IEA Mengurangi Perkiraan Permintaan, Minyak Diperdagangkan Di Bawah $57
Tuesday, 14 November 2017 18:43 WIB | ENERGY |WTIBrent

Minyak diperdagangkan di bawah $57 per barel karena International Energy Agency memangkas perkiraan permintaan tahun ini dan selanjutnya.

Minyak berjangka turun 0,4 persen di New York. Tahun ini kenaikan harga bersamaan dengan cuaca musim dingin yang lebih buruk dari biasanya membuat pertumbuhan permintaan meningkat, IEA mengatakan dalam sebuah laporan pada hari Selasa. Badan tersebut berbeda dari OPEC, yang pada hari Senin meningkatkan perkiraan jumlah yang dibutuhkan untuk dipompa guna memenuhi permintaan tahun depan sebesar 400.000 barel per hari.

Minyak pada pekan lalu membatasi kenaikan mingguan terpanjang sejak Oktober 2016 di tengah ketegangan di Timur Tengah dan terkait tanda-tanda bahwa Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) akan memperluas jalur produksi menjelang akhir Maret. Pasar sedang menyeimbangkan kembali pada kecepatan yang cepat dan memangkas pasokan adalah "satu-satunya opsi yang tepat" untuk memulihkan stabilitas, Sekretaris Jenderal OPEC Mohammad Barkindo mengatakan.

Minyak mentah West Texas Intermediate untuk pengiriman Desember berada di level $56,54 per barel di New York Mercantile Exchange, turun 22 sen, pada pukul 10:55 pagi di London. Total volume yang diperdagangkan sekitar 32 persen di bawah rata-rata 100 hari. Harga WTI naik 2 persen pekan lalu.

Minyak Brent untuk pengiriman Januari turun 28 sen atau 0,5 persen menjadi $62,88 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London. Harga Brent turun 36 sen atau 0,6 persen menjadi $63,16 pada hari Senin. Minyak acuan global diperdagangkan sampai Januari lebih besar $6,13 dari WTI.

IEA mengurangi perkiraan permintaan untuk tahun 2018 sebesar 200.000 barel per hari menjadi 98,9 juta per hari, menurut proyeksi dalam laporan bulanannya. Prakiraan pertumbuhan permintaan tahun depan juga turun 100.000 barel per hari menjadi 1,3 juta per hari, tingkat pertumbuhan 1,3 persen. (frk)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS

Minyak Melemah seiring Stok AS Diperkirakan Naik, Goldman Peringatkan OPEC
Wednesday, 26 September 2018 08:15 WIB

Minyak tergelincir ke bawah level $ 72 per barel setelah laporan industri menunjukkan kenaikan mengejutkan dalam cadangan AS dan Goldman Sachs Group Inc menepis perkiraan untuk minyak mentah ke level $ 100. Futures di New York turun 0,6 persen setelah kenaikan 0,3 persen pada hari Selasa. Stok miny...

Minyak Melemah seiring Stok AS Diperkirakan Naik, Goldman Peringatkan OPEC
Wednesday, 26 September 2018 08:15 WIB

Minyak tergelincir ke bawah level $ 72 per barel setelah laporan industri menunjukkan kenaikan mengejutkan dalam cadangan AS dan Goldman Sachs Group Inc menepis perkiraan untuk minyak mentah ke level $ 100. Futures di New York turun 0,6 persen setelah kenaikan 0,3 persen pada hari Selasa. Stok miny...

Minyak Global Menetap di 4 Tahun Tertinggi seiring Benchmark AS Naik untuk Sesi Ketiga
Wednesday, 26 September 2018 03:20 WIB

Minyak mentah berjangka global naik di level tertinggi empat tahun pada Selasa, karena harga minyak mentah AS naik untuk sesi ketiga berturut-turut tetapi berkurang kembali dari level terbaik. Harga minyak mentah AS membukukan kenaikan untuk sesi ketiga berturut-turut, tetapi berkurang dari dari se...

Minyak Brent naik ke tertinggi 4 tahun, sementara minyak AS menuju kenaikan beruntun 2 bln
Tuesday, 25 September 2018 18:09 WIB

Minyak berjangka pada Selasa melanjutkan tren kenaikan baru-baru ini yang membawa acuan minyak global ke sekitar empat tahun tertingginya dan menempatkan mitra AS di jalur untuk kenaikan beruntun terpanjangnya sejak akhir Juli, didukung oleh ekspektasi dalam output Iran. Minyak Brent November naik ...

Dolar Menurun Menjelang Pertemuan The Fed
Tuesday, 25 September 2018 15:29 WIB

Dolar melemah terhadap sekumpulan mata uang utama lainnya pada Selasa karena investor menunggu pertemuan kebijakan Federal Reserve, di mana secara luas diharapkan untuk memberikan kenaikan suku bunga ketiga di tahun ini. Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap sekumpulan enam mat...

ANOTHER NEWS
Saham Asia Turun, Pedagang Menunggu Komentar Fed
Wednesday, 26 September 2018 10:23 WIB Saham Asia melemah seiring ekuitas Jepang menghentikan reli tujuh hariya dan investor menunggu keputusan dari pertemuan Federal Reserve AS. Indeks MSCI AC Asia Pacific turun 0,1 persen pada pukul 10:42 pagi di Hong Kong, dipimpin oleh saham...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.