Emas Bertahan Di Dekat $ 1.500 Sebelum Keputusan Suku Bunga Ditetapkan
Wednesday, 18 September 2019 08:35 WIB | PRECIOUS METALS |GOLDEMAS

Investor emas telah memasuki mode menunggu dan lihat menjelang penurunan suku bunga yang diharapkan oleh Federal Reserve pada hari Rabu yang akan memulai putaran yang sibuk jelang keputusan kebijakan dari bank sentral terkemuka.

Harga terbatas pada kisaran sempit di dekat $ 1.500 per ons setelah kenaikan dua hari setelah serangan akhir pekan terhadap fasilitas minyak di Arab Saudi. Pentagon sedang menganalisa tentang siapa yang bertanggung jawab, setelah Menteri Luar Negeri Micheal Pompeo sebelumnya menyalahkan Iran.

Emas telah melonjak ke level tertinggi enam tahun pada 2019 karena melambatnya pertumbuhan ekonomi dan hambatan dari perang perdagangan AS-China mendorong bank sentral untuk melonggarkan kebijakan. The Fed memberikan penurunan suku bunga pertama dalam lebih dari satu dekade pada bulan Juli, memberikan langkah itu sebagai "penyesuaian pertengahan siklus". Investor sekarang menunggu untuk melihat apakah para pembuat kebijakan akan terus melakukan penurunan yang lebih berkelanjutan, yang berpotensi mendorong emas.

Emas stabil di $ 1.502,05 per ons pada pukul 9:03 waktu Singapura setelah naik 0,7% pada hari Senin dan juga selanjutnya 0,2% pada hari Selasa. Harga mencapai $ 1.557,11 pada 4 September, tertinggi sejak 2013. Perak juga sedikit berubah mendekati $ 18 per ons.(Arl)

Sumber : Bloomberg

RELATED NEWS

Emas naik karena The Fed umumkan program pembelian obligasi ˜besar-besaran™
Monday, 14 October 2019 21:52 WIB

Emas berjangka naik pada Senin ini, mencari untuk membukukan gain pertamanya dalam tiga sesi terakhir, yang menemukan dukungan karena apa yang disebut "fase satu" dari kesepakatan perdagangan AS-China dilaporkan yang mengalami hambatan dan setelah Federal Reserve AS mengumumkan pekan lalu bahwa itu ...

Emas Sedikit Menguat Terkait Optimisme Perdagangan; Paladium di Rekornya
Monday, 14 October 2019 16:23 WIB

Emas bertahan di bawah rata-rata pergerakan 50 hari setelah turun pekan lalu seiring optimisme perdagangan AS-Tiongkok. Palladium menyentuh rekor baru. Spot Emas menguat 0,1% pada $ 1,490.20 per ons setelah kehilangan 1% minggu lalu. Palladium naik sebanyak 0,5% menjadi $ 1,707.84 per ons, level te...

Emas Tahan Penurunan Ditengah Tanda Kemajuan Pembicaraan Dagang
Monday, 14 October 2019 13:35 WIB

Emas menahan penurunan karena investor menimbang tanda-tanda kemajuan dalam negosiasi perdagangan AS-China, meskipun sentimen ditutup di tengah beberapa skeptisisme tentang perjanjian itu. AS dan China menyepakati garis besar perjanjian perdagangan parsial pada Jumat bahwa Presiden Donald Trump men...

Emas tergelincir seiring optimisme perdagangan meningkatkan selera risiko
Monday, 14 October 2019 09:31 WIB

Harga emas turun pada hari Senin, lanjutkan penurunan ke sesi ketiga, seiring berita bahwa Amerika Serikat dan China telah membuat kemajuan dalam pembicaraan perdagangan tingkat tinggi baru-baru ini mengangkat selera risiko. Harga Emas spot turun 0,3% menjadi $ 1,485.56 per ons, pada pukul  00...

Emas berjangka melemah, turun 1,6% untuk pekan ini
Saturday, 12 October 2019 01:01 WIB

Emas berjangka melemah pada hari Jumat untuk berakhir di level terendah bulan ini, menghitung kerugian 1,6% untuk minggu ini. Harapan untuk kemajuan dalam negosiasi perdagangan AS-China memberikan dukungan untuk indeks saham acuan AS, mengurangi permintaan untuk haven emas. Emas Desember melemah $ ...

ANOTHER NEWS
Trump: AS Akan Terapkan 'Sanksi Besar' Terhadap Turki
Monday, 14 October 2019 23:42 WIB Presiden Amerika Donald Trump pada hari Senin (14/10) menjanjikan "sanksi besar" terhadap Turki. Ancaman sanksi itu diberikan karena invasi Turki ke Suriah utara untuk menyerang pejuang Kurdi. Namun Trump, sekali lagi, membela penarikan pasukan...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.