Emas Berdiri Di Atas $ 1.500 Setelah The Fed, Palladium Mencapai Rekor
Friday, 20 September 2019 16:00 WIB | PRECIOUS METALS |GOLDEMASPalladiumSILVER

Emas menuju kenaikan mingguan pertama dalam empat hari seiring meningkatnya tantangan ekonomi dan pelonggaran moneter tetap menjadi fokus setelah sinyal kebijakan yang beragam pekan ini dari Federal Reserve. Palladium rally untukmencapai rekornya.

Emas telah naik 17% tahun ini karena kondisi global memburuk dan bank sentral di seluruh dunia melonggarkan kebijakan. Banyak pengamat bullion memperkirakan kenaikan jangka panjang seiring dengan angin sakal termasuk ketegangan perdagangan AS-China membebani ekonomi dunia dan karena tekanan untuk lebih banyak pemangkasan biaya pinjaman. Suku bunga yang lebih rendah membuat emas lebih menarik dibandingkan aset lain yang membayar bunga.

Harga Emas spot naik sebanyak 0,5% menjadi $ 1,506.91 per ounce, dan diperdagangkan di $ 1,504,02 pada pukul 7:58 pagi waktu London. Naik 1% untuk pekan ini, bersiap untuk pencapaian terbaik sejak periode hingga 16 Agustus. Holdings dalam dana yang diperdagangkan di bursa yang didukung emas meningkat setiap hari minggu ini hingga Kamis, data Bloomberg menunjukkan.

Spot paladium melonjak sebanyak 1,7% ke rekor $ 1,646.79 per ons, dengan logam menuju kenaikan minggu ketujuh, kenaikan terbaik sejak 2012. Spot Perak juga menuju kenaikan mingguan, naik 2,7% setelah dua minggu penurunan. (Tgh)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS

Emas Naik Terkait Kerusuhan AS, Ketegangan Hong Kong Mendorong Safe-Haven
Monday, 1 June 2020 09:15 WIB

Harga emas naik pada hari Senin karena laporan kerusuhan di Amerika Serikat mengejutkan investor yang sebelumnya sudah tertekan oleh keretakan hubungan China-AS, menambah kekhawatiran atas kemunduran ekonomi baru dan mendorong pedagang menuju logam safe-haven. Emas spot naik 0,6% di $ 1,736.31 per ...

Emas berjangka berakhir lebih tinggi, naik lebih dari 3% untuk bulan ini
Saturday, 30 May 2020 01:21 WIB

Emas berjangka berakhir lebih tinggi pada Jumat ini karena ketegangan antara AS dan China atas Hong Kong memicu permintaan safe haven untuk logam mulia. Sementara itu, Ketua Federal Reserve Jerome Powell mengatakan pada hari Jumat bahwa meskipun ia sedikit kurang khawatir mengenai ekonomi, ia masih...

Emas Naik dan Bersiap untuk Kenaikan Mingguan seiring Investor Menunggu Pernyataan Presiden Trump tentang Cina
Friday, 29 May 2020 19:45 WIB

Emas berjangka bergerak lebih tinggi untuk di sesi kedua Jumat, menempatkan harga emas di jalur untuk kenaikan mingguan moderat di tengah fokus berada pada ketegangan AS dan China dan langkah-langkah stimulus moneter global. Presiden Donald Trump mengatakan bahwa dia sedang mempersiapkan untuk meng...

Emas naik seiring pasar dengan hati-hati menunggu respons Trump terhadap HK
Friday, 29 May 2020 17:26 WIB

Harga emas naik pada hari Jumat, didukung oleh ketegangan perdagangan AS-China yang masih berlangsung, sementara para pelaku pasar dengan hati-hati menunggu tanggapan Washington terhadap persetujuan parlemen China atas undang-undang keamanan nasional untuk Hong Kong. Harga Emas Spot naik 0,4% pada ...

Emas Naik Terkait Ketegangan AS-China; Menuju Kenaikan Bulanan Kedua
Friday, 29 May 2020 13:31 WIB

Emas naik tipis pada hari Jumat dan berada di jalur untuk kenaikan bulanan kedua seiring memburuknya hubungan AS-China di dunia yang terhuyung-huyung dari pandemi coronavirus yang mengguncang investor dan memicu permintaan untuk logam safe-haven. Spot emas naik 0,1% ke level $ 1,719.47 per ons pada...

ANOTHER NEWS
Dolar Australia Menguat Karena Investor Fokus Pada Pemulihan Dari Pandemi
Monday, 1 June 2020 14:01 WIB Mata uang berisiko naik terhadap dolar pada hari Senin karena investor melihat tanda-tanda positif dari pemulihan ekonomi pasca-coronavirus China dan bertaruh pada pelonggaran dalam ketegangan Sino-AS. Dolar Australia yang sensitif terhadap...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.