Minyak Naik Di Tengah Ketegangan Timur Tengah, Stok Minyak Mentah AS Menyusut
Tuesday, 24 April 2018 21:09 WIB | ENERGY |Minyak WTIbrent oilOil,

Minyak naik untuk hari ketiga di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah dan ekspektasi untuk penurunan stok minyak mentah AS.

Indeks Berjangka di New York naik sebanyak 1 persen, ditetapkan untuk penutupan tertinggi sejak akhir 2014. Ukuran volatilitas minyak naik dalam dua pekan di tengah kekhawatiran bahwa Presiden Donald Trump akan menerapkan kembali sanksi terhadap Iran, sementara gesekan antara Republik Islam dan sesama anggota OPEC Arab Saudi meningkat dengan kekerasan lebih lanjut di Yaman.

Minyak telah rally bulan ini seiring Organisasi Negara Pengekspor Minyak dan sekutu-sekutunya menunjukkan tekad baru untuk mempertahankan pasokan minyak bahkan setelah memasukkan semua tetapi menghapus surplus minyak mentah global. Namun, dengan produksi di AS dalam rekor, investor khawatir bahwa volume yang meningkat dari produsen shale dapat menghalangi upaya OPEC untuk menghilangkan kelebihan. Iran juga mengisyaratkan kelompok itu bisa mengakhiri pemangkasan output jika harga terus naik.

Minyak mentah West Texas Intermediate untuk pengiriman Juni naik sebanyak 69 sen menjadi $ 69,33 per barel di New York Mercantile Exchange, dan diperdagangkan pada $ 68,93 pada pukul 8:40 pagi waktu setempat. Total volume yang diperdagangkan adalah sekitar 20 persen di atas rata-rata 100 hari.

Minyak mentah Brent untuk pengiriman Juni naik 19 sen menjadi $ 74,90 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London setelah naik 0,9 persen pada hari Senin. Minyak mentah patokan global diperdagangkan pada premium $ 5,99 hingga WTI Juni setelah ditutup pada $ 6,07 pada hari Senin, tertinggi dalam lebih dari tiga bulan. (arl)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS

Minyak Pangkas Gain Mingguan ke-3 Terkait Kekhawatiran Ekonomi
Friday, 22 March 2019 18:29 WIB

Minyak turun di tengah meningkatnya kekhawatiran perlambatan ekonomi, namun tetap di jalur untuk kenaikan mingguan ketiga seiring OPEC yang terus menekan dengan pengurangan pasokan. Minyak berjangka turun sebanyak 1,1 persen di New York karena obligasi 10-tahun Jerman turun di bawah nol untuk perta...

Minyak tergelincir dari tertinggi 2019 karena dibebani kekhawatiran ekonomi
Friday, 22 March 2019 13:46 WIB

Harga minyak mereda dari puncak 2019 pada hari Jumat karena kekhawatiran pertumbuhan ekonomi membebani sentimen, menghentikan reli tiga bulan didorong oleh pemangkasan pasokan yang dipimpin OPEC dan sanksi A.S. terhadap Iran dan Venezuela. Minyak mentah berjangka Brent berada di $ 67,72 per barel p...

Harga minyak mendekati tertinggi 2019 di tengah pengurangan pasokan OPEC
Friday, 22 March 2019 08:50 WIB

Harga minyak pada hari Jumat menguat mendekati puncak 2019 yang dicapai pada hari sebelumnya, didukung oleh pemotongan pasokan yang dipimpin oleh klub produsen OPEC dan oleh sanksi AS terhadap Iran dan Venezuela. Minyak mentah berjangka Brent berada di $ 67,82 per barel pada pukul 01:22 GMT, turun ...

Minyak Bertahan Dekat $ 60 Terkait Jatuhnya Persediaan Minyak AS, Saudi Pangkas Persediaan
Thursday, 21 March 2019 18:22 WIB

Minyak bertahan di dekat level tertingginya empat bulan setelah persediaan minyak mentah AS mengalami penurunan terbesar sejak Juli, sementara Arab Saudi melanjutkan pemangkasan ekspor. Minyak bejangka turun  0,5 persen di New York, setelah ditutup di atas $ 60 per barel pada hari Rabu untuk p...

Terfokus Pada Peringatan Fed Tentang Perlambatan Ekonomi, Harga Minyak Bervariasi
Thursday, 21 March 2019 14:04 WIB

Harga minyak bervariasi pada hari Kamis di Asia karena Federal Reserve AS menyoroti tanda-tanda perlambatan ekonomi dan meningkatkan kekhawatiran perlambatan pertumbuhan ekonomi. Minyak Mentah AS WTI Futures turun 0,1% menjadi $ 60,13 pada pukul 12:56 malam waktu timur AS (04:56 GMT). International...

ANOTHER NEWS
Saham Hong Kong akhiri pekan ini dengan gain besar (Review)
Saturday, 23 March 2019 04:40 WIB Saham-saham Hong Kong akhiri pekan ini dengan catatan positif pada Jumat ini, yang mengambil isyarat dari reli Wall Street, dengan investor sekarang menungu pembicaraan perdagangan tingkat tinggi abatar China-AS pekan depan. Indeks Hang Seng naik...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.