Minyak menuju penurunan mingguan karena meningkatnya perang dagang AS-China
Friday, 13 July 2018 07:38 WIB | ENERGY |Minyak WTIMinyak jenis Brent

Minyak menuju penurunan mingguan terbesar dalam hampir dua bulan karena perang perdagangan yang meningkat antara AS dan China mengancam pertumbuhan ekonomi dan Libya mengatakan mereka mengharapkan untuk meningkatkan output.

Minyak berjangka di New York jatuh sebanyak 4,7% pekan ini karena Presiden AS Donald Trump mengancam akan menjatuhkan tarif sebesar $ 200 miliar pada impor China, mendorong aksi jual di pasar finansial yang lebih luas. Sementara itu, Libya akan merilis ribuan barel per hari ke pasar minyak dalam beberapa hari mendatang karena anggota OPEC memulai kembali produksi dari kilang utama di wilayah barat.

Minyak mentah West Texas Intermediate untuk pengiriman Agustus diperdagangkan pada $ 70,29 per barel di New York Mercantile Exchange, turun 4 sen pada 9:14 pagi di Tokyo. Total volume yang diperdagangkan adalah sekitar 66% di bawah rata-rata 100-hari.

Jenis Brent untuk pengiriman September turun 14 sen menjadi $ 74,31 di ICE Futures Europe Exchange yang berbasis di London. Harga turun 3,6% pekan ini. Acuan minyak global lebih tinggi sebesar $ 5,06 dibandingkan WTI untuk bulan yang sama.(yds)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS

Minyak berjangka lebih tinggi jelang laporan inventaris EIA
Wednesday, 17 July 2019 20:21 WIB

Minyak berjangka berada pada jalur untuk mengambil dua slide dan memulihkan sebagian kecil dari kerugian hari Selasa jelang laporan mingguan persediaan minyak mentah AS. Administrasi Informasi Energi dijadwalkan akan merilis stok minyak mentah AS pada pukul 10.30 pagi waktu Bagian Timur, yang dapat...

Pompeo Mengatakan Iran Siap Bernegosiasi, Minyak AS di Level Terendahnya Dalam Sepekan
Wednesday, 17 July 2019 03:02 WIB

Harga minyak ditutup turun tajam pada Selasa, menyusul laporan bahwa Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengatakan Iran siap memasuki negosiasi atas program misilnya, meredakan kekhawatiran tentang ketegangan antara Washington dan Teheran yang telah membahayakan aliran minyak di Timur Tengah. Minya...

Harga Minyak Tergelincir saat Produksi Teluk Meksiko Memulai Kembali, Terbebani Output AS
Tuesday, 16 July 2019 19:25 WIB

Harga minyak merosot pada hari Selasa seiring pengeboran minyak di Teluk Meksiko menjalani proses untuk memulai kembali produksi setelah Badai Barry, sementara meningkatnya output AS membebani data inventaris mingguan. Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate yang diperdagangkan di New York ...

Harga minyak berakhir lebih rendah pasca gain pekan lalu
Tuesday, 16 July 2019 03:16 WIB

Minyak berjangka menetap lebih rendah pada Senin ini, mebalikan kembali sebagian dari gain di pekan lalu yang cukup besar, karena produksi di Teluk Meksiko memulai pemulihan pasca-badai. Minyak mentah West Texas Intermediate Agustus turun 63 sen, atau 1,1%, menjadi $ 59,58 per barel di New York Mer...

Harga Minyak Mempertahankan Kenaikan Pasca Data Ekonomi China
Monday, 15 July 2019 19:08 WIB

Harga minyak diperdagangkan lebih tinggi pada hari Senin seirng data positif dari China melebihi perlambatan ekonomi negara itu, memberikan harapan bahwa permintaan minyak akan tetap utuh. Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate yang diperdagangkan di New York menguat 16 sen, atau 0,3%, men...

ANOTHER NEWS
Harga Emas Berakhir di Level Tertingginya Lebih dari 6 Tahun
Thursday, 18 July 2019 01:05 WIB Emas berjangka naik pada hari Rabu untuk berakhir di level tertinggi sejak Mei 2013, menemukan dukungan dari pelemahan dalam dolar dan harapan bahwa Federal Reserve akan memangkas suku bunga utama akhir bulan ini. "Dolar kembali sedikit melemah...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.