Saudis Cegah Rudal Dari Yaman, Minyak Lanjutkan Reli
Monday, 26 March 2018 08:08 WIB | ENERGY |Minyak WTI

Minyak melanjutkan kenaikan di atas $ 66 per barel karena Arab Saudi mencegah rudal balistik yang ditembakkan oleh pasukan Houthi di Yaman, yang menandai eskalasi dari peluncuran roket sebelumnya di Negara kerajaan tersebut.

MInyak berjangka di New York naik sebanyak 1% setelah kenaikan 2,5% pada hari Jumat. Rudal-rudal tersebut dicegah diatas Riyadh dan kota-kota lain, menurut Saudi Press Agency dan televisi pemerintah El-Ekhbariya. Keprihatinan atas konflik dengan eksportir minyak mentah terbesar dunia itu membayangi peningkatan pengeboran di AS, di mana rig yang menargetkan minyak meningkat empat hingga 804, menurut data Baker Hughes yang dirilis Jumat.

Minyak mentah West Texas Intermediate untuk pengiriman Mei naik sebanyak 67 sen menjadi $ 66,55 per barel di New York Mercantile Exchange dan diperdagangkan pada $ 66,27 pada 9:11 pagi di Tokyo. Kontrak naik $ 1,58 menjadi $ 65,88 pada hari Jumat. Total volume yang diperdagangkan adalah sekitar 34% di atas rata-rata 100-hari.

Brent untuk pengiriman Mei naik sebanyak 60 sen menjadi $ 71,05 per barel yang berbasis di London ICE Futures Europe exchange. Kontrak naik $ 1,54 menjadi $ 70,45 pada hari Jumat, level tertinggi sejak akhir Januari. Acuan minyak global diperdagangkan lebih tinggi sebesar $ 4,49 dibandingkan WTI.(yds)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS

Harga Minyak Melemah Seiring Pedagang Menimbang Ketegangan di Timur Tengah, Permintaan
Tuesday, 23 July 2019 09:06 WIB

Harga minyak bergerak lebih rendah pada hari Selasa karena Badan Energi Internasional (IEA) mengatakan akan bertindak cepat jika diperlukan untuk menjaga pasar tetap dipasok di tengah ketegangan di Timur Tengah dan para pedagang melihat prospek permintaan yang lebih lemah. Minyak mentah berjangka B...

Minyak berakhir lebih tinggi pasca meningkatnya ketegangan antara Iran dan Barat
Tuesday, 23 July 2019 02:22 WIB

Harga minyak berakhir lebih tinggi pada Senin ini, karena investor menyaksikan situasi yang semakin rumit di Teluk Persia setelah Iran akhir pekan lalu menangkap sebuah kapal tanker berbendera Inggris, dan ketika Inggris menghadapi perubahan dalam kepemimpinan. Minyak mentah West Texas Intermediate...

Minyak Naik Terkait Penyitaan Tanker Oleh Iran yang Menjaga Ketegangan Tetap Tinggi
Monday, 22 July 2019 14:27 WIB

Minyak memperpanjang kenaikan karena ketegangan di Teluk Persia tetap tinggi setelah Iran menyita sebuah kapal tanker Inggris, dan produksi Libya turun setelah sebuah kelompok yang tidak dikenal dilaporkan menutup ladang terbesar di negara itu. Minyak berjangka di New York naik 1% setelah ditutup n...

Minyak Menguat Terkait Penyitaan Tanker Inggris yang Meningkatkan Ketegangan
Monday, 22 July 2019 08:39 WIB

Harga minyak naik pada hari Senin di tengah ketegangan tinggi di Timur Tengah setelah sebuah kapal tanker Inggris ditangkap oleh militer Iran pada akhir pekan lalu. Minyak mentah Brent berjangka naik 51 sen, atau 0,8%, di $ 62,98 per barel pada 0042 GMT. Minyak acuan internasional naik ke level $ 6...

Minyak Menguat Untuk Sesi, Tapi Harga Minyak AS Turun Lebih Dari 7% Untuk Minggu Ini
Saturday, 20 July 2019 02:08 WIB

Minyak berjangka berakhir lebih tinggi pada hari Jumat setelah laporan bahwa Iran menyita kapal berbendera AS di Teluk Oman. Harga masih berakhir lebih rendah untuk minggu ini, namun, di tengah kekhawatiran tentang perlambatan permintaan. Pasar melihat "tren penurunan minyak mentah minggu ini," kat...

ANOTHER NEWS
Investor Menunggu Laporan Penghasilan, Saham Tokyo Naik
Tuesday, 23 July 2019 09:57 WIB Saham Jepang naik tipis pada Selasa pagi, dengan sektor semikonduktor memimpin kenaikan, mengikuti pergerakan Wall Street, meskipun perdagangan tetap sepi menjelang musim pendapatan domestik untuk kuartal April-Juni. Rata-rata Indeks acuan...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.