jalur untuk kenaikan mingguan terpanjang dalam empat bulan seiring raksasa energi sampai bank Wall Street memprediksi kembalinya minyak mentah ke level $ 100 di tengah kekhawatiran akan terjadinya krisis pasokan yang akan datang.

Kontrak di New York bersia[ untuk kenaikan 2,1 persen minggu ini, menuju kenaikan mingguan ketiga. Chief Executive Officer Total SA minyak dan gas, Patrick Pouyanne, mengatakan penurunan pasokan di Iran dan berkurangnya output di Venezuela dapat membantu mendorong harga kembali ke tingkat yang terakhir terlihat pada 2014. Sementara itu, pemerintah AS menolak spekulasi akan melepas cadangan minyak mentah daruratnya guna melemahkan harga.

West Texas Intermediate untuk pengiriman November diperdagangkan di level $ 72,26 per barel di New York Mercantile Exchange, vertambah 14 sen, pada jam 2:35 sore di Singapura. Kontrak telah naik $ 1,48 minggu ini. Total volume yang diperdagangkan adalah sekitar 49 persen di bawah rata-rata 100 hari.

Brent untuk November sedikit berubah di level $ 81,78 di bursa ICE Futures Europe. Kontrak naik 3,8 persen minggu ini. Minyak acuan global ini diperdagangkan pada premi $ 9.52 untuk WTI. (Sdm)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS

Harga minyak AS catat kenaikan satu hari terbesar tahun ini
Friday, 21 June 2019 02:09 WIB

Minyak berjangka AS menguat pada Kamis sebagai reaksi atas memburuknya ketegangan antara Iran dan AS yang dapat menyebabkan gangguan aliran minyak di Selat Hormuz. Iran menembakkan drone AS dan Presiden AS Donald Trump mengatakan dalam tweet bahwa "Iran membuat kesalahan yang sangat besar!" komenta...

Minyak melonjak pasca ketegangan Iran yang baru, jatuhnya pasokan AS, menguatnya saham
Thursday, 20 June 2019 18:09 WIB

Harga minyak melonjak pada Kamis ini, naik sejalan dengan aset berisiko lain yang dirasakan pada tanda-tanda potensi pelonggaran kebijakan moneter Federal Reserve di AS dan ketika laporan mengenai Iran menembak jatuh pesawat militer AS. Sebuah laporan yang menunjukkan penurunan pasokan AS dan perub...

Minyak Naik Seiring Turunnya Persediaan AS Ditambahkan Pada Optimisme OPEC
Thursday, 20 June 2019 10:58 WIB

Minyak naik karena stok minyak mentah AS turun lebih dari perkiraan dan karena produsen utama OPEC berkembang menuju perpanjangan pemotongan produksi untuk sisa tahun ini setelah mengakhiri kebuntuan selama sebulan dalam menentukan tanggal pertemuan. Minyak berjangka naik sebanyak 1,7% di New York,...

Harga Minyak Naik Seiring Penurunan Persediaan AS, Disetujuinya Tanggal Pertemuan OPEC
Thursday, 20 June 2019 08:29 WIB

Harga minyak naik lebih dari 1 persen pada hari Kamis karena data resmi menunjukkan stok minyak mentah AS turun lebih dari yang diharapkan dan OPEC serta produsen lainnya akhirnya menyetujui tanggal untuk pertemuan untuk membahas pengurangan produksi. Minyak mentah berjangka Brent telah naik 82 sen...

Minyak AS ditutup turun 0,3% pada $ 53,76 seiring The Fed mempertahankan suku bunga tidak berubah
Thursday, 20 June 2019 01:58 WIB

Harga minyak sedikit berubah pada hari Rabu pasca Federal Reserve mengatakan bahwa bank sentral akan mempertahankan suku bunga stabil. Minyak mentah berjangka Brent melemah 29 sen, atau 0,47 persen, menjadi $ 61,85 per barel. Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) ditutup turun 14 sen, atau 0,...

ANOTHER NEWS
Saham Hong Kong ditutup mencatatkan kenaikan keempat beruntun (Review)
Friday, 21 June 2019 03:20 WIB Saham-saham Hong Kong berakhir naik lebih dari satu persen pada Kamis ini untuk kenaikan keempat beruntun setelah Federal Reserve mengindikasikan akan memangkas suku bunga, dengan spekulasi akan melakukannya bulan depan. Indeks Hang Seng melonjak...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.