Minyak Gain pada Sinyal Perlambatan Kenaikan Stok Minyak AS pasca Harvey
Wednesday, 20 September 2017 14:12 WIB | ENERGY |MinyakBrentMinyak WTIMinyak WTI BerjangkaOil,

Minyak menguat pada tanda-tanda perlambatan laju kenaikan stok minyak AS di saat kilang kembali beroperasi setelah Badai Harvey, yang mana meningkatkan permintaan minyak mentah.

Futures naik sebanyak 0,8 persen di New York setelah turun 0,9 persen hari Selasa. Stok meningkat sebesar 1,44 juta barel pekan lalu, American Petroleum Institute melaporkan. Itu kurang dari setengah proyeksi kenaikan 3,9 juta barel yang diperkirakan pemerintah Rabu. Beberapa penyuling AS menunda pemeliharaan untuk memanfaatkan margin yang kuat.

West Texas Intermediate untuk pengiriman Oktober, yang berakhir Rabu, naik 41 sen ke level $ 49,89 per barel di New York Mercantile Exchange. Total volume yang diperdagangkan sekitar 47 persen di bawah rata-rata 100 hari. Harga turun 43 sen ke level $ 49,48 pada hari Selasa. Berjangka November yang lebih aktif menguat 39 sen ke level $ 50,29 pada pukul 7:48 pagi waktu London.

Brent untuk penyelesaian November naik 23 sen atau 0,4 persen ke level $ 55,37 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London. Harga turun 34 sen atau 0,6 persen ke level $ 55,14 pada hari Selasa. Minyak mentah acuan global ini diperdagangkan di premium sebesar $ 5,08 untuk WTI November. (sdm)

 

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS

Minyak menguat untuk sesi ini, sedikit berubah untuk minggu ini
Saturday, 21 October 2017 01:56 WIB

Minyak menetap sedikit lebih tinggi pada hari Jumat untuk berakhiri sedikit berubah selama seminggu ini. Harga menemukan beberapa dukungan dari data yang menunjukkan penurunan mingguan ketiga jumlah rig minyak AS yang aktif. Minyak mentah Intermediate West West West yang berakhir pada settlement, n...

Pedagang Pertanyakan Strategi OPEC, Minyak Lanjutkan Penurunan
Friday, 20 October 2017 19:00 WIB

Harga minyak bergerak turun tajam untuk hari kedua berturut-turut pada hari Jumat, karena para pedagang khawatir bahwa penurunan produksi OPEC tidak akan cukup untuk mengurangi kelebihan pasokan global yang membuat pelemahan pada harga. Minyak West Texas Intermediate untuk bulan November, yang bera...

Risiko Geopolitik-Minyak Memudar Saat Irak Memperbaiki Ladang Minyaknya
Friday, 20 October 2017 13:42 WIB

Lonjakan harga minyak mentah memudar saat Irak berusaha kembali memproduksi ladang minyaknya di wilayah yang disengketakan pasca gejolak yang menghambat output produsen terbesar kedua OPEC tersebut. Sementara kontrak berjangka di London menguat 3,4% dari Jumat pekan lalu hingga Rabu pekan ini karen...

Harga minyak ditutup turun dari level tertinggi beberapa minggu
Friday, 20 October 2017 02:13 WIB

Minyak melemah pada hari Kamis karena kekhawatiran tentang pertumbuhan produksi minyak mentah AS yang mengimbangi dukungan dari risiko terhadap pasokan global dari ketegangan Timur Tengah, menarik harga menjauh dari level tertingginya dalam beberapa minggu. Minyak mentah East West Intermediate untu...

Pedagang Lakukan Aksi Profit Taking, Minyak Melemah
Thursday, 19 October 2017 18:27 WIB

Minyak turun di New York, menghentikan kenaikan empat hari, karena para pedagang mengambil keuntungan di tengah gangguan di Irak dan naiknya persediaan produk AS. Minyak berjangka turun sebanyak 1,7 persen setelah naik hampir 3 persen dalam empat sesi terakhir. Stok bensin meningkat untuk minggu ke...

ANOTHER NEWS
Bursa HK Rebound Karena China Khawatir “Minsky Moment” Berkurang (Review)
Saturday, 21 October 2017 03:52 WIB Bursa saham Hong Kong rebound tajam pada hari Jumat, karena investor berebut saham murah di antara saham yang tertekan akibat aksi jual pada sesi sebelumnya, yang dipicu oleh referensi ketua bank sentral China untuk sebuah "Minsky Moment". Pada...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.