Minyak Rebound Seiring Meningkatnya Sentimen Bullish Pada Kekhawatiran Pasokan
Monday, 10 September 2018 07:55 WIB | ENERGY |Minyak WTIbrent oilOil,Crude Oil

Minyak rebound dari kerugian mingguan terbesar dalam dua bulan setelah salah satu pelanggan utama Iran memangkas pembelian menjadi nol menjelang berlakunya sanksi AS dan karena jumlah rig yang mencari minyak mentah di Amerika turun.

Kontrak di New York bertambah sebanyak 0,6 persen pasca penurunan 2,9 persen pekan lalu. Korea Selatan tidak mengimpor minyak mentah dari Iran bulan lalu, dibandingkan dengan 194.000 barel per hari pada Juli, mengikuti  tanker dan data pengiriman yang dikumpulkan oleh Bloomberg. Sementara itu, rig-rig minyak yang bekerja di AS turun dua minggu lalu karena  saluran pipa terbesar di tambang tersibuk di Amerika mengambil alih kegiatan pengeboran.

West Texas Intermediate untuk pengiriman Oktober naik sebanyak 42 sen menjadi $ 68,17 per barel di New York Mercantile Exchange pada 9:21 pagi di Tokyo. Kontrak turun $ 2,05 menjadi $ 67,75 minggu lalu. Total volume yang diperdagangkan adalah sekitar 33 persen di bawah rata-rata 100 hari.

Brent untuk pengiriman November naik sebanyak 47 sen menjadi $ 77,30 per barel di bursa the ICE Futures Europe exchange. Kontrak naik 33 sen menjadi $ 76,83 pada hari Jumat. Minyak mentah acuan global diperdagangkan pada premi sebesar $ 9,29 untuk WTI di bulan yang sama, di jalur untuk penutupan terbesar sejak 19 Juni.(mrv)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS

Ketegangan AS-Iran meningkat, Harga minyak naik
Tuesday, 21 May 2019 08:48 WIB

Harga minyak naik tipis pada hari Selasa di tengah meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran dan pada tanda-tanda bahwa kelompok produsen OPEC akan terus menahan pasokan tahun ini. Namun, gain terpaut oleh kekhawatiran bahwa perang perdagangan Sino-AS yang berkepanjangan dapat menyeba...

Harga minyak naik seiring tanda-tanda OPEC dapat memperpanjang pemangkasan output
Tuesday, 21 May 2019 02:34 WIB

Harga minyak bergerak lebih tinggi pada Senin pasca anggota Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak, bertemu dengan beberapa sekutu non anggota selama akhir pekan, mengisyaratkan bahwa kartel ingin memperpanjang pemangkasan produksi hingga akhir 2019. Anggota OPEC dan non-OPEC, seperti Rusia, be...

Minyak Melonjak Seiring Sinyal Berlanjutnya Pemangkasan Oleh OPEC
Monday, 20 May 2019 08:51 WIB

Minyak mengawali pekan dengan kuat setelah Arab Saudi dan anggota OPEC + lainnya mengisyaratkan berniat untuk menjaga pasokan tetap terbatas selama sisa tahun ini, sementara ketegangan anatar AS dengan Iran bergejolak ketika Presiden Donald Trump mengancam negara tersebut dalam sebuah cuitan di twit...

Minyak melemah pada sesi ini, tetapi naik untuk pekan ini terhadap pertemuan komite OPEC
Saturday, 18 May 2019 03:04 WIB

Minyak berjangka berakhir lebih rendah pada Jumat, dengan harga A.S. turun untuk pertama kalinya dalam empat sesi, tetapi naik untuk pekan ini, seiring setiap kekhawatiran permintaan potensial terkait dengan volatilitas pasar saham diimbangi oleh kekhawatiran pasokan terkait dengan ketegangan Timur ...

Minyak Bersiap untuk Gain Mingguan Terbesar Sejak Awal April
Friday, 17 May 2019 13:02 WIB

Minyak menuju kenaikan mingguan terbesar sejak awal April terkait ketegangan di Timur Tengah didahului dengan meningkatnya perang dagang antara dua ekonomi terbesar dunia. Minyak berjangka di New York naik sebanyak 0,8% pada hari Jumat dan naik 2,3% sejauh minggu ini. Arab Saudi pada hari Kamis men...

ANOTHER NEWS
Bursa Saham Hong Kong Berakhir Dengan Kerugian Baru
Tuesday, 21 May 2019 15:34 WIB Bursa saham Hong Kong berakhir di wilayah negatif pada hari Selasa, memperpanjang kerugian yang dipicu oleh kekhawatiran tentang perselisihan Huawei dan dampaknya pada pembicaraan perdagangan China-AS. Indeks Hang Seng tergelincir 0,47 persen,...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.