Emas Naik Dari 2-Minggu Terendah Seiring Risiko, Pertumbuhan dalam Fokus
Wednesday, 16 October 2019 12:47 WIB | PRECIOUS METALS |SILVEREMASGOLD

Emas menguat dari penutupan terendah dalam dua minggu seiring investor mempertimbangkan kebangkitan dalam ketegangan AS dan China dan prospek pertumbuhan global yang lebih lambat terhadap pendapatan perusahaan AS yang lebih kuat dari yang diperkirakan.

China mengancam akan membalas jika Kongres AS menindaklanjuti dengan undang-undang yang akan memerlukan tinjauan tahunan apakah Hong Kong cukup otonom dari Beijing untuk membenarkan status perdagangan khusus. China juga telah mengikat rencananya untuk membeli lebih banyak produk pertanian dengan pengembalian tarif AS.

Harga Emas Spot menguat 0,3% menjadi $ 1,485.04 /oz, dan berada di $ 1,483.59 pada pukul 12:01 siang waktu Singapura. Logam turun 0,8% menjadi $ 1,481.01 pada Selasa, level terendah pada penutupan sejak 1 Oktober.

Harga Spot silver naik 0,2% menjadi $ 17,4429 / ons. Palladium naik 0,1% menjadi $ 1,738.94 / ons, setelah mencapai rekor $ 1,741,14 pada hari Selasa. (Tgh)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS

Emas Pertahankan Kestabilan Seiring Trump Memperingatkan China atas Kesepakatan Perdagangan
Wednesday, 20 November 2019 03:42 WIB

Presiden Donald Trump memperingatkan China untuk menandatangani garis putus-putus pada 15 Desember mendatang dan pasar emas mendengarkan lebih dari sebelumnya. Sebagai lindung nilai terhadap kesengsaraan finansial dan politik dunia, logam kuning telah pulih dari tekanannya pada pekan lalu atas sara...

Emas Turun Disaat Harapan Baru Untuk Kesepakatan AS-China Mendorong Ekuitas
Tuesday, 19 November 2019 19:47 WIB

Emas jatuh pada hari Selasa, menghapus keuntungan dari awal sesi, karena penangguhan sementara dari Washington untuk Huawei China menghidupkan kembali optimisme untuk kesepakatan perdagangan antara kedua negara dan meningkatkan sentiment risiko. Spot emas turun 0,4% menjadi $ 1,465.44 per ons, berb...

Emas tetap stabil di tengah keraguan kesepakatan perdagangan AS-Cina
Tuesday, 19 November 2019 13:14 WIB

Emas tetap stabil pada hari Selasa setelah mencapai tertinggi dalam lebih dari satu setengah minggu, ditopang oleh keraguan tentang kesepakatan perdagangan antara Amerika Serikat dan Cina. Harga Emas Spot sedikit berubah pada $ 1.470 per ons pada 04:44 GMT. Itu telah mencapai level tertinggi sejak ...

Emas Tahan Gain Seiring Keraguan Perdagangan, Pertemuan Powell-Trump
Tuesday, 19 November 2019 09:27 WIB

Emas tahan kenaikan karena investor terus menunggu tanda-tanda kemajuan dalam negosiasi perdagangan AS-China di tengah keraguan yang masih ada bahwa kesepakatan tahap pertama akan menemui kesimpulan yang sukses. Bullion naik pada hari Senin seiring para pedagang mempertimbangkan langkah yang dilaku...

Emas Menguat Terkait Kekhawatiran Tiongkok Terhadap Pendakwaan Trump
Tuesday, 19 November 2019 03:44 WIB

Emas kembali ke jalur untuk menjadi lindung nilai terhadap perang perdagangan pada hari Senin setelah pembicaraan tentang kekhawatiran Beijing atas proses pendakwaan Presiden Donald Trump yang memicu perang perdagangan AS-China. Baik emas batangan dan emas berjangka pulih dari penurunan Jumat lalu ...

ANOTHER NEWS
Saham Asia turun seiring Trump mengancam menaikan tarif kepada China
Wednesday, 20 November 2019 07:47 WIB Saham Asia diperdagangkan lebih rendah pada Rabu pagi seiring Presiden AS Donald Trump mengancam akan menaikkan tarif barang-barang China jika kedua kekuatan ekonomi itu tidak mencapai kesepakatan. Indeks Nikkei 225 dan Topix Jepang sedikit lebih...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.