Minyak Stabil Seiring Kapasitas Cadangan Terlihat Mengurangi Dampak Iran
Monday, 14 May 2018 08:12 WIB | ENERGY |Minyak WTIbrent oilOil,

Minyak tertahan di bawah $ 71 karena Uni Emirat Arab mengatakan OPEC memiliki kapasitas produksi cadangan yang cukup untuk mengurangi dampak apa pun terhadap pasar minyak mentah jika AS memberlakukan kembali sanksi terhadap Iran.

Minyak memperpanjang reli pada bulan ini ke level tertinggi dalam lebih dari tiga tahun karena keputusan Presiden Donald Trump untuk mundur dari perjanjian nuklir Iran memicu ketegangan di Timur Tengah yang kaya energi dan menimbulkan kekhawatiran atas gangguan pasokan. Investor menimbang sinyal dari OPEC dan sekutunya untuk melihat apakah mereka akan mengakhiri kesepakatan untuk memangkas produksi atau mencari perpanjangan untuk menaikkan harga lebih lanjut.

Minyak mentah West Texas Intermediate untuk pengiriman Juni diperdagangkan pada $ 70,69 di New York Mercantile Exchange, turun 1 sen, pukul 9:08 pagi waktu Tokyo. Harga turun 66 sen menjadi $ 70,70 pada hari Jumat. Total volume yang diperdagangkan sekitar 43 persen di bawah rata-rata 100 hari.

Brent untuk pengiriman Juli turun 6 sen menjadi $ 77,06 per barel di bursa ICE Futures Europe yang berbasis di London. Kontrak tersebut turun 0,5 persen menjadi $ 77,12 pada hari Jumat. Minyak mentah patokan global diperdagangkan pada $ 6,44 premium hingga Juli WTI. (arl)

Sumber : Bloomberg

RELATED NEWS

Harga minyak turun pasca komentar OPEC terkait ketidakjelasan pengurangan pasokan
Monday, 18 March 2019 19:02 WIB

Harga minyak merosot pada Senin, tetapi berada di level terendah untuk hari tersebut karena pasar terus menilai kondisi pasokan. Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak dan sekutu-sekutunya mengatakan pada hari Minggu bahwa mereka melanjutkan pengurangan produksi mereka di luar sebesar 1,2 juta ...

Harga Minyak Turun Setelah Mencatat Keuntungan Mingguan Tertinggi Dalam Sebulan
Monday, 18 March 2019 14:00 WIB

Harga minyak turun pada hari Senin di Asia setelah mencatat kenaikan mingguan terbaik dalam sebulan di pekan lalu. Minyak Mentah Berjangka AS WTI diperdagangkan turun 0,4% menjadi $ 58,59. Pekan lalu, benchmark A.S. AS naik 4,3%, kenaikan mingguan terbaik dalam sekitar sebulan. Minyak Brent Berjang...

Minyak turun karena prospek ekonomi yang lemah, tetapi pemangkasan yang dipimpin OPEC masih mendukung
Monday, 18 March 2019 08:58 WIB

Harga minyak melemah pada Senin pagi, terbebani oleh kekhawatiran bahwa penurunan ekonomi global dapat mengurangi konsumsi bahan bakar. Namun, pasar minyak mentah tetap didukung secara luas oleh pengurangan pasokan yang dipimpin oleh kelompok produsen OPEC dan sanksi agresif oleh Amerika Serikat te...

Minyak berakhir melemah, tetapi harga AS menandai kenaikan mingguan paling tajam dalam sebulan
Saturday, 16 March 2019 02:23 WIB

Minyak mentah berjangka berakhir lebih rendah pada hari Jumat, dengan harga A.S. menarik kembali setelah kenaikan empat hari berturut-turut yang mendorong minyak mentah untuk menghitung kenaikan mingguan terbaik dalam sebulan, di tengah tanda-tanda pengetatan pasokan global. Minyak mentah April WTI...

OPEC + Bertemu untuk Bahas Kelanjutan Pemangkasan, Minyak Menuju Gain Mingguan
Friday, 15 March 2019 19:06 WIB

Minyak menuju kenaikan mingguan kedua karena produsen minyak mentah utama dunia dijadwalkan untuk membahas memperpanjang pembatasan produksi mereka untuk mencegah kelebihan pasokan global. Minyak berjangka di New York diperdagangkan mendekati level tertingginya empat bulan, di jalur untuk kenaikan ...

ANOTHER NEWS
Pasar Eropa Ditutup Lebih Tinggi; Saham Deutsche Bank dan Commerzbank Melonjak Di Tengah Pembicaraan Penggabungan
Monday, 18 March 2019 23:56 WIB Saham Eropa ditutup sedikit lebih tinggi pada hari Senin, di tengah meningkatnya spekulasi bahwa Federal Reserve AS dapat terdengar jelas dovish pada pertemuan kebijakan pada akhir pekan ini. Indeks Pan-European Stoxx 600 berakhir untuk sementara...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.