Minyak Turun, Dekati Level $ 70 jelang Keputusan Trump terkait Iran
Tuesday, 8 May 2018 07:31 WIB | ENERGY |MinyakWTIBrentOil,

Minyak tergelincir mendekati level $ 70 per barel seiring investor menunggu keputusan Presiden Donald Trump pada apakah AS akan keluar dari kesepakatan nuklir Iran.

Futures di New York kehilangan 1,1 persen setelah bertambah 1,5 persen pada hari Senin ke level $ 70 untuk pertama kalinya sejak November 2014. Trump mengatakan dalam sebuah tweet bahwa ia akan mengumumkan keputusan Iran Selasa pada jam 2 siang waktu Washington, menjelang tenggat waktu 12 Mei. Sementara sekutu Eropa mendesak Trump untuk mempertahankan kesepakatan tersebut, beberapa analis memperkirakan AS akan mundur dari perjanjian nuklir, yang mengurangi sanksi terhadap produsen terbesar ketiga OPEC.

Minyak telah rally bulan ini seiring spekulasi Trump mungkin menerapkan kembali sanksi terhadap Iran dan mengekang ekspor minyak mentah dari negara Timur Tengah. Sementara itu, Arab Saudi mengisyaratkan mereka ingin mempertahankan pemangkasan produksi oleh Organisasi Negara Pengekspor Minyak bahkan setelah kartel menghapus semua stok surplus dan harga menyentuh level tertinggi dalam tiga tahun.

Minyak West Texas Intermediate untuk pengiriman Juni turun 80 sen ke level $ 69,93 per barel di New York Mercantile Exchange dan diperdagangkan di level $ 70,04 pada pukul 9:03 pagi waktu Tokyo. Kontrak naik $ 1,01 ke level $ 70,73 pada hari Senin. Total volume yang diperdagangkan sekitar 50 persen di bawah rata-rata 100 hari.

Brent untuk pengiriman Juli turun 57 sen ke level US $ 75,60 di bursa ICE Futures Europe yang berbasis di London. Harga pada hari Senin naik 1,7 persen ke level $ 76,17. Minyak mentah acuan global ini diperdagangkan pada premium $ 5,62 untuk WTI Juli. (sdm)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS

EIA: Persediaan Minyak Mentah AS Naik 1,1 Juta Barel
Wednesday, 18 September 2019 21:48 WIB

Laporan mingguan yang dirilis oleh Energy Information Administration (EIA) AS mengungkapkan persediaan minyak mentah komersial di AS naik 1,1 juta barel dalam pekan yang berakhir 13 September dibandingkan dengan perkiraan analis penurunan 2,5 juta barel. Reaksi pasar terhadap laporan EIA relatif te...

Harga Minyak Turun seiring Saudi akan Segera Mengembalikan Output
Wednesday, 18 September 2019 12:37 WIB

Harga minyak turun pada hari Rabu di Asia setelah menteri energi Arab Saudi mengatakan kerajaan tersebut pulih lebih cepat dari yang diperkirakan dari serangan pada akhir pekan yang merobohkan 5% dari produksi minyak global. Minyak Mentah AS WTI Futures turun 0,4% menjadi $ 58,87 pada pukul 12:30 E...

Minyak perpanjang kerugian setelah Saudi akan memulihkan output di akhir September
Wednesday, 18 September 2019 08:05 WIB

Harga minyak memperpanjang kerugian mereka dari sesi sebelumnya pada Rabu ini, setelah menteri energi Arab Saudi mengatakan Kerajaan akan mengembalikan kehilangan produksi minyak pada akhir bulan. Tetapi investor tetap berhati-hati terhadap potensi ketegangan di Timur Tengah setelah Amerika Serikat...

Minyak Berjangka AS Berakhir Dengan Penurunan Hampir 6%
Wednesday, 18 September 2019 01:53 WIB

Minyak berjangka turun pada Selasa, dengan harga AS kehilangan hampir 6%. pergerakan ini mengikuti berita bahwa menteri energi Arab Saudi Pangeran Abdulaziz bin Salman mengatakan kerajaan telah memulihkan 50% dari produksinya yang hilang dalam serangan akhir pekan pada fasilitas minyaknya dan berenc...

Minyak tergelincir karena pasar menilai dampak dari serangan Saudi
Tuesday, 17 September 2019 19:24 WIB

Harga minyak turun pada hari Selasa tetapi pasar gelisah atas ancaman pembalasan atas serangan terhadap fasilitas minyak mentah Arab Saudi yang mengurangi separuh produksinya dan mendorong lonjakan harga yang tidak terlihat dalam beberapa dekade. Serangan hari Sabtu meningkatkan momok guncangan pas...

ANOTHER NEWS
EIA: Persediaan Minyak Mentah AS Naik 1,1 Juta Barel
Wednesday, 18 September 2019 21:48 WIB Laporan mingguan yang dirilis oleh Energy Information Administration (EIA) AS mengungkapkan persediaan minyak mentah komersial di AS naik 1,1 juta barel dalam pekan yang berakhir 13 September dibandingkan dengan perkiraan analis penurunan 2,5 juta...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.