Trump Terus Membuat Dunia Menerka Tentang Kesepakatan Iran, Minyak Berayun Dekat $ 70
Tuesday, 8 May 2018 19:11 WIB | ENERGY |Minyak WTIbrent oilOil,Crude Oil

Minyak turun dari level tertingginya sejak 2014 sebelum Presiden Donald Trump mengumumkan apakah dia akan membatalkan kesepakatan dengan Iran, sebuah langkah yang secara signifikan dapat mempengaruhi ekspor minyak mentah negara OPEC.

Minyak berjangka New York turun sebanyak 1,5 persen, dengan Trump yang bersiap untuk membuat keputusan tentang apakah dia akan keluar dari kesepakatan 2015 antara Iran dan kekuatan dunia yang meringankan sanksi terhadap produsen minyak tersebut dengan imbalan pembatasan program nuklirnya. Pada sesi sebelumnya, harga turun sebentar di bawah $ 70 setelah menembus level yang untuk pertama kalinya dalam di raih dalam 3 1/2 tahun setelah berita bahwa pengumuman akan dilakukan pada jam 2 siang pada Selasa ini di Washington.

Minyak West Texas Intermediate untuk pengiriman Juni turun sebanyak $ 1,06 menjadi $ 69,67 per barel di New York Mercantile Exchange dan diperdagangkan di $ 70,07 pada 12:49 sore. Waktu London. Kontrak naik $ 1,01 menjadi $ 70,73 pada hari Senin. Total volume yang diperdagangkan Selasa adalah sekitar 10 persen di atas rata-rata 100-harinya.

Brent untuk pengiriman Juli turun 64 sen menjadi $ 75,53 per barel di London-based ICE Futures Europe exchange. Harga pada hari Senin naik 1,7 persen menjadi $ 76,17. Minyak mentah acuan global diperdagangkan pada premi sebesar $ 5.54 untuk WTI Juli.(mrv)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS

EIA: Persediaan Minyak Mentah AS Naik 1,1 Juta Barel
Wednesday, 18 September 2019 21:48 WIB

Laporan mingguan yang dirilis oleh Energy Information Administration (EIA) AS mengungkapkan persediaan minyak mentah komersial di AS naik 1,1 juta barel dalam pekan yang berakhir 13 September dibandingkan dengan perkiraan analis penurunan 2,5 juta barel. Reaksi pasar terhadap laporan EIA relatif te...

Harga Minyak Turun seiring Saudi akan Segera Mengembalikan Output
Wednesday, 18 September 2019 12:37 WIB

Harga minyak turun pada hari Rabu di Asia setelah menteri energi Arab Saudi mengatakan kerajaan tersebut pulih lebih cepat dari yang diperkirakan dari serangan pada akhir pekan yang merobohkan 5% dari produksi minyak global. Minyak Mentah AS WTI Futures turun 0,4% menjadi $ 58,87 pada pukul 12:30 E...

Minyak perpanjang kerugian setelah Saudi akan memulihkan output di akhir September
Wednesday, 18 September 2019 08:05 WIB

Harga minyak memperpanjang kerugian mereka dari sesi sebelumnya pada Rabu ini, setelah menteri energi Arab Saudi mengatakan Kerajaan akan mengembalikan kehilangan produksi minyak pada akhir bulan. Tetapi investor tetap berhati-hati terhadap potensi ketegangan di Timur Tengah setelah Amerika Serikat...

Minyak Berjangka AS Berakhir Dengan Penurunan Hampir 6%
Wednesday, 18 September 2019 01:53 WIB

Minyak berjangka turun pada Selasa, dengan harga AS kehilangan hampir 6%. pergerakan ini mengikuti berita bahwa menteri energi Arab Saudi Pangeran Abdulaziz bin Salman mengatakan kerajaan telah memulihkan 50% dari produksinya yang hilang dalam serangan akhir pekan pada fasilitas minyaknya dan berenc...

Minyak tergelincir karena pasar menilai dampak dari serangan Saudi
Tuesday, 17 September 2019 19:24 WIB

Harga minyak turun pada hari Selasa tetapi pasar gelisah atas ancaman pembalasan atas serangan terhadap fasilitas minyak mentah Arab Saudi yang mengurangi separuh produksinya dan mendorong lonjakan harga yang tidak terlihat dalam beberapa dekade. Serangan hari Sabtu meningkatkan momok guncangan pas...

ANOTHER NEWS
Korsel Cabut Jepang dari Daftar Negara Penerima Layanan Cepat Perdagangan
Wednesday, 18 September 2019 23:25 WIB Korea Selatan merealisasikan janjinya untuk mencabut Jepang dari daftar negara pilihan yang mendapatkan layanan perdagangan jalur cepat “ sebuah langkah yang mempertegas pertikaian diplomatik yang meningkat terkait pendudukan Jepang pada abad...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.