Permasalahan Iran Terus Berlanjut, Minyak Pertahankan Penurunan
Wednesday, 25 April 2018 10:30 WIB | ENERGY |Minyak WTIbrent oilOil,Crude Oil

Minyak menahan kerugian di bawah $ 68 per barel setelah Presiden Prancis Emmanuel Macron mengusulkan negosiasi kesepakatan nuklir baru dengan Iran untuk menjaga agar AS tetap di atas, mengurangi kekhawatiran pasokan dari produsen OPEC yang mungkin terbatas jika sanksi dipulihkan.

Minyak berjangka di New York sedikit berubah setelah turun 1,4 persen pada hari Selasa. Macron mengatakan selama perjalanan ke Washington dia menginginkan perjanjian baru Iran yang akan mengekang perkembangan rudal balistik negara Timur Tengah tersebut dan menghentikan program nuklirnya. Presiden AS Donald Trump sebelumnya memperingatkan Iran untuk tidak memulai kembali program nuklirnya bahkan jika Amerika menarik diri dari kesepakatan 2015. Sementara itu, persediaan minyak mentah AS naik 1,1 juta barel pekan lalu, American Petroleum Institute melaporkan.

Minyak mentah West Texas Intermediate untuk pengiriman Juni diperdagangkan pada $ 67,57 per barel di New York Mercantile Exchange, turun 13 sen, pada 11:05 pagi di Tokyo. Total volume yang diperdagangkan adalah sekitar 53 persen di bawah rata-rata 100 harinya.

Minyak mentah Brent untuk pengiriman Juni berada di $ 73,71 per barel di London-based ICE Futures Europe exchange, turun 15 sen. Harga turun 85 sen menjadi $ 73,86 per barel pada hari Selasa. Minyak mentah acuan global diperdagangkan pada premi sebesar $ 6,12 untuk WTI Juni.(mrv)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS

Harga Minyak Lanjutkan Kenaikan ke Tertingginya Multi Bulan
Tuesday, 19 March 2019 19:34 WIB

Harga minyak memperpanjang kenaikannya ke posisi tertinggi multimonth pada aksi Selasa, didukung lebih lanjut oleh ekspektasi produsen global utama di luar AS akan menjaga pengurangan pada produksi. Harga yang diperdagangkan di AS pada hari Senin catatkan angka tertinggi sejak November, karena OPEC...

Minyak Menahan kenaikan Setelah OPEC + Menegaskan Kembali Komitmen terhadap Pemotongan Output
Tuesday, 19 March 2019 10:01 WIB

Minyak menahan kenaikan di dekat level tertinggi tahun ini setelah OPEC dan para mitranya berkomitmen untuk melanjutkan pengurangan produksi hingga setidaknya Juni, ketika mereka akan bertemu untuk membahas perpanjangan. Futures di New York sedikit berubah setelah naik 1 persen pada hari Senin. Seb...

Harga minyak turun pasca komentar OPEC terkait ketidakjelasan pengurangan pasokan
Monday, 18 March 2019 19:02 WIB

Harga minyak merosot pada Senin, tetapi berada di level terendah untuk hari tersebut karena pasar terus menilai kondisi pasokan. Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak dan sekutu-sekutunya mengatakan pada hari Minggu bahwa mereka melanjutkan pengurangan produksi mereka di luar sebesar 1,2 juta ...

Harga Minyak Turun Setelah Mencatat Keuntungan Mingguan Tertinggi Dalam Sebulan
Monday, 18 March 2019 14:00 WIB

Harga minyak turun pada hari Senin di Asia setelah mencatat kenaikan mingguan terbaik dalam sebulan di pekan lalu. Minyak Mentah Berjangka AS WTI diperdagangkan turun 0,4% menjadi $ 58,59. Pekan lalu, benchmark A.S. AS naik 4,3%, kenaikan mingguan terbaik dalam sekitar sebulan. Minyak Brent Berjang...

Minyak turun karena prospek ekonomi yang lemah, tetapi pemangkasan yang dipimpin OPEC masih mendukung
Monday, 18 March 2019 08:58 WIB

Harga minyak melemah pada Senin pagi, terbebani oleh kekhawatiran bahwa penurunan ekonomi global dapat mengurangi konsumsi bahan bakar. Namun, pasar minyak mentah tetap didukung secara luas oleh pengurangan pasokan yang dipimpin oleh kelompok produsen OPEC dan sanksi agresif oleh Amerika Serikat te...

ANOTHER NEWS
Saham Otomotif Memimpin Gain Seiring Pasar Eropa Bergerak Lebih Tinggi
Tuesday, 19 March 2019 23:42 WIB Saham Eropa bergerak lebih tinggi pada Selasa pagi, karena para investor memantau tingginya ketidakpastian Brexit dan menunggu pertemuan kebijakan moneter terbaru dari Federal Reserve. Indeks Pan-European Stoxx 600 ditutup sementara 0,62 persen...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.