Minyak di dekat level $ 56 pasca jatuh terkait kenaikan stok bensin AS
Thursday, 7 December 2017 13:58 WIB | ENERGY |MinyakBrentMinyak WTIMinyak WTI BerjangkaOil,

Minyak mempertahankan penurunannya, diperdagangkan mendekati level $ 56 per barel setelah merasakan penuruan tertajam dalam dua bulan seiring kenaikan stok bensin AS melebihi perkiraan yang mengimbangi penurunan mingguan ketiga beruntun stok minyak mentah.

Futures sedikit berubah di New York setelah jatuh 2,9 persen pada hari Rabu. Itu merupakan penurunan harian terbesar sejak 6 Oktober. Stok bahan bakar motor naik 6,78 juta barel pekan lalu untuk kenaikan mingguan keempat, menurut data Administrasi Informasi Energi. Kenaikan itu lebih dari dua kali perkiraan ter-bearish dalam survei Bloomberg. Output minyak meningkat ke tingkat rekor.

West Texas Intermediate untuk pengiriman Januari berada di level $ 55,99 per barel di New York Mercantile Exchange, naik 3 sen, pukul 14.30 di Hong Kong. Total volume yang diperdagangkan yakni sekitar 6,7 persen di bawah rata-rata 100 hari. Harga turun $ 1,66 ke level $ 55,96 pada hari Rabu.

Brent untuk pengiriman Februari menambahkan 9 sen ke level $ 61,31 pada bursa ICE Futures Europe yang berbasis di London setelah jatuh 2,6 persen pada hari Rabu. Minyak acuan global ini diperdagangkan pada premium $ 5,26 untuk WTI Februari. (sdm)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS

Minyak AS Sedikit Menguat Pasca Penurunan 3 Persen Terkait Kenaikan Stok
Thursday, 18 October 2018 09:47 WIB

Harga minyak naik tipis pada Kamis, stabil setelah penurunan besar semalam karena lonjakan stok minyak mentah AS dan didukung oleh ketegangan yang sedang berlangsung atas kematian seorang wartawan terkemuka Saudi. Minyak mentah West Texas Intermediate AS untuk pengiriman Oktober naik 17 sen, atau 0...

Minyak AS berakhir di bawah $ 70 per barel seiring stok terus meningkat
Thursday, 18 October 2018 03:15 WIB

Minyak berjangka turun pada hari Rabu, dengan minyak acuan AS berakhir di bawah level $ 70 per barel untuk pertama kalinya dalam lebih dari tiga minggu, seiring data pemerintah AS mengungkapkan kenaikan yang cukup besar dalam stok minyak mentah domestik untuk minggu keempat berturut-turut. Minyak m...

Persediaan Minyak Mentah AS Naik 6,5 Juta Barel Dari Pekan Lalu: EIA
Wednesday, 17 October 2018 21:46 WIB

Persediaan minyak mentah AS naik lebih dari yang diharapkan dari minggu lalu, Administrasi Informasi Energi mengatakan dalam laporan mingguannya pada hari Rabu. Data EIA menunjukkan bahwa persediaan minyak mentah naik 6,5 juta barel dalam seminggu hingga 12 Oktober. Naik dibandingkan dengan perkir...

Data Industri Menunjukkan Penurunan Tak Terduga Pada Persediaan, Minyak Stabil
Wednesday, 17 October 2018 13:16 WIB

Minyak mempertahankan keuntungan setelah laporan industri menunjukkan penurunan tak terduga stok minyak mentah Amerika, sementara pedagang terus mengkaji ketegangan yang memanas antara AS dan Arab Saudi atas jurnalis yang hilang. Minyak berjangka di New York naik sebanyak 0,7 persen, naik untuk har...

Harga Minyak Meningkat Pada Penurunan yang Mengejutkan di Stok Minyak Mentah AS
Wednesday, 17 October 2018 08:43 WIB

Harga minyak AS memperpanjang kenaikan pada hari Rabu setelah data industri menunjukkan penurunan mendadak dalam persediaan minyak mentah AS. Minyak mentah West Texas Intermediate AS naik 35 sen, atau 0,5 persen, di $ 72,27 per barel pada 007 GMT hari Rabu, setelah naik 14 sen. Minyak mentah Brent...

ANOTHER NEWS
Nikkei Jatuh Pada Sesi Break Terkait Risalah Hawkish dari The Fed
Thursday, 18 October 2018 10:24 WIB Nikkei Jepang jatuh pada hari Kamis dalam perdagangan yang berombak, karena risalah hawkish dari pertemuan kebijakan terakhir Federal Reserve AS yang menekan sentimen global dan penurunan mengejutkan dalam ekspor membebani produsen...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.