Emas Menuju Gain Mingguan ke-2 seiring Perdagangan dan Data Pekerjaan dalam Fokus
Friday, 6 December 2019 15:58 WIB | PRECIOUS METALS |SILVER Spot EmasEMASGOLD

Emas menuju kenaikan mingguan kedua seiring perkembangan dalam perang perdagangan menjadi pusat perhatian dan karena para pedagang menunggu data pekerjaan utama AS bulanan yang akan rilis pada Jumat nanti.

China mengatakan pada Jumat bahwa pihaknya sedang dalam proses penghapusan tarif pembalasan atas impor daging babi dan kedelai AS oleh perusahaan-perusahaan dalam negeri, sebuah langkah prosedural yang mungkin juga menandakan perjanjian perdagangan yang lebih luas dengan AS semakin dekat. Presiden Donald Trump mengatakan bahwa pembicaraan "berjalan dengan baik". Investor sangat memperhatikan kemajuan dalam pembicaraan perdagangan menjelang 15 Desember, ketika AS berjanji untuk mengenakan tarif pada impor kepada China lebih banyak jika kesepakatan belum tercapai.

Laporan pekerjaan Departemen Tenaga Kerja akan diawasi untuk petunjuk terkait prospek kebijakan moneter setelah Federal Reserve menghentikan penurunan suku bunga.

Spot gold turun 0,2% menjadi $ 1,473.66 / ons pada pukul 7:57 pagi waktu London; naik 0,7% untuk minggu ini. Perak turun 0,4% pada $ 16,899 / ons. Palladium sedikit berubah pada $ 1,874.24 / oz, setelah menyentuh rekor $ 1.877,34 pada hari Kamis. (Tgh)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS

Emas Menguat Seiring Penyebaran Virus Mendorong Permintaan Safe-Haven
Monday, 27 January 2020 13:01 WIB

Emas melonjak seiring penyebaran virus korona secara global mendorong permintaan untuk aset-aset perlindungan. Harga naik 1,1% karena sentimen risk-off menyapu pasar, dengan ekuitas jatuh  dan Treasures naik. Dalam upaya terbaru penahanan, Cina memperpanjang liburan Tahun Baru Imlek selama sem...

Emas Naik saat Investor Mencari Haven ditengah sentimen Berkembangnya Virus
Monday, 27 January 2020 07:53 WIB

Harga Emas vSpot melonjak sebanyak 1,1% menjadi $ 1.588,68/oz seiring investor mencari tempat berlindung di tengah kekhawatiran yang berkembang atas penyebaran virus corona di seluruh dunia. Harga Emas 0,7% lebih tinggi pada $ 1,582,96 pada pukul 7:54 waktu Singapura; naik 0,9% untuk minggu lalu. ...

Harga emas menguat seiring meningkatnya kekhawatitan terkait virus corona
Saturday, 25 January 2020 02:08 WIB

Harga emas berakhir lebih tinggi pada hari Jumat, berakhir pada penyelesaian tertinggi dalam sekitar tiga minggu seiring wabah virus yang berasal dari Cina terus tumbuh. Emas Februari ditutup $ 6,50, atau 0,4%, lebih tinggi pada $ 1,571,90 per ounce di Comex. Logam juga menandai kenaikan mingguan 0...

Emas Turun tipis Seiring Pedagang Mengkaji Wabah Virus China
Friday, 24 January 2020 21:30 WIB

Emas sedikit lebih rendah pada Jumat karena para pedagang menilai tingkat keparahan wabah virus yang berasal dari China sehari setelah Organisasi Kesehatan Dunia mengatakan masih terlalu dini untuk menyatakan keadaan darurat global. Emas untuk pengiriman Februari di Comex turun $ 5,10, atau 0,3%, m...

Emas Turun Tipis Saat Investor Mencari Kejelasan Tentang Tingkat Permasalahan Virus
Friday, 24 January 2020 18:30 WIB

Emas bergerak lebih rendah pada hari Jumat karena investor mencari rincian tentang tingkat keparahan virus China setelah Organisasi Kesehatan Dunia berhenti mengumumkan wabah tersebut sebagai keadaan darurat global. Spot emas turun 0,2% menjadi $ 1,559.28 per ons pada 0748 GMT, tetapi berada di jal...

ANOTHER NEWS
Safe Haven Yen Menguat Terkait Kekhawatiran Virus
Monday, 27 January 2020 16:48 WIB Yen Jepang dalam permintaan Senin karena para pedagang berbondong-bondong ke mata uang safe haven di tengah kekhawatiran atas penyebaran virus seperti pneumonia di Cina. Pada pukul 03.20 ET (0820 GMT), USD / JPY turun 0,2% menjadi 109,08, setelah...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.