Produsen Janji Dukung Pasar, Minyak Melompat ke atas Level $ 62
Tuesday, 20 February 2018 03:26 WIB | ENERGY |MinyakWTIBrentOil,

Minyak mentah naik ke atas level $ 62 per barel untuk pertama kalinya dalam lebih dari seminggu setelah aliansi beberapa produsen minyak terbesar di dunia mengisyaratkan kerja sama lebih lanjut untuk memperketat stok sampai akhir tahun.

Futures menambahkan 1,4 persen di New York setelah naik 4,2 persen pekan lalu. "Penyeimbangan pasar telah mendapatkan momentum besar" seiring Organisasi Negara Pengekspor Minyak dan mitranya berupaya memangkas produksi, kata Sekretaris Jenderal OPEC Mohammad Barkindo pada hari Senin di Nigeria. Sementara itu, Menteri Energi Uni Emirat Arab Suhail Al Mazrouei mengatakan OPEC, Rusia dan produsen lainnya mencari cara untuk "mempertahankan" kerja sama mereka sampai melewati akhir tahun ini.

West Texas Intermediate untuk pengiriman Maret menguat 82 sen ke level $ 62,50 per barel di New York Mercantile Exchange. Transaksi pada hari Senin akan dipesan pada hari Selasa untuk penyelesaian menyusul hari libur Presiden AS. Total volume yang diperdagangkan sekitar 65 persen di bawah rata-rata 100 hari.

Brent untuk pengiriman April bertambah 89 sen ke level $ 65,73 di bursa ICE Futures Europe yang berbasis di London. Minyak acuan global ini diperdagangkan pada premi $ 3,31 untuk WTI April. (Sdm)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS

Minyak Berakhir Lebih Rendah Terkait Kekhawatiran Permintaan yang Menekan Harga
Friday, 23 August 2019 02:17 WIB

Harga minyak berjangka berakhir lebih rendah pada hari Kamis, terbebani oleh ekspektasi untuk surplus pasokan, dengan ekonomi dan permintaan energi bergerak kembali dalam fokus pada hari pertama the Jackson Hole economic policy symposium di Wyoming. Minyak mentah West Texas Intermediate untuk pengi...

Minyak Naik Ditengah Dari Masalah Ekonomi, Harapan Untuk Pemotongan Pasokan
Thursday, 22 August 2019 19:12 WIB

Harga minyak naik pada hari Kamis karena kenaikan tak terduga dalam aktivitas bisnis di zona euro memberi para pedagang jeda dari kekhawatiran ekonomi karena mereka menunggu stimulus lebih lanjut dari bank sentral, sementara harapan bahwa OPEC memiliki ruang untuk pengurangan pasokan lebih lanjut di...

Pasokan AS catat penurunan mingguan pertama, Minyak menetap lebih rendah
Thursday, 22 August 2019 02:51 WIB

Minyak berjangka AS berakhir lebih rendah Rabu setelah pemerintah melaporkan penurunan mingguan pasokan minyak mentah dalam negeri, yang pertama dalam tiga pekan terakhir, tetapi lebih kecil dari yang diperkirakan pasar. Kekhawatiran atas permintaan energi juga terus menekan harga. Minyak mentah W...

Harga minyak naik seiring laporan persediaan AS menunjukkan penurunan pasokan
Wednesday, 21 August 2019 19:21 WIB

Harga minyak bergerak lebih tinggi pada hari Rabu, dengan harga naik setelah laporan persediaan AS menunjukkan pengurangan pasokan yang cukup besar. Minyak mentah Intermediate West Texas untuk kontrak WTI Oktober naik 75 sen, atau 1,3%, menjadi $ 56,86 per barel di New York Mercantile Exchange, sem...

Minyak berjangka bulan depan ditutup lebih tinggi untuk sesi ketiga secara beruntun
Wednesday, 21 August 2019 02:49 WIB

Kontrak berjangka minyak bulan depan ditutup lebih tinggi untuk sesi ketiga secara beruntun pada hari Selasa, menjelang data pemerintah AS yang diperkirakan akan mengungkapkan penurunan mingguan pasokan minyak mentah AS, menyusul kenaikan pasokan mingguan secara berturut-turut. Minyak mentah West T...

ANOTHER NEWS
Abe: Berakhirnya Perjanjian Intelijen Seoul Merusak Kepercayaan Bersama
Friday, 23 August 2019 17:13 WIB Perdana Menteri Jepang mengatakan pada hari Jumat bahwa keputusan Korea Selatan untuk mengakhiri kesepakatan berbagi intelijen militer dengan Tokyo merusak rasa saling percaya. Shinzo Abe, berbicara sehari setelah Seoul mengumumkan keputusannya,...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.