Minyak AS naik tipis karena jatuhnya stok minyak mentah lokal
Wednesday, 6 June 2018 08:25 WIB | ENERGY |Minyak WTIMinyak jenis Brent

Harga minyak AS naik tipis di awal perdagangan Asia pada hari Rabu untuk bergerak menjauh dari posisi terendah yang dicapai pada sesi sebelumnya, yang didukung pasca data industri menunjukkan penurunan persediaan minyak mentah AS.

Minyak mentah AS menandai level terendah dalam hampir dua bulan pada hari Selasa setelah tiga anggota OPEC dan sumber industri mengatakan pemerintah AS telah secara tidak resmi meminta Arab Saudi dan beberapa produsen OPEC lain untuk meningkatkan produksi minyak, meskipun belum meminta angka spesifiknya.

Namun minyak AS telah rebound pada penutupan Selasa di tengah ekspektasi stok minyak mentah AS kemungkinan jatuh untuk pekan kedua pekan lalu.

Minyak mentah West Texas Intermediate AS naik 10 sen, atau 0,2%, pada $ 65,62 per barel pada pukul 00.20 GMT pada hari Rabu, setelah naik 77 sen. Ini menyentuh level terendah dua bulan di $ 64,22 pada hari Selasa.

Minyak mentah Brent turun 8 sen, atau 0,1%, pada $ 75,30 per barel, setelah menyelesaikan 9 sen sesi sebelumnya. Pada hari Selasa, mencapai level terendah sejak 8 Mei di $ 73,81.

Persediaan minyak mentah AS turun 2 juta barel, dibandingkan dengan ekspektasi analis untuk penurunan 1,8 juta barel, data American Petroleum Institute menunjukkan setelah penyelesaian Selasa.(yds)

Sumber: Reuters

RELATED NEWS

Pompeo Mengatakan Iran Siap Bernegosiasi, Minyak AS di Level Terendahnya Dalam Sepekan
Wednesday, 17 July 2019 03:02 WIB

Harga minyak ditutup turun tajam pada Selasa, menyusul laporan bahwa Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengatakan Iran siap memasuki negosiasi atas program misilnya, meredakan kekhawatiran tentang ketegangan antara Washington dan Teheran yang telah membahayakan aliran minyak di Timur Tengah. Minya...

Harga Minyak Tergelincir saat Produksi Teluk Meksiko Memulai Kembali, Terbebani Output AS
Tuesday, 16 July 2019 19:25 WIB

Harga minyak merosot pada hari Selasa seiring pengeboran minyak di Teluk Meksiko menjalani proses untuk memulai kembali produksi setelah Badai Barry, sementara meningkatnya output AS membebani data inventaris mingguan. Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate yang diperdagangkan di New York ...

Harga minyak berakhir lebih rendah pasca gain pekan lalu
Tuesday, 16 July 2019 03:16 WIB

Minyak berjangka menetap lebih rendah pada Senin ini, mebalikan kembali sebagian dari gain di pekan lalu yang cukup besar, karena produksi di Teluk Meksiko memulai pemulihan pasca-badai. Minyak mentah West Texas Intermediate Agustus turun 63 sen, atau 1,1%, menjadi $ 59,58 per barel di New York Mer...

Harga Minyak Mempertahankan Kenaikan Pasca Data Ekonomi China
Monday, 15 July 2019 19:08 WIB

Harga minyak diperdagangkan lebih tinggi pada hari Senin seirng data positif dari China melebihi perlambatan ekonomi negara itu, memberikan harapan bahwa permintaan minyak akan tetap utuh. Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate yang diperdagangkan di New York menguat 16 sen, atau 0,3%, men...

Minyak AS Naik 5% untuk Pekan ini, Tetapi Badai Teluk Meksiko Hanya Memberikan Sedikit Dukungan
Saturday, 13 July 2019 02:20 WIB

Minyak berjangka AS mengakhiri minggu ini dengan kenaikan hampir 5% pada hari Jumat, karena ketegangan yang sedang berlangsung antara AS dan Iran terus meningkatkan risiko terhadap aliran minyak di Timur Tengah. Namun, harga untuk sesi itu hampir tidak bergerak meskipun terjadi penurunan terkait mi...

ANOTHER NEWS
Emas melemah pasca dolar pertahankan kenaikan setelah data AS yang kuat
Wednesday, 17 July 2019 19:16 WIB Emas tergelincir pada hari Rabu karena dolar bertahan di dekat level tertinggi satu minggu di belakang data penjualan ritel yang lebih baik dari yang diperkirakan dari Amerika Serikat, sementara investor menunggu arah suku bunga dari Federal...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.